PDA

View Full Version : Legenda Pogung, satu lagi kisah kasih tak sampai



nad3418
3rd November 2008, 02:37 AM
Saat itu belum ada Keraton Mataram di Ngajogdjakarta Hadiningrat ini, hanya sebuah kerajaan kecil di dekat pantai selatan Djogdja yang berpusat di tepi muara sungai Code. Sejak dulu sungai tersebut sudah bernama “Code”, sedangkan kerajaannya menamakan dirinya kerajaan “Laut Kidul” yang dalam bahasa Indonesia sering diterjemahkan menjadi “Laut Selatan”. Kerajaan tersebut diperintah oleh seorang raja yang sangat menggemari gamelan. Dia bersahabat dengan seorang ahli gamelan yang fasih memainkan ketipung dan gong serta pandai bercerita menggunakan tembang-tembang Jawa. Mereka sahabat sejak kecil, dan saat sang Pangeran Kecil diangkat menjadi raja, si ahli gamelan yang waktu itu juga beranjak dewasa diangkat menjadi punggawa kerajaan dengan gelar “Ki Dalang”. Gelar tersebut diberikan karena talentanya membuat sebuah cerita biasa menjadi luar biasa dan memainkan emosi pendengarnya, apalagi sering dibarengi dengan kemampuannya mengolah perasaan pendengar dengan permainan ketipung dan gong. Ki Dalang sangat dicintai warga kerajaan.

http://i517.photobucket.com/albums/u334/nad3418/putri_pantai_selatan_0ba4fb.jpg

Hingga suatu saat ada sebuah kapal berbendera Ular Naga, syahdan dari Negara Campa, merapat di tepi pantai Kerajaan Laut Kidul. Karena keterbatasan bahasa, mereka hanya berkomunikasi lewat bahasa tarzan. Saat itu dilakukan perdagangan dengan cara yang unik, hasil bumi dari Kerajaan Laut Kidul ditukar dengan keramik dan gerabah yang menawan. Mereka bersandar hanya kurang dari seumur jagung dan berlayar lagi entah kemana. Hanya tinggal seorang tabib beserta seorang putrinya yang cantik jelita. Si tabib ini ingin mempelajari kearifan lokal Kerajaan Laut Kidul dalam mengobati penyakit yang diderita. Seiring perjalanan waktu, kemolekan putri campa melampaui indahnya cahaya rembulan, Sang Raja dan Ki Dalang jatuh cinta pada putri tersebut. Cinta adalah bahasa tanpa kata dan sejak saat itu Ki Dalang selalu memainkan dan menggubah lagu cinta yang saat ini dikenal sebagai Asmarandana. Karena setia terhadap persahabatan, Ki Dalang memilih untuk memendam perasaannya.

Waktu bergulir dan Sang Raja ingin menyatakan cinta pada si Putri Campa, namun aturan kerajaan melarang dia menikah dengan orang asing, sementara cinta Ki Dalang semakin menjadi-jadi. Adalah suatu dilema bagi Ki Dalang untuk mencintai seseorang yang dicintai sahabatnya. Suatu saat, Sang Raja minta bantuan kepada Ki Dalang untuk menggubah lagu untuk si Putri Campa, dan cinta Sang Raja tidak bertepuk sebelah tangan. Pada kesempatan itu pula akhirnya terbukalah cinta terlarang ini kepada rakyat Kerajaan Laut Kidul. Rakyat dan segenap prajurit murka dan menuduh si Tabib dan Putri Campa telah meneluh Sang Raja. Dengan beringas mereka membunuh si Tabib dan mengusir Putri Campa. Sang Raja dengan berat hati untuk menghindari amuk massa mengabulkan permintaan rakyat untuk mengusir Putri Campa. Dia meminta tolong Ki Dalang untuk ‘mengamankan” Putri Campa dengan menemani kepergian si Putri Campa. Ki Dalang dengan restu Sang Raja membawa Putri Campa ke arah gunung Merapi dan dia meminta izin untuk membawa ketipung dan gong kesayangannya.

