PDA

View Full Version : [cerbung] ---belum ada judul---



aBangE
14th November 2010, 03:45 AM
Iseng-iseng sambil jaga..... ngasal bikin cerita... nyoba2 bikin cerber...
selamat menikmati...
kritikan dinanti, tapi mohon jangan sadis2 :mmohon::mmohon:



Suara seksi Britney sontak mengagetkanku. Membangunkan aku dari lelapnya tidur. Kulirik malas weker yang berdiri manis di samping kasur. Ahhh, masih jam 2. Siapa sih yang telpon2 dini hari gini. Kuraih malas hp jadulku yang masih menyenandungkan lagu si biduanita. Pencet tombol gagang telpon warna hijau, dan..

"May, tau gak sih...wswsws", ga pake ngomong salam, cowok yang ada diseberang sana udah nyerocos cerita kek sepur shinkansen. Dan aku pun harus merelakan waktu tidurku tuk menerima curhatan Rian, sahabat dekatku sejak SMA itu.


*****

"Pasti lo smalem habis insomnia lagi", tuduh Tika waktu kami ketemu di café siang harinya.

"Enggak.. Nuduh aja lo. Brisik ah", elak ku.

"Lo jangan bo'ong ama gw deh May. Mata panda lo tu ga bisa ditutupin. Lo pasti habis jadi tempat sampah lagi kan semalem."

Skak Mat! Tepat kena sasaran. Tika emang paling jago analisa (atau nebak ya :p). Dan aku pun harus mengaku kalah.

"Iye..iye.. Lo bener. Puas?!", buset knapa aku jadi ketus gini ya.

"Lo tu ye. Dikasi tau susah bener. Kenapa sih lo..wsws", daaaan sekali lagi telingaku harus mendapatkan sesi ceramah yang kedua. Tika panjang lebar menasihatiku (tepatnya sih keknya ngomelin) soal aku yang ga bisa jujur dan tegas tentang isi hatiku ke Rian.

Eits, wait a second. Jujur? Aku ga mungkin dong ngomong ke Rian kalo aku suka dia. Ups, keceplosan deh.. Rahasia ya guys :)

Tegas? Aku ga tegaaaaaa. Tiap Rian telpon aku tu pasti pengen berlama lama denger suaranya dia. Walau ujung2nya jadi kelamaan bener (_ _").

Sudah 5 tahun ini Rian mengisi sudut hatiku dengan suksesnya. Dia begitu menarik dengan segala kewajarannya. He's not so handsome, but attracting. He's not so clever, but he's smart. Dan perhatiannya, sedikit bawelnya, supelnya menjadi kombinasi mantap yang ngebuat aku ga bisa ngelupain dia.

Parahnya, entah tahu atau enggak, Rian tetep bersikap biasa aja. Ga maju juga ga mundur. Aku jadi harus menebak2 apa isi hatinya.

"Lo kok betah jomblo mulu Yan. Nggak dibully apa sama temen2mu ?", iseng tanyaku suatu waktu.

"Gw nunggu lo duluan may. Biar gw bisa tenang.". Nah kan, gimana aku ga salting plus makin bingung coba.

"May...helloooooo.. MAY!!!!", teriak Tika mendadak menyadarkanku.

"Apa siiiih... Budek tau!", omelku sewot. Buset, berapa desibel yak tereakan Tika barusan.

"Lo tu.. Lebar panjang gw ngomong ama elu ternyata lo nya malah ngelamun. Lo mikir apaan sih".
Diam....hening menyeruak..

"Aaaaawwww... Sakit tauk", teriakku gantian. Cubitan panas Tika sukses bikin tanganku merah.

"Lo tuh bikin geregetan tau gak", omel Tika gemes.

"Ups sorry, my time is up. Aku harus balik ke kantor. See you ya say", ucapku sambil berdiri.

Bergegas ku pergi sebelum menerima serangan Tika selanjutnya. Sekilas kulihat tatapan mata Tika yang mengkombinasikan rasa sebel,iba,ga yakin mengantar kepergianku.

Di kantor aku ga bisa konsentrasi. Nasihat atau tepatnya omelan Tika tadi siang sedikit berseliweran di pikiranku. Aku pun sudah lama menyadari hal ini. Makin lama kubiarkan ini berlarut makin susah aku lepas dari perasaanku ke Rian. Padahal kami tak memiliki kemungkinan tuk bersama. Perbedaan mendasar yang kami yakini merupakan satu hal prinsipil yang tak bisa disatukan.

Kuamati foto diriku yang kupasang di separator meja kantorku. I am old enough, I have my own dream, my own life. Why should I be stucked with only one man in my life. Life can't wait. Yup... I know what I should do.

