dina kharisma
7th May 2011, 11:53 AM
Kamu dan aku memulai perjalanan ini dengan sebuah kesadaran tentang realita. Aku tak akan minta janji sehidup semati. Perjalanan ini pilihan kita. Bukan kewajiban semata. Kita sudah cukup punya kewajiban yang tak mungkin dipilih. Tak akan kubuat kamu terseok dirantai janji berbaut emosi.
Aku tidak bisa menjanjikanmu cinta seumur hidup. Seumur hidup bukan cuma sebulan dua. Hidupku tidak hanya berisi kamu semata. Sama seperti kamu. Dua per tiga waktu, kita akan punya dunia yang berbeda. Seperlima duniaku, kujanjikan hanya untuk kita. Kalau kamu pikir kata-kataku hanya permainan belaka, hidupku bukan lapangan sepak bola.
Aku juga tidak janji akan menerimamu apa adanya. Karena cepat atau lambat kamu juga akan mengerti sulitnya menerima kebiasaaan anehku saat menyikat gigi. Kuingatkan sekali lagi, kita bersama bukan karena kita klon yang diciptakan dengan gender yang berbeda. Tak bisa kukatakan aku mampu mencintaimu tanpa pretensi. Satu dirimu cukup bagiku. Jika aku tak cukup untukmu, dengan senang hati aku akan melangkah pergi.
Lebih baik segera kamu sadari, aku tidak bisa berjanji tak akan membuat kamu kecewa memilihku. Sekarangpun saat kamu dibutakan asmara, jangan sekali-kali kamu anggap aku sempurna. Jangan kamu cintai aku karena sebuah ilusi. Aku bukan bintang, indah saat jauh dari gapaian, hanya untuk membakar anganmu menjadi debu ketika mampu kamu lihat satu per satu. Kita memilih untuk bersama karena kita berjanji akan berusaha saling mengerti, menjadi lebih baik dari hari ke hari. Aku mencintaimu tanpa alasan dan aku harap kamu pun demikian.
Kamu dan aku memulai perjalanan ini dengan sebuah kesederhanaan: kita akan saling menjaga. Aku tak punya cukup mimpi untuk kamu kagumi, atau keceriaan tempat kamu mampu bersandar. Yang aku punya hanya satu cinta, kujanjikan selama kita saling menjaga.
Singapura, 7 Mei 2011
ketika perut dan hati saling beradu perih
---------------------------------------
lemparan batanya gan :D
Aku tidak bisa menjanjikanmu cinta seumur hidup. Seumur hidup bukan cuma sebulan dua. Hidupku tidak hanya berisi kamu semata. Sama seperti kamu. Dua per tiga waktu, kita akan punya dunia yang berbeda. Seperlima duniaku, kujanjikan hanya untuk kita. Kalau kamu pikir kata-kataku hanya permainan belaka, hidupku bukan lapangan sepak bola.
Aku juga tidak janji akan menerimamu apa adanya. Karena cepat atau lambat kamu juga akan mengerti sulitnya menerima kebiasaaan anehku saat menyikat gigi. Kuingatkan sekali lagi, kita bersama bukan karena kita klon yang diciptakan dengan gender yang berbeda. Tak bisa kukatakan aku mampu mencintaimu tanpa pretensi. Satu dirimu cukup bagiku. Jika aku tak cukup untukmu, dengan senang hati aku akan melangkah pergi.
Lebih baik segera kamu sadari, aku tidak bisa berjanji tak akan membuat kamu kecewa memilihku. Sekarangpun saat kamu dibutakan asmara, jangan sekali-kali kamu anggap aku sempurna. Jangan kamu cintai aku karena sebuah ilusi. Aku bukan bintang, indah saat jauh dari gapaian, hanya untuk membakar anganmu menjadi debu ketika mampu kamu lihat satu per satu. Kita memilih untuk bersama karena kita berjanji akan berusaha saling mengerti, menjadi lebih baik dari hari ke hari. Aku mencintaimu tanpa alasan dan aku harap kamu pun demikian.
Kamu dan aku memulai perjalanan ini dengan sebuah kesederhanaan: kita akan saling menjaga. Aku tak punya cukup mimpi untuk kamu kagumi, atau keceriaan tempat kamu mampu bersandar. Yang aku punya hanya satu cinta, kujanjikan selama kita saling menjaga.
Singapura, 7 Mei 2011
ketika perut dan hati saling beradu perih
---------------------------------------
lemparan batanya gan :D