Karena begitu berat penderitaan Sang Raja kehilangan sahabat dan kekasih yang sangat dicintainya, Sang Raja jatuh sakit dan tidak bisa pulih seperti sedia kala. Rakyat juga berduka dan rakyat akhirnya menyadari kesalahannya. Dua tahun telah berlalu, dan Sang Raja sudah sangat kritis, hanya bisa mengigau menyebutkan nama si Putri Campa, Ki Dalang, Ketipung, Gong dan Utara. Lalu rakyat dengan swadaya membentuk pasukan pencari kemana si Putri Campa pergi supaya bisa mempertemukan dengan Sang Raja. Berdasar igauan Sang Raja, pasukan tersebut bergerak ke arah utara. Pasukan yang mengikuti aliran sungai Code tiba di sebuah hutan lebat dan sayup-sayup mendengar suara ‘Pong-Gung’ berulang-ulang seperti suara ketipung dan gong yang dipukul bergantian. Mereka mencari sumber bunyi tersebut dan mendapati seorang wanita yang sangat cantik sedang menyuapi anak kecil yang baru berjalan berjalan. Dan tidak jauh dari tempat itu mereka mendapati Ki Dalang sedang memukul gong dan ketipung bergantian sembari menggumamkan kata-kata yang tidak jelas. Kepala pasukan kemudian menghadap Ki Dalang dan memohon untuk sudi mengizinkan Putri Campa yang sekarang menjadi istri Ki Dalang menemui Sang raja yang sudah sakit keras.

Lalu Ki Dalang, Putri Campa dan anak mereka diringi oleh pasukan pencari kembali ke Kerajaan Laut Kidul dan menemui Sang Raja. Setelah bersua dengan Sang Raja, Putri Campa menggamit tangan Sang Raja dan Sang Raja dengan sangat lemah membuka matanya. Senyum Sang Raja kemudian menghiasi raut mukanya ketika melihat Putri Campa disisinya. Ketika Sang Raja memandang ke sekeliling dia mendapati Ki Dalang sedang menggendong anak kecil dengan raut wajah sangat mirip dengan Putri Campa. Seketika senyumnya hilang dan menatap tajam ke mata Putri Campa. Namun Putri Campa dengan lembut membalas tatapan tersebut dihiasi dengan senyum tipis yang memang tidak pernah hilang dari wajahnya. Tatapan Putri Campa seperti isyarat yang mengatakan, “Kanda, bahagiakah Kanda melihat aku bahagia.”. Kemudian Sang Raja terdiam sesaat dan seperti mengerti arti isyarat dalam tatap mata itu, Sang Raja menjawab, “Ya, Kanda bahagia melihat engkau bahagia”. Dalam hati Sang Raja ada tambahannya, “Dan aku akan lebih bahagia andai kau bahagia karena aku dan bersama-sama dengan aku.” Lalu Sang Raja memandang kesekeliling sekali lagi dan menutup mata selama-lamanya.

Melihat hal itu sebagian besar rakyat sedih dan murka dan sebagian lagi bisa menyadari kesalahan mereka dahulu yang menghalangi cinta antara dua insan. Rakyat yang marah lalu membuat kerusuhan dan ingin membunuh Putri Campa. Sang Putri Campa yang sedang sedih melarikan diri ke laut dan ditelan ombak yang kemudian mengganas menyapu semua orang yang mengejar berusaha membunuhnya. Ombak tersebut bergulung-gulung membabat habis Kerajaan Laut Kidul dan hanya sedikit yang tersisa dan selamat secara ajaib. Salah satunya adalah Ki Dalang dan anaknya. Ki Dalang sangat sedih nestapa melihat kejadian ini. Dalam waktu sekejap dia kehilangan hampir semua miliknya. Hanya tersisa anak mungil yang merupakan buah cintanya dengan Putri Campa, dan sepasang Ketipung dan Gong. Namun dia sadar, bahwa dia tidak boleh larut dalam kesedihan, karena dia tahu bahwa Putri Campa akan bersedih melihat dia menderita. Dia harus bangkit untuk masa depan yang lebih baik.

