fixshine
12th January 2009, 10:26 AM
Cukup hanya Cinta
Ketika diberikan kembali hidupnya
seorang manusia bersujud syukur dihadapan TuhannyaTuhan bertanya,” ciptaan-Ku apa yang kau rasakan ?”
manusia menjawab,” syukur akan karunia hidup dari-Mu “
Tuhan bertanya lagi,” apa balasanmu ? “
manusia menjawab lagi,” melaksanakan kehendak-Mu “
lalu Tuhan Yang Maha Pemurah itu tersenyum
“Menolehlah kamu “
manusia itu menoleh tampak olehnya semekar bunga
“Apa yang kamu rasakan ?”
“Aku hanya melihat semekar bunga .. apa yang harus aku lakukan ?”
manusia itu bingung tak mengerti tentang sebentuk lain keindahan ciptaan-Nya itu
lalu Tuhan mengangkat tangan-Nya membukakan karunia-Nya kembali
“Aku berikan padamu cinta, lihatlah kembali bunga itu ..“
manusia itu menoleh kembali ke arah yang sama
entah darimana ketakjubannya timbul
” sungguh indah Tuhanku, sungguh mempesona, humm harumnya .. “
manusia itu tanpa sadar mendekati, membelai, memperlakukannya hati-hati sekali agar keindahannya bunga itu tak tergores sedikit pun
” izinkan aku merawatnya Tuhanku, izinkan aku tetap menjaga-Nya demi rasa syukurku pada-Mu “
“ dengan cinta karunia-Ku laksanakanlah tugasmu ” Tuhan menetapkan.
Beberapa waktu berlalu, tibalah saat Tuhan menguji manusia.
Tuhan mengirim anjing liar untuk merusak bunga yang dengan setia telah dirawat manusia itu
manusia mengaku terlanjur cinta bunga itu,
….ia meratapi bunga yang kemudian sudah terkoyak-koyak keganasan anjing
manusia mengaku terlanjur cinta bunga itu,
….ia marah, ia memburu si anjing, ia membantainya sebagai balas dendam
manusia mengaku terlanjur cinta bunga itu,
….ia mengangkat bangkai anjing itu ke atas lalu menjerit, “Tuhanku … terimalah bangkai anjing ini demi balas dendamku atas rusaknya bunga ciptaanmu “
kemudian …
Tuhan menampakkan diri dengan muka masam
“Kamu membuang karunia cinta-Ku …”
manusia tidak terima, ia merasa semua sudah dilakukannya demi cinta
“anjing itu yang merusak bunga yang sepenuh hati aku rawat dengan cintaku ..!!”
Tuhan dengan kuasanya membukakan tabir-tabir waktu
“sebelum cinta Ku-karuniakan apa yang kaurasakan ? “
“hampa ...” jawab manusia
“setelah cinta Ku-karuniakan apa yang kaurasakan ? “
“keindahan, kesejukan, kedamaian, perasaan ingin mengasihi … ” jawab yakin manusia
“kamu yakin itu karena cinta ?“
“ya jelas sekali itu cinta ..” semakin mantap jawaban manusia
“sekarang apa yang kamu rasakan, dengan bangkai anjing ditanganmu ?! “
“amarah, dendam, perasaan tidak adil, … sesal tak berkesudahan ” jawab lesu manusia
Lalu sekalimat Tuhan serta merta menyambar tanpa bisa terbantah lagi,
” Kau buang kemana cinta karunia-Ku ?!! “
manusia menangis, tersadar
manusia menangis, ia telah khilaf membuang cinta
manusia menangis, terperdaya nafsu
manusia menangis, telah menipu warna cinta
manusia menangis, kehilangan cinta membuatnya kejam
manusia menangis, melupa cinta ia bahkan membawakan lebih banyak kerusakan