Malamnya, Rian telpon lebih awal. Aku terima telponnya seperti biasa, tapi sekarang...

"Yan, aku udah ngantuk nih. Udahan ya.", aku memutus pembicaraan sebelum obrolan ini makin panjang seperti malam2 sebelumnya.

"Yaaah, kok udahan May. Aku kan masih pengen ngobrol ma kamu.", sesal Rian sedikit mengiba.
Untung aku ga ngobrol langsung di depan dia, aku paling ga tega liat muka memelasnya.

"Sorry Yan, aku besok ada meeting pagi. See you", dan sambungan telpon pun aku tutup.

It's just a start. Masih banyak yang harus aku lakukan tuk sedikit demi sedikit menghapus sosoknya yang menutupi diriku. Aku harus bisa berdiri di depannya dan menentukan jalan hidupku sendiri. Aku tak akan lari darinya, karna itu berarti aku menipu diriku. Aku akan mencoba mengumpulkan keping-keping impianku kembali dan mewujudkannya dengan kekuatanku sendiri. Karena hidup tak bisa menunggu.
Dan malam itu pun aku tidur nyenyak...

violace
14th November 2010, 09:00 PM
hihihi... cool.. :D
tema klise (sorry to say.. abis gw juga kseringan nulis tema beginian.. hehe..) tapi menarik karna yg nulis cowo dan tokoh utamanya cewe, daaaaaaan gw semangat banget berusaha menemukan "salah pandang" nya cowo tentang "pengennya" cewe terhadap cowo... n of course I got it... :D

Pertanyaan: cowo tu suka cewe yg bawel yaaaaaaaaa....???:mbisik:
pantesaaaan...:mmikir::msokimut::mngintip:

---------- Post added at 10:00 PM ---------- Previous post was at 09:58 PM ----------

oya lupa...
ditunggu lanjutannyaaaaa, aBangE....
moga ada tugas jaga lagi dalam waktu dekat...:D

IntanRianda
15th November 2010, 09:12 PM
hihihi... cool.. :D
tema klise (sorry to say.. abis gw juga kseringan nulis tema beginian.. hehe..) tapi menarik karna yg nulis cowo dan tokoh utamanya cewe, daaaaaaan gw semangat banget berusaha menemukan "salah pandang" nya cowo tentang "pengennya" cewe terhadap cowo... n of course I got it... :D

Pertanyaan: cowo tu suka cewe yg bawel yaaaaaaaaa....???:mbisik:
pantesaaaan...:mmikir::msokimut::mngintip:

---------- Post added at 10:00 PM ---------- Previous post was at 09:58 PM ----------

oya lupa...
ditunggu lanjutannyaaaaa, aBangE....
moga ada tugas jaga lagi dalam waktu dekat...:D

salah pandangnya cowok tentang pengennya cewek apaan kak? dah langsung bisa nebak setelah baca bagian awal iniii? waaaaaahhhhhhhhh............
kasih taw donk kakkk.. sy masih ga ngertiiii nihhhh... hahahhahahahahahaha....
dulu sy pikir kebanyakan cerita, cewek itu yang lbih erewet daripada pasangan cowoknya. seruuu niiihh kalo kebalik gini.
ada lhooo kejadian nyata yang kayak ginii, cowok yang lbih cerewet daripada ceweknyaaa...
hahahahahahhaha... *gossip mode: on*

ditunggguuuuu bagian sambungannyaaaaa...
penasaraaaaan nihhhh.. hehehehehehehe

aBangE
25th January 2011, 03:26 AM
nambahin dikit....




*****

"Kenapa kamu berubah may?", itu pertanyaan pertama yang terlontar dari Rian saat aku bertemu dengannya di Jakarta. Lokasi kerjanya yang di luar jawa membuat kesempatan dirinya main ke jakarta menjadi hal langka, sehingga mau tak mau aku harus meladeni keinginannya tuk bertemu.

"Berubah gimana? Aku tetep gini2 aja kok, masih cewe, tetep berambut sebahu n masih ga punya cowok.", kata-kata terakhir sengaja kutekankan agar dia merasa tersindir. Hihihi iseng dikit boleh dong :p

"Kamu ga pernah mau ngobrol lama2 sama aku di telpon, jarang sms, bahkan sms dariku pun berhari-hari baru dibalas. Ada yang berubah sama kamu.", Rian menggelontorkan sederet analisanya.

Well, yaaa..itu smua benar. Itu smua usaha2ku supaya aku bisa lepas dari bayang2nya.

"Aku kan sibuk. Bukannya udah bilang. Banyak proyek di kantor yang bikin aku stress", kilahku.