Ki Dalang pun mengajak semua orang yang tersisa ke tempat dimana dia dan Putri Campa memadu cinta setelah diusir dua tahun silam. Di tempat itu masih tersisa perkakas dan perlengkapan untuk bertahan dan membangun kehidupan. Sesampainya di tempat itu mereka bahu-membahu membangun sebuah desa. Sejak matahari terbit mereka bergotong-royong sementara Ki Dalang bermeditasi sambil memukul ketipung dan gong secara bergantian. Mereka bekerja dengan semangat diiring suara ‘Pong-Gung’ yang berulang-ulang. Di malam hari mereka beristirahat sambil bersenda gurau ditemani oleh hiburan cerita-cerita lucu yang disampaikan Ki Dalang. Hingga pada hari yang ke-40, telah berdiri sebuah desa sederhana seluas suara ‘Pong-Gung’ berkumandang. Mereka menamai desa tersebut desa “Pogung” berasal dari suara Pong-Gung’ yang berulang-ulang yang mempertahankan semangat saat mereka membangun desa. Kemudian untuk mempermudah pengelolaan desa baru tersebut, Ki Dalang membagi desa tersebut menjadi empat dusun dan mereka sepakat memberi dusun nama tempat tinggal Ki Dalang: Pogung Dalangan, berasal dari kata Dalang. Kemudian dusun di tepi Kali Code, daerah paling subur dengan nama Pogung Rejo. Rejo merupakan bahasa Jawa dari kata makmur. Dusun di sebelah selatan Pogung Dalangan diberi nama Pogung Kidul berasal dari kata Kidul yang artinya selatan, sedangkan dusun di sebelah utara diberi nama Pogung Lor, berasal dari kata Lor atau utara dalam bahasa Jawa. Setelah pemberian nama disepakati, mereka berpuasa prihatin selama tujuh hari tujuh malam. Dan pada hari ketujuh mereka melihat keajaiban: Sang Raja dan Putri Campa bergandengan tangan menampakkan diri sambil bernubuat, ‘Nek ono rejaning jaman, panggonan iki bakal dadi papan kanggo wong kang ngangsu kawruh. Saka bangsamu dewe lan saka bangsa manca,’ yang artinya kurang lebih demikian, ‘Kalau zaman sudah makmur, tempat ini bakal menjadi tempat orang yang datang untuk belajar. Baik dari bangsa sendiri maupun dari bangsa lain’.

Begitulah kisah legenda Pogung.

Ilustrasi Putri Campa di laut selatan diambil dari sini (http://superiklan.com/Lukisan,+Sketsa/Lukisan%2Bputri%2Bcina-619-515-117.html).

GQ
3rd November 2008, 11:06 AM
Kalo Pogung Baru masuk yg mana bang ?? :mcengo:

nad3418
3rd November 2008, 11:10 AM
Kalo Pogung Baru masuk yg mana bang ?? :mcengo:

Pogung Baru tuh sampai tahun 80an masih berupa bulak. Belukar tidak terurus. Kemudian dibangun rumah-rumah ekslusif. Karena banyak menggunakan arsitektir "baru" di daerah "baru", dan disekitar Pogung, maka diberi nama Pogung Baru. Belum ada pada jaman ki dalang! :mbisik:

GQ
3rd November 2008, 11:13 AM
Pogung Baru tuh sampai tahun 80an masih berupa bulak. Belukar tidak terurus. Kemudian dibangun rumah-rumah ekslusif. Karena banyak menggunakan arsitektir "baru" di daerah "baru", dan disekitar Pogung, maka diberi nama Pogung Baru. Belum ada pada jaman ki dalang! :mbisik:

hwehehe ..

ki dalang-nya protes ..

kalo bulaksumur ada ceritanya nggak bang ??

ab ini dapet sumber darimana aja ?

nad3418
3rd November 2008, 11:14 AM
hwehehe ..

ki dalang-nya protes ..

kalo bulaksumur ada ceritanya nggak bang ??

ab ini dapet sumber darimana aja ?