manusia menangis, ia tak bisa memegang amanat-Nya
” baiklah Tuhanku aku bersalah, aku terlalu memberi perhatianku pada bunga itu, ketika ia terkoyak musnah, harus kukemanakan perasaan cinta ini …? “
” Semua ciptaan-Ku tentu pada masa-Nya akan kembali pada-Ku, kamu hanya tinggal menolehkan kepalamu ke arah yang lain ... “
manusia menuruti, ia menoleh ke arah lain
manusia tertegun, ada bunga lain di sana
manusia merasakan lagi, cinta mendentingkan nada-nada kasih kembali
… ada yang indah dalam rupa lain disana
… ada yang mewangi dalam aroma lain di sana
… ada yang kasih lain menunggu di sana
manusia pun mengerti tujuan Tuhan memberikannya cinta
” Sebab cinta menimbulkan kasih, kasih yang menumbuhkan kerelaan, kerelaan yang teruji dengan ketabahan, untuk lestarinya alam ciptaan-Ku “
manusia itu bersujud
manusia itu bersyukur
betapa besar makna karunia cinta
namun sebatas tipis beda atas nama cinta atau dengki tak bisa miliki
cinta selalu beroleh berkah kedamaian hati
dengki selalu beroleh dendam tak terakhiri
” Bangun dari sujudmu, tolehlah ke belakang “
rupanya belum habis kejutan dari Tuhan
bunga yang sudah terkoyak tadi sekarang sedang dirawat manusia lain
terapikan tanahnya, tersirami layunya, terpagari sekelilingnya
” Apa yang kaupikirkan sekarang ? ” tanya Tuhan
” Aku ikhlas Tuhanku jika dia mampu merawat bunga itu lebih baik dariku. Tugasku kini merawat bunga lain yang menjadi tanggungjawabku ...”
Dan Tuhan sekarang mengembangkan senyum-Nya
” Kucukupkan cinta bagimu wahai manusia ...”
original by fixshine,
(ditulis untuk mereka yang telah menemukan cinta dan mereka yang kehilangan cinta agar selalu percaya cinta selalu ada)
taken from : http://fixshine.wordpress.com/2007/0...p-hanya-cinta/
Ketika diberikan kembali hidupnya
seorang manusia bersujud syukur dihadapan TuhannyaTuhan bertanya,” ciptaan-Ku apa yang kau rasakan ?”
manusia menjawab,” syukur akan karunia hidup dari-Mu “
Tuhan bertanya lagi,” apa balasanmu ? “
manusia menjawab lagi,” melaksanakan kehendak-Mu “
lalu Tuhan Yang Maha Pemurah itu tersenyum
“Menolehlah kamu “
manusia itu menoleh tampak olehnya semekar bunga
“Apa yang kamu rasakan ?”
“Aku hanya melihat semekar bunga .. apa yang harus aku lakukan ?”
manusia itu bingung tak mengerti tentang sebentuk lain keindahan ciptaan-Nya itu
lalu Tuhan mengangkat tangan-Nya membukakan karunia-Nya kembali
“Aku berikan padamu cinta, lihatlah kembali bunga itu ..“
manusia itu menoleh kembali ke arah yang sama
entah darimana ketakjubannya timbul
” sungguh indah Tuhanku, sungguh mempesona, humm harumnya .. “
manusia itu tanpa sadar mendekati, membelai, memperlakukannya hati-hati sekali agar keindahannya bunga itu tak tergores sedikit pun
” izinkan aku merawatnya Tuhanku, izinkan aku tetap menjaga-Nya demi rasa syukurku pada-Mu “
“ dengan cinta karunia-Ku laksanakanlah tugasmu ” Tuhan menetapkan.
Beberapa waktu berlalu, tibalah saat Tuhan menguji manusia.
Tuhan mengirim anjing liar untuk merusak bunga yang dengan setia telah dirawat manusia itu
manusia mengaku terlanjur cinta bunga itu,
….ia meratapi bunga yang kemudian sudah terkoyak-koyak keganasan anjing
manusia mengaku terlanjur cinta bunga itu,
….ia marah, ia memburu si anjing, ia membantainya sebagai balas dendam
manusia mengaku terlanjur cinta bunga itu,
….ia mengangkat bangkai anjing itu ke atas lalu menjerit, “Tuhanku … terimalah bangkai anjing ini demi balas dendamku atas rusaknya bunga ciptaanmu “
kemudian …
Tuhan menampakkan diri dengan muka masam
“Kamu membuang karunia cinta-Ku …”
manusia tidak terima, ia merasa semua sudah dilakukannya demi cinta
“anjing itu yang merusak bunga yang sepenuh hati aku rawat dengan cintaku ..!!”
Tuhan dengan kuasanya membukakan tabir-tabir waktu
“sebelum cinta Ku-karuniakan apa yang kaurasakan ? “
“hampa ...” jawab manusia
“setelah cinta Ku-karuniakan apa yang kaurasakan ? “
“keindahan, kesejukan, kedamaian, perasaan ingin mengasihi … ” jawab yakin manusia
“kamu yakin itu karena cinta ?“
“ya jelas sekali itu cinta ..” semakin mantap jawaban manusia
“sekarang apa yang kamu rasakan, dengan bangkai anjing ditanganmu ?! “
“amarah, dendam, perasaan tidak adil, … sesal tak berkesudahan ” jawab lesu manusia
Lalu sekalimat Tuhan serta merta menyambar tanpa bisa terbantah lagi,
” Kau buang kemana cinta karunia-Ku ?!! “
manusia menangis, tersadar
manusia menangis, ia telah khilaf membuang cinta
manusia menangis, terperdaya nafsu
manusia menangis, telah menipu warna cinta
manusia menangis, kehilangan cinta membuatnya kejam
manusia menangis, melupa cinta ia bahkan membawakan lebih banyak kerusakan
manusia menangis, ia tak bisa memegang amanat-Nya
” baiklah Tuhanku aku bersalah, aku terlalu memberi perhatianku pada bunga itu, ketika ia terkoyak musnah, harus kukemanakan perasaan cinta ini …? “
” Semua ciptaan-Ku tentu pada masa-Nya akan kembali pada-Ku, kamu hanya tinggal menolehkan kepalamu ke arah yang lain ... “
manusia menuruti, ia menoleh ke arah lain
manusia tertegun, ada bunga lain di sana
manusia merasakan lagi, cinta mendentingkan nada-nada kasih kembali
… ada yang indah dalam rupa lain disana
… ada yang mewangi dalam aroma lain di sana
… ada yang kasih lain menunggu di sana
manusia pun mengerti tujuan Tuhan memberikannya cinta
” Sebab cinta menimbulkan kasih, kasih yang menumbuhkan kerelaan, kerelaan yang teruji dengan ketabahan, untuk lestarinya alam ciptaan-Ku “
manusia itu bersujud
manusia itu bersyukur
betapa besar makna karunia cinta
namun sebatas tipis beda atas nama cinta atau dengki tak bisa miliki
cinta selalu beroleh berkah kedamaian hati
dengki selalu beroleh dendam tak terakhiri
” Bangun dari sujudmu, tolehlah ke belakang “
rupanya belum habis kejutan dari Tuhan
bunga yang sudah terkoyak tadi sekarang sedang dirawat manusia lain
terapikan tanahnya, tersirami layunya, terpagari sekelilingnya
” Apa yang kaupikirkan sekarang ? ” tanya Tuhan
” Aku ikhlas Tuhanku jika dia mampu merawat bunga itu lebih baik dariku. Tugasku kini merawat bunga lain yang menjadi tanggungjawabku ...”
Dan Tuhan sekarang mengembangkan senyum-Nya
” Kucukupkan cinta bagimu wahai manusia ...”
original by fixshine,
(ditulis untuk mereka yang telah menemukan cinta dan mereka yang kehilangan cinta agar selalu percaya cinta selalu ada)
taken from : http://fixshine.wordpress.com/2007/0...p-hanya-cinta/