"Tapi.."

"Maaf mas, pesenannya.", kata-kata Rian terpotong oleh mas2 pelayan yang -eh..imut juga hihih - mengantar dua gelas jus dan steak pesanan kami.

"Makasih mas", ucapku pada si mas yg langsung berlalu. Namanya siapa tadi ya..

"May, jawab dong", kejar Rian.

"Jawab apalagi..", aku berlagak malas2an sambil menyeruput jus melon kesukaanku.

"Tapi dulu waktu kamu sesibuk apapun tetep bisa ngeladenin curhatanku, mau terima telponku, kenapa sekarang beda?"

"Sorry ya, emang aku siapamu. Yang harus ada tiap kamu telpon, kamu sms, kamu curhat. Ada rio, koko, renald sobat2 karib lo, kenapa lo ga gangguin mereka juga!", well that's it. Finally I become not a sweet girl anymore.

Rian pun terdiam, sepertinya dia kaget melihat aku yang biasanya diam, skarang jadi nampak garang. Well, you don't know me so well boy.

Selanjutnya suasana jadi dingin, sampai steak kami habis, dan aku pun kenyang.

"Maafin aku may", lirih ia berkata saat aku akan naik taksi.

"You don't have to.", dan pintu taksi pun kututup.

Lalu kami pun berpisah, di depan plaza semanggi yang indah.


*****

muhamadyusuf
25th January 2011, 03:41 AM
cool .....
l.a.n.j.u.t.k.a.n.!

dina kharisma
25th January 2011, 09:45 AM
hihihi... cool.. :D
Pertanyaan: cowo tu suka cewe yg bawel yaaaaaaaaa....???:mbisik:
pantesaaaan...:mmikir::msokimut::mngintip:[COLOR="Silver"]


ah ini dia kak.. nampaknya sih mereka suka yang manja-manja gitu XD
abis baca tulisan bang sigit, bang nade, bang edit pulak
nampaknya yang gak bias cuman cara cerita si fajar dah :))

Cutegigi
25th January 2011, 11:28 AM
cerber itu cerbung kaleeee.
gua edit yak.

aBangE
11th February 2011, 12:51 PM
nambahin di akhir pekan



Waktu berlalu sejak kejadian di semanggi. Intensitas komunikasiku dengan Rian semakin berkurang. Aku semakin menyibukkan diri dalam proyek-proyek kantor, sebagai pengalih pikiranku tentang Rian. Now or never, aku harus berani mengambil langkah, menentukan pilihan. Sedikit demi sedikit isi kepalaku sudah tak lagi dipenuhi oleh sosok Rian dan segala hal yang mengingatkanku tentangnya. Di sisi lain, Tika rupanya mensupport apa yang kujalani. Emang dasar sahabat sejati, you are true my girl hun! Hingga suatu hari,

"May, kok sekarang mata panda lo muncul lagi?", tanya Tika saat kami ketemuan di Ambas, hanging out on the weekend.

"Masak sih?", Buru2 kuambil kaca bedak. OMG, di mataku tampak jelas bayangan hitam melingkari mata. Nggak banget deh.

"Habis begadang2 lagi hun? Mbok ya istirahat jangan dilupain."

"Iya nih, aku lagi banyak proyek. Jadi kadang pulang kantor pun masih bawa kerjaan. Sebel", keluhku.

"Eh, uda denger kabar Rian belum?", mendadak aku tersengat begitu mendengar nama Rian disebut Tika. Rian, kapan ya terakhir aku ngobrol sama dia..

"Nggak tuh. Mang napa?", ucapku pura2 cuek sambil ngaduk2 camomile tea pesananku.

"Denger2 sih dia skarang lagi pdkt sama Rissa. Adik kelas kita dulu. Masak kamu belum tahu?". DEGG!! Jantungku mendadak serasa terhentak. Rian dan Rissa? Rissa, adik kelasku yang sekarang kuliah di FK UI. Rissa yang memang kuakui cantik dan lembut. Rissa yang itukah?? Mendadak aku merasa moodku lenyap.

"May, lo kenapa? Sorry, gw pikir lo udah tau. Maaf ya hun", ucap Tika perlahan.

"Gak papa kok. Nyante aja lagi. Aku kan juga udah ga ada apa2 lagi sama Rian. Aku kan dah bilang ke kamu juga.", elakku menetralisir suasana.

"Beneran nih gapapa?", Tika masih ga yakin.

"Apaan sih, bener lagi, suer deh. Eh, kamu jadi cari kado buat mas Ian gak? Ayo gih keburu sore.", kucoba mengalihkan pembicaraan dari topik yang membuatku teriris ini.