Sumber utamanya sih mertuaku yang pecinta wayang. :mkesel: :mkesel:

SINYO-bemo
3rd November 2008, 12:43 PM
Pogung Baru tuh sampai tahun 80an masih berupa bulak. Belukar tidak terurus.

bulak kok belukar tidak terurus, sawah kalee bang
kan dilewati selokan mataram ...

bulak sumur juga begitu, ada sumur di tengah bulak ... nah sekarang pertanyaannya di mana letak sumurnya?

kalo bulak kapal lebih aneh lagi, kenapa ada kapal di bulak? alih alih bajak, sapi, kebo dan cangkul ...:mmikir:

nad3418
3rd November 2008, 11:17 PM
bulak kok belukar tidak terurus, sawah kalee bang
kan dilewati selokan mataram ...

bulak sumur juga begitu, ada sumur di tengah bulak ... nah sekarang pertanyaannya di mana letak sumurnya?

kalo bulak kapal lebih aneh lagi, kenapa ada kapal di bulak? alih alih bajak, sapi, kebo dan cangkul ...:mmikir:

Pogung baru gak dilewati selokan. Kapal di bulak? jadi bingung juga ...:mcengo:

nad3418
31st January 2009, 03:04 PM
Up .. up .. up ..

Up .. up .. up ..

crimehunter
31st January 2009, 03:39 PM
Karya sastra yg hebat.. bikin gw terlempar ke masa lampau.. hebat.. :p

nad3418
31st January 2009, 03:40 PM
Karya sastra yg hebat.. bikin gw terlempar ke masa lampau.. hebat.. :p

Maksudnya masa lampau Bang Sonjay tentang "Kasih tak sampai."? :mbisik:

crimehunter
31st January 2009, 03:48 PM
Maksudnya masa lampau Bang Sonjay tentang "Kasih tak sampai."? :mbisik:

huahahahaaaa... koq nyambungnya kesitu sich..?? :mpanas:
Eh.. abang nungguin karya sastra lu yg lain yaa..
kayanya abang jadi penggemarmu nich..
minta tanda tangan dong... :p

nad3418
31st January 2009, 03:51 PM
huahahahaaaa... koq nyambungnya kesitu sich..?? :mpanas:
Eh.. abang nungguin karya sastra lu yg lain yaa..
kayanya abang jadi penggemarmu nich..
minta tanda tangan dong... :p

Siaaappp! Sedang sibuks sangat nih Bang. Pekerjaan di lab menumpuk. Tapi akan saya sempatkan. Ini baru nulis untuk ikut lomba sastra valentin ikastara.org, sekedar meramaikan.

Ah gak usah tanda tangan lah Bang. Abang nraktir sajahhh ..he..he..he.. :mgeer:

crimehunter
31st January 2009, 03:52 PM
Siaaappp! Sedang sibuks sangat nih Bang. Pekerjaan di lab menumpuk. Tapi akan saya sempatkan. Ini baru nulis untuk ikut lomba sastra valentin ikastara.org, sekedar meramaikan.

Ah gak usah tanda tangan lah Bang. Abang nraktir sajahhh ..he..he..he.. :mgeer:

sip.. tapi bonnya elu yg tanda tangan yaaa..

*teteeup... :p

nad3418
31st January 2009, 03:54 PM
sip.. tapi bonnya elu yg tanda tangan yaaa..

*teteeup... :p

Haiyah ... boleh-boleh. Apa sih yang enggak untuk Bang Sonjay ... :msokimut:

crimehunter
31st January 2009, 03:56 PM
Haiyah ... boleh-boleh. Apa sih yang enggak untuk Bang Sonjay ... :msokimut:

Buru2 dari sekarang, ntar kalo udah jadi orang terkenal nambah susah lagi... :p

nad3418
31st January 2009, 04:01 PM
Buru2 dari sekarang, ntar kalo udah jadi orang terkenal nambah susah lagi... :p

Siap ... laksanakan! Ini lagi ada request dari anak-anak CahAndong (http://wiki.cahandong.org/Halaman_Utama) untuk bikin beberapa urban legend. Sayang belum ada source dan imaginasi untuk bikin. Nanti setelah pulang Indonesia sepertinya akan ada cerita tentang legenda Terban.

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 04:41 PM
hu..hu..hu..terbawa sedih jadinya..:(

nad3418
31st January 2009, 04:44 PM
hu..hu..hu..terbawa sedih jadinya..:(

Kenapa Da? Ingat "kisah kasih tak sampai" yang lain ya ... :mbisik:

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 04:47 PM
Kenapa Da? Ingat "kisah kasih tak sampai" yang lain ya ... :mbisik:

nggak bang...
sedih aja mbaca nya,,
klo sebuah cerita cinta seperti itu mesti kepisah karena orang lain yg tidak mengerti..:(:(

nad3418
31st January 2009, 04:52 PM
nggak bang...
sedih aja mbaca nya,,
klo sebuah cerita cinta seperti itu mesti kepisah karena orang lain yg tidak mengerti..:(:(

Memang cinta bisa dimengerti?

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 04:59 PM
Memang cinta bisa dimengerti?

mungkin pengertian antara satu orang dan orang lain bisa berbeda....
"cinta" sendiri sifatnya fluktuatif,, susah jg untuk benar2 dimengerti.

alhasil,, cuma ada orang2 yg ngaku mengerti cinta, padahal bagian superfisialny aja yg dia lihat..

nad3418
31st January 2009, 05:05 PM
mungkin pengertian antara satu orang dan orang lain bisa berbeda....
"cinta" sendiri sifatnya fluktuatif,, susah jg untuk benar2 dimengerti.

alhasil,, cuma ada orang2 yg ngaku mengerti cinta, padahal bagian superfisialny aja yg dia lihat..

Hm..hm..hm... begitu ya ... :p

Pantas ada tret forbidden love. Anyhow, apakah setiap rasa cinta harus dituruti ...:p

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 05:11 PM
Hm..hm..hm... begitu ya ... :p

Pantas ada tret forbidden love. Anyhow, apakah setiap rasa cinta harus dituruti ...:p

dituruti dlm konteks spt apa bang maksudny??

nad3418
31st January 2009, 05:13 PM
dituruti dlm konteks spt apa bang maksudny??

Di follow up. Maksudnya gini: Ketika tiba-tiba merasa jatuh cinta? Apakah harus dituruti? Misal jadi berbunga-bunga bahkan hanya mendapat kabar tentang dia saja. Padahal banyak norma-aturan-status yang sudah membatasi.

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 05:16 PM
Di follow up. Maksudnya gini: Ketika tiba-tiba merasa jatuh cinta? Apakah harus dituruti? Misal jadi berbunga-bunga bahkan hanya mendapat kabar tentang dia saja. Padahal banyak norma-aturan-status yang sudah membatasi.

bukanny orang yg jatuh cinta itu buta dan mem"buta"kan diri bang??
yah.... jika kasusny baru kronis,, seperti sang raja itu yang sudah di protes oleh rakyatnya,, baru lah dia bisa menahan cintanya,,
*walaupun sebenernya dia tidak rela juga..

nad3418
31st January 2009, 05:19 PM
bukanny orang yg jatuh cinta itu buta dan mem"buta"kan diri bang??
yah.... jika kasusny baru kronis,, seperti sang raja itu yang sudah di protes oleh rakyatnya,, baru lah dia bisa menahan cintanya,,
*walaupun sebenernya dia tidak rela juga..

Makanya sampai jatuh sakit gitu ... Ada ya patah hati sampai separah itu ...? :mbisik:

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 05:22 PM
Makanya sampai jatuh sakit gitu ... Ada ya patah hati sampai separah itu ...? :mbisik:

contoh satu kasus lagi bang,,walaupun ceritany cuma di film..
> Maria yang sampe kelainan jantung, dan akhirnya juga meninggal gara2 Fachri-nya menikah dgn Aisyah..

*oh y, kemaren jg saya liat di TV,
ada laki2 bunuh diri, gantung diri gara2 ceweknya direbut oleh temannya..

begitulah bang... :mkesel:

nad3418
31st January 2009, 05:26 PM
contoh satu kasus lagi bang,,walaupun ceritany cuma di film..
> Maria yang sampe kelainan jantung, dan akhirnya juga meninggal gara2 Fachri-nya menikah dgn Aisyah..