"Eh iya, untung lo ingetin May. Yuk".

Dan sisa siang itu kuhabiskan menemani Tika berkeliling toko demi toko mencari hadiah ulang tahun buat Mas Ian, cowok Tika yang baru. Tapi pikiranku tak pernah fokus. Pikiran tentang hubungan Rian dan Rissa berseliweran silih berganti, bercampur aduk dalam otakku yang sudah kusut. Betapa bahagianya Rissa. Andai aku jadi Rissa... Ahh, ga mungkin banget. Dan hatiku pun makin perih.

"Makasih ya May udah nemenin gw. Lo emang soulmate gw banget deh", ucap Tika girang sewaktu kami kan berpisah. Tika akan naik taksi ke kuningan, sedang aku memilih naik bis ke Kelapa Gading.

"Apaan sih hun. Biasa aja lagi. Makasih juga ya udah nraktir. Sering2 hun."

"Oh ya, Rian minggu depan mau ke Jakarta. Dia mau dateng ke wisudanya Rissa. Gw pikir lo harus tahu. See you hun!", dan taksi Tika pun melaju.

Sekali lagi aku terhempas… What?! Rian ke Jakarta? Ke wisuda Rissa? Ya Tuhan kenapa begitu cepat semua ini berjalan.

Perjalanan pulangku di bis serasa begitu lama. Pikiranku benar2 semrawut. Aku tahu aku harusnya lega karena Rian akhirnya menentukan pilihan, walau itu bukanlah diriku. Aku tahu ini bahwa hal ini pasti akan terjadi, dan aku sudah menguatkan diriku tuk menghadapinya. Tapi kenapa hati ini tetap tak rela, gundah menyelimutiku.

Hening...sepi...menguasai ruang jiwaku.

Yeyep Imoetz
20th February 2011, 10:36 AM
cerber itu cerbung kaleeee.
gua edit yak.

kalo di kompas pakenya cerber, bang..

crimehunter
23rd February 2011, 08:33 AM
gilaa... koq gw suka banget cerbung apa cerber (bodo amat :p) aBangE..
tunggu kelanjutannya aja.. mantep perketop..:D

Cutegigi
23rd February 2011, 10:59 AM
gilaa... koq gw suka banget cerbung apa cerber (bodo amat :p) aBangE..
tunggu kelanjutannya aja.. mantep perketop..:D

wekeke. ngaruhnya buat tag yang di depan judul thread bos. kebeneran om fixshine sebagai maha dewa alam sastra dimari bersabda nyang bener = cerbung, jadi yak cuman nyang ituh tag nyang tersedia.
Khusus forum ini emang sengaja digalakan penggunaan tag yang benar. biar yang baca gak kecele. Misal lagi pengen baca cerita yang langsung tamat, pasti kecewa kan kalo trus salah masuk kamar ke threat yang ceritanya bersambung.
begono bos. Mohon dukungan dari eyang sepuh :mcengir:

crimehunter
24th February 2011, 10:09 AM
wekeke. ngaruhnya buat tag yang di depan judul thread bos. kebeneran om fixshine sebagai maha dewa alam sastra dimari bersabda nyang bener = cerbung, jadi yak cuman nyang ituh tag nyang tersedia.
Khusus forum ini emang sengaja digalakan penggunaan tag yang benar. biar yang baca gak kecele. Misal lagi pengen baca cerita yang langsung tamat, pasti kecewa kan kalo trus salah masuk kamar ke threat yang ceritanya bersambung.
begono bos. Mohon dukungan dari eyang sepuh :mcengir:
wakakakk.. ngono tho bos.. siplah.. yg penting ane suka ama yg nyambung2 gitu... :p
asal jangan kaya sinetron, ampe pening ni kepala ngga tau kapan abisnya.. hehehehee...:D
ditunggu kelanjutan ceritanya nich... leluhur mendukung.. :p

aBangE
26th February 2011, 02:04 PM
cerber itu cerbung kaleeee.
gua edit yak.

siap bang....
terimakasih pencerahannya :msembah:


kalo di kompas pakenya cerber, bang..

hehe... ternyata ada sesama penikmat cerber kompas...
suka deh.... :msenyum:


gilaa... koq gw suka banget cerbung apa cerber (bodo amat :p) aBangE..
tunggu kelanjutannya aja.. mantep perketop..:D

seriusan bang,,,, jadi semangat deh... yoshh :mngakak:

Cutegigi
28th February 2011, 10:09 AM
seriusan bang,,,, jadi semangat deh... yoshh :mngakak:

lanjut gan ! :)