*oh y, kemaren jg saya liat di TV,
ada laki2 bunuh diri, gantung diri gara2 ceweknya direbut oleh temannya..

begitulah bang... :mkesel:

Banyak yah ... Saudaraku sampai sekarang gak married dan gak peduli ama wanita hanya main komputer terus karena patah hati ...

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 05:27 PM
Banyak yah ... Saudaraku sampai sekarang gak married dan gak peduli ama wanita hanya main komputer terus karena patah hati ...

patah hatinya udah lama bang??:mcengo:

nad3418
31st January 2009, 05:40 PM
patah hatinya udah lama bang??:mcengo:

Lama banget ... sejak aku sma kali ya ... 12-15 tahun yang lalu. Sama-sama cinta, tapi ortunya saudaraku itu gak setuju karena dengar bisikan miring bobot-bibit-bebet si cewek. Padahal itus emua gosip. Karena gak dapat restu terus putus deh. Dan sampai sekarang masih single sepertinya. Kalau akhir pekan hanya keluar ke mall untuk main dingdong, waktu luang dirumah juga di depan komputer terus ...

Belum lagi kisah anak yang naksir mahasiswi yang kost di rumahku. Pas kecelakaan yang disebut cuma nama si mahasiswi sampai keluarganya jemput ke rumahku. Ketika dipertemukan di rumkit terus menghembuskan nafas terakhir deh ...

Cinta kalau dilihat case by case memang kadang aneh. Berbahagialah yang lancar dan lurus-lurus saja .... (eh malah gak seru ding ya ...)

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 05:48 PM
Lama banget ... sejak aku sma kali ya ... 12-15 tahun yang lalu. Sama-sama cinta, tapi ortunya saudaraku itu gak setuju karena dengar bisikan miring bobot-bibit-bebet si cewek. Padahal itus emua gosip. Karena gak dapat restu terus putus deh. Dan sampai sekarang masih single sepertinya. Kalau akhir pekan hanya keluar ke mall untuk main dingdong, waktu luang dirumah juga di depan komputer terus ...

Belum lagi kisah anak yang naksir mahasiswi yang kost di rumahku. Pas kecelakaan yang disebut cuma nama si mahasiswi sampai keluarganya jemput ke rumahku. Ketika dipertemukan di rumkit terus menghembuskan nafas terakhir deh ...

Cinta kalau dilihat case by case memang kadang aneh. Berbahagialah yang lancar dan lurus-lurus saja .... (eh malah gak seru ding ya ...)

ya ampun... segitunya..
saya kirain yg nyebut2 pas sakit ky gitu cuma ada di film..:mcengo:

tapi, warna cinta tiap orang yang berbeda itulah yg bikin cinta indah seperti pelangi..:)

nad3418
31st January 2009, 05:54 PM
ya ampun... segitunya..
saya kirain yg nyebut2 pas sakit ky gitu cuma ada di film..:mcengo:

tapi, warna cinta tiap orang yang berbeda itulah yg bikin cinta indah seperti pelangi..:)

Cinta seperti berjalan di taman bunga
Ada yang ketemu dengan kebun anggrek yang indah
atau ruas jalan penuh melati yang harum semerbak
juga mawar berduri namun indah dan harum
Tak jarang pula yang terdampar di belukar yang penuh dengan semak duri

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 05:56 PM
Cinta seperti berjalan di taman bunga
Ada yang ketemu dengan kebun anggrek yang indah
atau ruas jalan penuh melati yang harum semerbak
juga mawar berduri namun indah dan harum
Tak jarang pula yang terdampar di belukar yang penuh dengan semak duri

mawar itu indah...
dan ditambah pesona ny karena durinya,,
demikian pula cinta,
yg menjadi indah dan berharga, seiring derita dan luka pengorbanan kita..

nad3418
31st January 2009, 06:02 PM
mawar itu indah...
dan ditambah pesona ny karena durinya,,
demikian pula cinta,
yg menjadi indah dan berharga, seiring derita dan luka pengorbanan kita..

Ah ... ternyata selera selalu berbeda
mengapa ada derita
jika tujuan cinta adalah bahagia bersama
atau cinta hanya untuk bersama
bukan untuk bahagia
jika cinta sejati akan abadi
maka cinta sejati tidak akan pernah berakhir dengan kebahagiaan

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 06:04 PM
Ah ... ternyata selera selalu berbeda
mengapa ada derita
jika tujuan cinta adalah bahagia bersama
atau cinta hanya untuk bersama
bukan untuk bahagia
jika cinta sejati akan abadi
maka cinta sejati tidak akan pernah berakhir dengan kebahagiaan

karena jika sejati adalah abadi..
tentu tidak akan ada akhirnya bukan???

nad3418
31st January 2009, 06:08 PM
karena jika sejati adalah abadi..
tentu tidak akan ada akhirnya bukan???

pinter .... .... .... :mpanas:
jadi apa yang dicari dengan cinta?
happily ever after?
a(r)dakah itu?

valentina
31st January 2009, 06:13 PM
Maksudnya masa lampau Bang Sonjay tentang "Kasih tak sampai."? :mbisik:

numpang ktawa,bang
:mketawa::mketawa::mketawa:

nad3418
31st January 2009, 06:15 PM
numpang ktawa,bang
:mketawa::mketawa::mketawa:

Silakan... silakan... silakan ... :mbisik:

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 06:17 PM
pinter .... .... .... :mpanas:
jadi apa yang dicari dengan cinta?
happily ever after?
a(r)dakah itu?

cinta??? dicari??
nggak ada yg bisa dicari dari cinta bang...

nad3418
31st January 2009, 06:19 PM
cinta??? dicari??
nggak ada yg bisa dicari dari cinta bang...

Jadi?
Aku jadi bingung ...
cinta adalah cinta
begitu sajakah seperti kata khalil gibran

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 06:20 PM
Jadi?
Aku jadi bingung ...
cinta adalah cinta
begitu sajakah seperti kata khalil gibran

memang definisi apa lg yg diharapkan???
tak ada definisi cinta yg menggambarkan dirinya, kecuali cinta itu sendiri..

nad3418
31st January 2009, 06:22 PM
memang definisi apa lg yg diharapkan???
tak ada definisi cinta yg menggambarkan dirinya, kecuali cinta itu sendiri..

ah ... khalil gibran tidak pernah "sukses" dalam cinta .... apa yang bisa diharapkan dari dia
namun, apa pula itu "sukses dalam cinta" :mmikir:

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 06:24 PM
ah ... khalil gibran tidak pernah "sukses" dalam cinta .... apa yang bisa diharapkan dari dia
namun, apa pula itu "sukses dalam cinta" :mmikir:

"sukses dalam cinta"????
saya belum mencapai taraf itu bang,,
jadi belum bisa berkomentar..

nad3418
31st January 2009, 06:26 PM
"sukses dalam cinta"????
saya belum mencapai taraf itu bang,,
jadi belum bisa berkomentar..

Hm ... belum pernah juga ketemu yang berani klaim "sukses dalam cinta":mbisik:

valentina
31st January 2009, 06:26 PM
emang seseorang harus sampai dimana mpe bisa dibilang "sukses dalam cinta"???

nad3418
31st January 2009, 06:27 PM
emang seseorang harus sampai dimana mpe bisa dibilang "sukses dalam cinta"???

Makanya aku bertanya? :mbisik:

aRda ArDA aRdA
31st January 2009, 06:28 PM
Makanya aku bertanya? :mbisik:

saya juga ijin bertanya bang..:mcengo:

nad3418
31st January 2009, 06:32 PM
saya juga ijin bertanya bang..:mcengo:

Sepertinya ini adalah pertanyaan yang tidak akan mudah terjawab ...
Kalau sudah terjawab ... maka cinta tidak pernah jadi inspirasi lagi ...
dari kisah rama-shinta, rome juliet, siti nurbaya sampai legenda pogung selalau ada kisah kasih tak sampainya ....

valentina
31st January 2009, 07:04 PM
Makanya aku bertanya? :mbisik:

:p:p:p
cinta.....
makanan apa ini?!?!?!?!? :mgeer: