View Full Version : Milanisti
aLeCandro
30th July 2009, 10:30 AM
pelatihnya kurang pengalaman... ganti gus hiddink aja...
rahmad darmawan ajah...ato jacksen f tiago biar nyetel sama legiun brasil:mbisik:
:mlewat::mlewat::mlewat:
GQ
30th July 2009, 10:47 AM
rahmad darmawan ajah...ato jacksen f tiago biar nyetel sama legiun brasil:mbisik:
:mlewat::mlewat::mlewat:
emang Leonardo bukan orang Brasil ? :msokimut:
aLeCandro
30th July 2009, 11:24 AM
emang Leonardo bukan orang Brasil ? :msokimut:
sebagai pelatih kan belom teruji bang... jacksen?2 kali juara liga loh...:p
nekotisme
30th July 2009, 11:36 AM
sebagai pelatih kan belom teruji bang... jacksen?2 kali juara liga loh...:p
kalo gitu JT menukangi looserpool aja yang dah puasa gelar berpuluh2 taun.....:p
aLeCandro
30th July 2009, 11:54 AM
kalo gitu JT menukangi looserpool aja yang dah puasa gelar berpuluh2 taun.....:p
wah maap, ga cucok bang...Rafa is the best:p
GQ
14th August 2009, 03:31 PM
Starting XI
http://lmms.esperia.com/multimedia/559-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/584-2.jpghttp://lmms.esperia.com/multimedia/582-2.jpghttp://lmms.esperia.com/multimedia/586-2.jpghttp://lmms.esperia.com/multimedia/572-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/570-2.jpghttp://lmms.esperia.com/multimedia/578-2.jpghttp://lmms.esperia.com/multimedia/560-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/580-2.jpghttp://lmms.esperia.com/multimedia/577-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/587-5.jpg
GQ
14th August 2009, 03:33 PM
The Bench
http://lmms.esperia.com/multimedia/588-5.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/562-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/575-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/568-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/569-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/579-2.jpg
http://lmms.esperia.com/multimedia/571-2.jpg
GQ
19th August 2009, 07:45 AM
AC Milan - Juventus 5-4 (1-1)
Diego Ribas da Cunha
http://www.detiksport.com/images/content/2009/08/18/548/milan02.jpg
Alexandre Pato
http://www.detiksport.com/images/content/2009/08/18/548/milan03.jpg
Selasa, 18/08/2009 04:50 WIB
Trofi Berlusconi
Milan Kalahkan Juve via Adu Penalti
Mohammad Resha Pratama - detiksport
Milan - AC Milan akhirnya bisa tersenyum setelah melewati rangkaian hasil buruk di laga pra musimnya. Lewat drama adu penalti, Rossoneri menaklukkan Juventus dalam perebutan Trofi Berlusconi
Dalam laga yang digelar di San Siro, Milan, Selasa (18/8/2009) dinihari WIB, Milan dan Juve bermain imbang 1-1 dalam waktu normal. Tuan rumah tertinggal lebih dulu akibat gol Bianconeri yang dicetak Diego di babak pertama. Pato menyamakan kedudukan lewat golnya di babak kedua, untuk kemudian membawa laga tersebut ke babak tos-tosan.
Di fase tersebut, lima penendang yang dipunyai Milan sukses mengonversi penalti menjadi gol. Sedangkan dari lima eksekutor Juve, Falque Yago gagal dalam menunaikan tugasnya sehingga Trofi Berlusconi tetap jadi milik tim 'Merah Hitam' untuk ke lima kali secara beruntun sejak tahun 2005.
Bagi Leonardo, hasil ini bisa jadi modal penting guna menghadapai laga pembuka Seri A akhir pekan ini. Ini juga merupakan kemenangan kedua juara 17 kali Liga Italia itu dalam laga uji coba, setelah kemenangan 2-0 atas Varesse di awal Juli lalu.
Jalannya pertandingan
Lima belas menit laga berjalan belum ada satu pun peluang yang tercipta dari kedua tim. Sebuah tendangan keras Andrea Pirlo dari jarak 30 meter jadi kesempatan pertama dalam pertandingan itu. Sayanag sepakan Pirlo masih menghantam mistar gawang.
Diego bikin Juve unggul lewat golnya pada menit ke-27. Aksi solo run playmaker Brasil itu di lapangan tengah Milan diakhiri sebuah tendangan spekulasi. Thiago Silva yang coba menghadang malah membuat arah bola berbelok ke gawang tanpa bisa dihadang oleh Marco Storari.
Penyerang anyar Milan, Klaas Jan Huntelaar punya kesempatan untuk menyamakan kedudukan di menit akhir laga babak pertama. Sepakan terukur Huntelaar di dalam kotak penalti masih dapat dijinakkan oleh Gianluigi Buffon dan memaksakan Milan tertinggal 0-1 hingga turun minum.
Babak kedua berjalan tujuh menit, sebuah crossing Pirlo mampu ditanduk oleh Pato. Namun, sundulannya yang terlalu lemah membuat Buffon mampu mengamankan bola dengan mudah.
Pada menit ke-68, Pato pun membayar kesalahannya saat membuang peluang sebelumnya. Kali ini tandukan pemuda Brasil itu yang meneruskan umpan silang Ignazio Abate tak kuasa ditahan oleh Buffon.
Aksi individu Ronaldinho di penghujung pertandingan hampir saja membawa kemenangan bagi timnya. Sayang setelah melewati hadangan Felipe Melo and Nicola Legrottaglie, Dinho gagal menjaga akurasi tembakannya sehingga bola pun tak menemui sasaran.
Hingga laga berakhir, papan skor tetap menunjukkan angka 1-1.
Dalam babak adu penalti, Yago yang jadi eksekutor pertama Juve, gagal menyarangkan bola ke jala Milan, sisanya David Trezeguet, Melo, Claudio Marchisio dan Amauri sukses.
Sebaliknya, Pirlo sukses menunaikan tugasnya sebagai penendang pertama dan diikuti pula oleh Dinho, Boriello, Inzaghi dan terakhir Thiago yang jadi penentu kemenangan Milan.
Susunan pemain :
Milan : Storari, Zambrotta, Nesta, Thiago Silva, Jankulovski, Gattuso, Pirlo, Flamini, Ronaldinho, Huntelaar, Pato.
Juventus : Buffon, Grygera, Cannavaro, Legrottaglie, Salihamidzic, Marchisio, Felipe Melo, De Cegli, Diego, Trezeguet, Iaquinta.
GQ
24th August 2009, 08:13 AM
Minggu, 23/08/2009 03:47 WIB
Pato Beri Milan Start Sempura
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/08/23/71/Pato-Reuters285.jpg
Start Bagus Milan dan Leonardo
Jakarta - AC Milan memetik kemenangan di laga pekan pertama Seri A. Menyambangi Siena, Diavolo Rosso membawa pulang kemenangan 2-1 berkat dua gol yang dilesakkan Alexandre Pato.
Berlaga di Stadio Artemio Franchi, Minggu (23/8/2009) dinihari WIB, dua gol Pato dilesakkan di menit 29 dan 48. Sementara gol tunggal tuan rumah datang dari Abdelkader Ghezzal di menit 35.
Setelah serangkaian hasil buruk di laga pra musim, kemenangan ini bisa sedikit mengangkat beban yang dipikul Andrea Pirlo cs, sekaligus membuktikan kesiapan mereka bertarung di papan atas. Karena pada laga lain Fiorentina dan Bologna bermain imbang 1-1, Milan untuk sementara duduk di puncak klasemen.
Sayangnya, kemenangan Milan tersebut sedikit ternoda oleh sebuah insiden keributan kecil yang melibatkan banyak pemain dari kedua kesebelasan setelah wasit meniup peluit panjang. Pemain Siena nampak terprovokasi dengan aksi olah bola Pato demi mengulur waktu.
Jalannya pertandingan
Milan memiliki peluang pertama mencetak gol saat pertandingan baru berjalan 10 menit. Berawal dari upaya Marco Boriello yang akan melepaskan umpan silang, bola yang membentur bek lawan dan melayang di udara coba disambar Pato. Namun tembakan striker belia Brasil itu masih melayang di atas sasaran.
Gempuran Milan berlanjut melalui Marek Jankulovski. Melakukan kerjasama satu-dua dengan Ronaldinho, tendangan bek Republik Ceko itu saat berhadapan satu lawan satu dengan kiper gagal berbuah gol. Sepakannya diselamatkan dengan gemilang oleh Gianluca Curci.
Saat tuan rumah tak mampu membuat peluang berarti, Milan akhirnya menjebol gawang Siena di menit 22. Namun kegembiraan skuad Milan tak berlangsung lama, tendangan bebas Ronaldinho yang menjebol gawang Siena dibatalkan wasit yang menganggap Pato dalam posisi offside.
Di menit 29, Milan akhirnya benar-benar unggul. Kembali Dingo yang menjadi otak lahirnya gol ini setelah dia melepaskan umpan terobosan pada Pato yang berhasil lolos dari jebakan offside. Meski tendangannya sempat ditepis Curci, namun si kulit bundar tetap bergulir ke dalam gawang.
Namun kondisi tersebut tak bertahan lama lantaran tuan rumah bisa menyamakan kedudukan enam menit berselang. Gol yang bersarang di gawang Milan berawal dari sebuah serangan yang dibangun dari sayap kiri Siena. Kiper Marco Storari mampu menepis bola yang pertama mengarah ke gawangnya, namun si kulit bundar yang masih berkutat di muka gawang langsung disambar oleh Ghezzal untuk menyamakan kedudukan menjadi 1-1.
Di awal babak kedua, Milan langsung menggebrak. Upaya ini terbukti sukses setelah mereka mampu mencetak gol kedua di menit 48 yang mengubah skor menjadi 2-1.
Prosesi gol kedua Milan ini diawali umpan terobosan Ronaldinho pada Mathieu Flamini yang menusuk ke kotak penalti dari sisi kanan. Melihat rekannya dalam posisi bebas di tiang jauh, gelandang Prancis itu melepaskan umpan yang dengan mudah diceploskan ke gawang oleh Pato.
Dalam posisi unggul, Milan beberapa kali dapat ancaman. Salah satunya datang dari Massimo Maccarone. Malang buat dia karena sepakannya dari sudut tembak yang sudah baik masih melayang dari sasaran.
Meski mulai kehilangan kendali permainan, melalui Dinho Milan nyaris memperbesar keunggulan. Sebuah aksi akrobatiknya, menendang bola sambil menjatuhkan badan, nyaris mengubah kedudukan menjadi 3-1 kalau saja Curci gagal menepisnya ke atas gawang.
Selanjutnya Milan lebih sering berada di daerah pertahanannya sendiri dan bermain di bawah tekanan tuan rumah. Beberapa kali Storari dibuat jatuh bangun mengamankan gawangnya dari sepakan Marco Maccarone dan Lucas Jarolim. Milan beruntung karena gelombang serangan itu tak sampai menjebol gawang mereka.
Dua menit sebelum bubaran, Pato nyaris membuat hat-trick. Lolos dari kawalan saat mengejar umpan terobosan Ronaldinho di sisi kanan, tendangan sang striker cuma menyasar jala gawang bagian luar.
Memasuki masa injury time, Pato dapat sorakan tak bersahabat dari publik tuan rumah setelah dianggap banyak mengulur waktu, hal serupa didapat Ronaldinho saat akan mengambil tendangan sudut.
Sesaat setelah wasit meniup peluit panjang, Pato sempat jadi sasaran kekesalan pemain Siena. Beberapa pemain Milan yang mencoba menengahi kemudian malah ikut terlibat adu mulut. Steward pertandingan dan pelatih kedua kesebelasan bahkan sampai terlihat turun tangan menenangkan pemain-pemainnya.
Susunan Pemain
Siena: Gianluca Curci, Jardim Gonçalo Brandão, Daniele Ficagna, Paul Codrea (Albin Ekdal '58), Cristiano Del Grosso, Luca Rossettini, Lukas Jarolim (Ferreira Reginaldo '80), Michele Fini (Michele Paolucci '58), Simone Vergassola, Massimo Maccarone, Abdelkader Ghezzal
Milan: Marco Storari, Thiaguinho, Alessandro Nesta, Andrea Pirlo, Marek Jankulovski, Gianluca Zambrotta, Ronaldinho, Mathieu Flamini, Ivan Gennaro Gattuso (Massimo Ambrosini '60), Pato, Marco Borriello
nekotisme
24th August 2009, 08:28 AM
apakah Lega Calsium ditayangin di tv terestrial?
GQ
24th August 2009, 08:58 AM
katanya sih trans 7 ..
GQ
28th August 2009, 10:16 AM
AC Milan Primavera All Teams ..
http://media2.acmilan.com/200901/12883_big.jpg?ver=5
GQ
28th August 2009, 10:17 AM
AC Milan Berretti All Teams ( Under 18 )
http://media2.acmilan.com/200901/12884_big.jpg?ver=1
GQ
28th August 2009, 10:18 AM
AC Milan Allievi Nazionali All Teams (Under 16 )
http://media2.acmilan.com/200901/12885_big.jpg?ver=1
GQ
28th August 2009, 10:19 AM
AC Milan Giovanissimi Regionali "B" ( Under 14 )
http://media2.acmilan.com/200901/12888_big.jpg?ver=1
GQ
16th September 2009, 09:45 AM
Rabu, 16/09/2009 03:44 WIB
Liga Champions Grup C
Pippo Dua Gol, Milan Tundukkan Marseille
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/09/16/548/Mil3-450.jpg
Marseille - AC Milan mengawali perjuangan di Liga Champions dengan memetik kemenangan 2-1 atas Olimpique Marseille. Dua gol penentu kemenangan Rossoneri diborong striker gaeknya, Filippo Inzaghi.
Dalam laga di Di Stade Vélodrome, Rabu (16/9/2009) dinihari WIB, dua gol Pippo datang di menit 28 dan 74. Sementara gol balasan tuan rumah datang dari tandukan Gabriel Heinze di awal babak kedua.
Hasil ini jelas jadi raihan yang sangat dinanti Milan dan pelatih muda mereka Leonardo. Selain jadi awal yang baik dalam perjuangannya di Liga Champions, kemenangan di kandang lawan setidaknya bisa mengobati kekecewaan setelah rangkaian hasil tak memuaskan di Seri A, di mana terakhir mereka diimbangi Livorno 0-0.
Dapat tiga poin, Milan saat ini duduk di posisi dua klasemen Grup C fase grup Liga Champions. Mereka cuma kalah agresifitas dibanding Real Madrid yang pada laga lain menang 5-2 saat melawat ke FC Zurich.
Jalannya pertandingan
Bertanding di bawah guyuran hujan lebat, Marseille maupun Milan tampil terbuka di menit-menit awal. Serangan silih berganti dibangun kedua kubu meski tak ada yang benar-benar membahayakan gawang masing-masing.
Adalah Milan yang pertama punya kans bersih saat Inzaghi gagal menyepak bola dengan sempurna umpan panjang yang dilepas dari tengah lapangan. Tak lama berselang dia gagal mengirim bola pada Alexandre Pato dalam sebuah skema serangan balik yang cepat, umpan terobosannya dipotong di dalam kotak penalti.
Juga melalui counter attack, Marseille gantian mengancam gawang Milan. Memenangi adu lari dengan Thiago Silva, sepakan Mamadou Niang masih melenceng dari sasaran saat ruang tembaknya dipersempit Marco Storari yang keluar dari sarangnya.
Lewat permainan cepat dan perpaduan umpan panjang Diavolo Rosso berusaha menggedor pertahanan tuan rumah. Namun Marseille yang lebih sabar dalam membangun serangan justru punya peluang saat tendangan keras Niang cuma melayang di atas bidang sasaran.
Di menit 28 Milan berhasil membungkam pendukung tuan rumah lewat Inzaghi. Diawali kerja keras Pato di sisi kiri yang memperdaya beberapa pemain lawan, bola berhasil dia kirimkan pada Clarence Seedorf yang kemudian melepaskan umpam silang.
Di tengah kotak penalti Mathieu Flamini gagal menanduk bola. Namun di tiang jauh Inzaghi yang berdiri tanpa kawalan sukses menuntaskannya, meski dalam tayangan ulang dia terlihat tipis dalam posisi offside.
Delapan menit berselang Pato nyaris menggandakan keunggulan Milan saat dia berdiri bebas di tengah kotak penalti menerima crossing Massimo Oddo. Kedudukan 1-0 tak berubah dari situasi tersebut lantaran striker belia Brasil itu gagal menendang bola dengan sempurna, si kulit bundar cuma bergulir lemah ke arah kiper Madanda.
Tak puas dengan keunggulan satu gol, anak asuh Leonardo terus menggedor pertahanan tuan rumah. Hasilnya adalah sebuah tandukan Inzaghi dari depan gawang yang terlalu lemah untuk bisa mengubah kedudukan jadi 2-0, Super Pippo dapat bola matang hasil tendangan bebas Andrea Pirlo di sisi kanan pertahanan lawan.
Marseille nyaris menyamakan kedudukan sebelum turun minum. Menyambar bola liar hasil tandukan Thiago Silva, sepakan Benoit Cheyrou yang mengarah ke gawang ditinju kiper Storari.
Di awal babak kedua Marseille langsung tampil menggebrak. Upaya tersebut langsung membuahkan hasil karena mereka cuma butuh empat menit untuk mencetak gol penyama.
Dari tendangan bebas di sisi kiri pertahanan Milan, Gabriel Heinze, yang lepas dari kawalan Oddo, menanduk bola tepat di tengah kotak penalti. Bola yang mengalir deras masuk ke gawang melalui sela-sela kaki Storari. Skor imbang 1-1.
Tampil bagus di babak pertama, Milan dipaksa banyak bertahan di lapangannya sendiri di awal paruh kedua. Di menit 53 tendangan Taye Taiwo memaksa Storari jatuh bangun mengamankan gawangnya.
Sebuah peluang matang lain dimiliki Marseille lewat Lucho di menit 67. Menusuk dari tengah kotak penalti, dia tak siap mendapat bola liar yang sempat membentur beberapa kaki bek Milan. Bola yang menyentuh kakinya bergulir pelan ke luar gawang saat kiper Storari sudah mati langkah.
Banyak menekan, gawang Marseille justru kembali bobol di menit 74, lagi-lagi melalui Inzaghi. Sama seperti gol pertama, kembali Seedorf yang melepas assist. Bola cungkil yang dilepaskan gelandang Belanda itu dipantulkan ke dalam gawang oleh Inzaghi dalam kawalan ketat pemain lawan.
Tersentak dengan gol tersebut, Marseille kembali mencoba mencari gol penyama. Namun lini belakang Milan kali ini lebih siap meredam pergerakan Niang maupun Fernando Morientes yang masuk sebagai pemain pengganti, yang membuat semua upaya menyamakan kedudukan tak membuahkan hasil.
Hingga wasit akhirnya meyudahi laga, skor 2-1 tak berubah.
Susunan Pemain
Olympique Marseille: 30-Steve Mandanda; 12-Charles Kabore, 21-Souleymane Diawara, 19-Gabriel Heinze, 3-Taye Taiwo; 6-Edouard Cisse (Fernando Sanchez Morientes '88), 17-Stephane Mbia, 7-Benoit Cheyrou; 8-Lucho (Hatem Ben Arfa '74); 9-Brandao, 11-Mamadou Niang
AC Milan: 30-Marco Storari; 44-Massimo Oddo, 13-Alessandro Nesta, 33-Thiago Silva, 15-Gianluca Zambrotta; 16-Mathieu Flamini, 21-Andrea Pirlo, 23-Massimo Ambrosini (Ivan Gennaro Gattuso '58); 10-Clarence Seedorf (Ignazio Abate '90); 9-Filippo Inzaghi (Klaas-Jan Huntelaar '87), 7-Pato
3d1-m4R
21st September 2009, 12:00 AM
Milan - Bologna = 1 - 0
GQ
21st September 2009, 06:43 AM
Minggu, 20/09/2009 23:11 WIB
Milan Menang, Sampdoria Memimpin
Reky Herling Kalumata - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/09/20/71/seedorf-isi.jpg
Milan - AC Milan menang atas Bologna 1-0 lewat gol tunggal Clarence Seedorf. Sementara Sampdoria memimpin klasemen Seri A setelah mengalahkan Siena 4-1.
Pada laga di San Siro, Minggu (20/9/2009), Milan mampu mengamankan tiga poin. Pelatih Leonardo patut berterima kasih kepada Seedorf yang mencetak gol kemenangan di menit ke-75.
Hasil tersebut membuat I Rossoneri berada di posisi kedelapan dengan mengumpulkan tujuh poin. Sementara pimpinan klasemen Seri A sementara diambil alih oleh Sampdoria.
Il Samp baru saja memetik kemenangan besar 4-1 atas Siena di Stadio Ferraris. Marco Padalino menyumbangkan dua gol dan gol lainnya dicetak oleh Angelo Palombo dan Daniele Mannini.
Kini Sampdoria mengumpulkan 12 poin atau sama dengan Juventus. Namun Il Samp unggul dalam selisih gol dari skuad besutan Ciro Ferrara sehingga mereka berhak memimpin klasemen.
Sementara Genoa tetap berada di posisi keempat setelah dikalahkan Chievo 1-3. Sedangkan Lazio hanya meraih satu poin setelah ditahan seri 1-1 oleh tuan rumah Catania.
GQ
5th October 2009, 07:43 AM
Minggu, 04/10/2009 22:01 WIB
Dinho Selamatkan Milan dari Kekalahan
Rossi Finza Noor - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/10/04/71/DinhoMilanAFPCacace-isi.jpg
Bergamo - Ronaldinho tampil sebagai penyelamat AC Milan. Golnya pada menit 84 membuat laga antara Atalanta vs Milan berakhir dengan skor imbang 1-1.
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion Azzurri D'Italia, Minggu (4/10/2009) malam WIB, milan sempat tertinggal lebih dulu lewat gol Simone Tiribocchi di menit 21. Tetapi selanjutnya Atalanta bermain dengan 10 pemain sejak menit 40 setelah Ivan Radanovic dikartu merah wasit.
Usai beberapa peluang emas, Dinho akhirnya tampil sebagai penyelamat lewat golnya enam menit jelang laga usai. Sampai akhir pertandingan skor 1-1 tetap bertahan.
Dengan hasil ini, Atalanta berarti masih belum bisa meraih kemenangan sejak pekan pertama. Mereka pun tetap bertahan di posisi 19 klasemen sementara dengan raihan nilai tiga.
Sementara bagi Milan, kekalahan ini membuat mereka tak pernah menang dalam tiga laga terakhir di Seri A. Ditambah kekalahan dari FC Zurich di Liga Champions, posisi sang pelatih, Leonardo, bisa jadi kini semakin terancam.
Jalannya Pertandingan
Pertandingan berjalan sembilan menit Atalanta suadh memiliki peluang untuk mencetak gol. Simone Padoin mengirim umpan ke tiang jauh, di mana di sana berdiri Valdes. Nama terakhir langsung melepaskan sepakan voli, namun masih melebar di sisi jala Milan.
Maenit 18 Atalanta akhirnya menceploskan bola ke gawang Milan, tetapi wasit menganulir gol ini. Penyebabnya, Simone Tiribocchi terlebih dulu melakukan pelanggaran terhadap Alessandro Nesta.
Dua menit berselang giliran Milan yang menjebol gawang Atalanta lewat Klaas Jan Huntelaar. Tetapi penyerang asal Belanda itu terlebih dulu terperangkap offside dan gol tersebut juga dianulir. Skor masih 0-0.
Atalanta akhirnya meraih keunggulan pada menit 21. Tiribocchi, yang sebelumnya golnya dianulir, kali ini tidak menyia-nyiakan kesempatan. sepakannya dari dalam kotak penalti tak mampu dihalau Marco Storari. Atalanta 1, Milan 0.
Menit 40 Atalanta harus bermain dengan 10 orang setelah Ivan Radovanovic dikenai kartu kuning kedua. Kartu kuning keduanya ini dikeluarkan setelah dirinya dengan keras melanggar Alexandre Pato.
Babak pertama berakhir tanpa ada lagi gol tambahan. Tim tuan rumah memasuki ruang ganti dengan keunggulan satu gol atas Milan.
Babak kedua, tepatnya menit 73, Clarence Seedorf memiliki peluang untuk mencetak gol. Tetapi sepakannya masih terlalu lemah sehingga bisa dijinakkan oleh kiper Andrea Consigli.
Semenit berselang kombinasi antara Seedorf dan Ronaldinho nyaris membuahkan hasil. Bola kemudian diberikan kepada Alexandre Pato yang langsung melepaskan tendangan. Hasilnya? Bola masih membentur mistar gawang.
Milan akhirnya baru bisa menyamakan kedudukan enam menit menjelang laga usai. Ronaldinho tampil sebagai penyelamat Rossoneri setelah tendangan volinya tak mampu dibendung Consigli. Skor berubah menjadi 1-1.
Hingga akhir laga skor 1-1 tetap bertahan.
Susunan Pemain
Atalanta: Andrea Consigli, Thomas Manfredini, Maximiliano Pellegrino, Gyorgy Garics, Tiberio Guarente, Ivan Radovanovic, Valdes (Federico Peluso 74), Simone Padoin, Cristiano Doni (Fabio Ceserta 61), Simone Tiribocchi (Fabio Ceravolo 56).
AC Milan: Marco Storari, Giuseppe Favalli, Alessandro Nesta, Gianluca Zambrotta, Ignazio Abate, Gennaro Gattuso (Massimo Ambrosini 67), Andrea Pirlo, Clarence Seedorf, Mathieu Flamini (Ronaldinho 45), Klaas Jan Huntelaar (Filippo Inzaghi 58), Alexandre Pato.
GQ
5th October 2009, 07:43 AM
cukup Leo .. segera bikin surat resign ya .. :msokimut:
crushadi
5th October 2009, 08:44 AM
we need basten or rijkaard
Indra Harya
5th October 2009, 06:22 PM
ampyuunnnnnnn :mnyerah::mnyerah::mnyerah:
fertob
5th October 2009, 07:58 PM
we need basten or rijkaard
Saya lebih senang Milan dilatih oleh pelatih asal Italia. Selama 20 tahun terakhir Milan dilatih pelatih asing nggak pernah sukses, mulai dari Oscar Washington Tabarez sampai Fatih Terim.
Gimana kalau Don Galliani bujuk Spalleti supaya mau ke Milan? :mketawa:
fertob
5th October 2009, 08:00 PM
cukup Leo .. segera bikin surat resign ya .. :msokimut:
Kayaknya nunggu dipecat aja tuh...
Eh Gamma, kamu pendukung Milan & Liverpool ya? Kok bisa sama? :msokimut:
GQ
5th October 2009, 09:26 PM
Saya lebih senang Milan dilatih oleh pelatih asal Italia. Selama 20 tahun terakhir Milan dilatih pelatih asing nggak pernah sukses, mulai dari Oscar Washington Tabarez sampai Fatih Terim.
Gimana kalau Don Galliani bujuk Spalleti supaya mau ke Milan? :mketawa:
Kayaknya nunggu dipecat aja tuh...
Eh Gamma, kamu pendukung Milan & Liverpool ya? Kok bisa sama? :msokimut:
Spaletti its oke .. tapi Milan sekarang memang sudah sangat tua. rataan umur pemainnya bahkan melewatu angka 30 thn, tertua di serie A.
bayangin aja, pada saat melawan Atalanta kmrn, ada 7 pemain yang juga bermain di Final Champions League 2003 !!
jadi selain mengganti pelatih, Milan juga harus merevolusi para pemain tuanya, seperti Favalli, Dida, Jankulovski, Gattuso dan Ambrosini ..
Seedorf, Nesta dan Inzaghi layak dipertahankan karena mereka mengimbangi usia tua mereka dengan konsistensi dan kestabilan permainan.
Maksimalkan Davide de Gennaro, Thiago Silva, Alexandre Pato ..
tapi ya Milan emang terkenal dengan kekeluargannya yang malah sekarang jadi bumerang karena manajemen enggan mendepak pemain-pemain yg udah lewat masanya.
* bang Fertob, iya gw Milanisti dan Liverpudlian .. :mbisik:
khaidar
5th October 2009, 09:32 PM
*no hope....:mnyerah::mnyerah::mnyerah:
GQ
6th October 2009, 08:46 AM
transfer list :
1. Nelson Dida ( 36yrs )
2. Kakha Kaladze (31yrs )
3. Giuseppe Favalli ( 37yrs )
4. Marek Jankulovski ( 32yrs )
5. Massimo Oddo ( 33yrs )
:mpanas:
3d1-m4R
8th October 2009, 08:08 AM
transfer list :
1. Nelson Dida ( 36yrs )
2. Kakha Kaladze (31yrs )
3. Giuseppe Favalli ( 37yrs )
4. Marek Jankulovski ( 32yrs )
5. Massimo Oddo ( 33yrs )
:mpanas:
apakah hal ini termasuk yang membuat penonton pertandingan di san siro menurun drastis?
GQ
19th October 2009, 08:15 AM
Senin, 19/10/2009 04:02 WIB
Gol Pato Bawa Milan Tekuk Roma
Reky Herling Kalumata - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/10/19/71/pato-isi.jpg
Milan - AC Milan akhirnya berhasil memenangi laga bigmatch setelah dengan sepuluh orang pemain mengatasi AS Roma 2-1. Gol kemenangan I Rossoneri di laga ini dicetak oleh Alexandre Pato.
Milan mencoba bangkit dengan meraih kemenangan ketiganya di musim ini setelah menang atas Roma. Hasil itu juga mendongkrak posisi Rossoneri dari posisi ke-12 ke peringkat delapan klasemen Seri A.
Kemenangan itu cukup penting karena mampu mengangkat kepercayaan diri Milan yang bersiap menghadapi Real Madrid di Liga Champions. Sementara pelatih Milan Leonardo bisa sedikit tenang setelah mendapatkan kritikan.
Jalannnya Pertandingan
Milan lebih dulu tertinggal setelah Tiago Silva membuat kesalahan melakukan back passing terlalu lemah sehingga berhasil dicuri Jeremy Menez. Dengan tenang pemain Roma itu menjebol gawang Milan saat laga baru berjalan tiga menit.
Tak berapa lama kemudian, satu lagi ancaman dari Roma namun beruntung Dida bisa menahan bola tendangan Menez. Sementara di menit ke-15 Milan mengancam namun Pato kalah cepat sehingga bola lebih dulu selamatkan Alexander Doni.
Pada menit ke-22 , Roma kembali melakukan ancaman. Meski dijaga tiga pemain Milan namun Daniele De Rossi masih dapat melepaskan tendangan keras kaki kirinya namun masih melenceng di samping gawang.
Milan mencoba lewat bola mati. Namun tendangan bebas Ronaldinho masih berada di atas gawang Doni. Sedangkan peluang Milan selanjutnya hasil tendangan Clarence Seedorf di depan gawang ditepis Doni dan mengenai tiang gawang.
Pertandingan babak pertama berakhir dengan skor 1-0 bagi Roma. Sedangkan di babak kedua pelatih Milan Leonardo memasukan Filippo Inzaghi guna menambah tenaga serangannya.
Inzaghi pun sudah mengancam lewat sundulannya di awal pertandingan babak kedua. Namun bola tendangan striker veteran Milan masih dapat ditahan oleh David Pizzaro di mulut gawang sebelum disapu keluar.
Milan akhirnya mendapat hadiah penalti setelah Allesandro Nesta dijatuhkan Nicolas Burdisso di menit ke-55. Ronaldinho yang menjadi eksekutor melakukan tugasnya dengan baik meski arah tendangannya dapat ditebak Doni
Sementara peluang Roma untuk kembali unggul kandas setelah tendangan bebas Arne Riise dapat diblok oleh Dida. Sedangkan Seedorf membuang peluang setelah bola sepakannya masih melenceng setelah mendapatkan bola dari Pato.
Pada menit ke-66, Milan akhirnya berbalik unggul. Sebuah umpan panjang Ronaldinho berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Pato dengan melepaskan tendangan kaki kirinya menjebol gawang Roma.
Roma mencoba mengejar ketertinggalannya sebuah usaha dilakukan oleh Simone Perrotta tapi bola hasil tendangan kaki kanannya masih dapat digagalkan Dida. Sementara tendangan De Rossi depan gawang masing melambung.
Pada menit ke-78 Seedorf mencoba melepaskan tendangan langsung dari jarak jauh bola dapat diblok oleh Doni. Sedangkan Inzaghi terlambat memanfaatkan bola muntah tersebut karena dapat diamankan Doni.
Namun, Rossoneri harus bermain dengan sepuluh pemain seteklah Massimo Ambrossini mendpatkan kartu merah karena pelanggarannya di menit ke-81. Meski dengan sepuluh pemain Milan masih dapat melakukan serangan.
Sebuah umpan berbahaya kembali dilakukan oleh Ronaldinho ke daerah pertahanan lawan namun bola meluncur cepat sehingga tidak dapat dikuasai oleh Pato, dan Doni dengan cepat mengamankan bola.
Sementara Roma mencona menekan tapi tendangan Stefano Guberti masih terlalu lemah sehingga bisa diamankan oleh Dida. Sedangkan umpan Julio Baptista ke depan gawang terlalu tinggi sehingga tidak terjangkau oleh kepala Okaka.
Skor 2-1 bagi Milan tetap tidak berubah hingga empat menit tambahan di babak kedua ini berlalu. Tentu saja kemenangan tersebut disambut gembira oleh para Milanisti di San Siro.
Susunan Pemain:
Milan: Dida; Oddo, Nesta, Thiago Silva, Zambrotta; Abate (Inzaghi 46), Pirlo, Ambrosini, Seedorf; Pato, Ronaldinho (Flamini 83)
Roma: Doni; Cassetti, Mexes, Burdisso, Riise; Taddei (Guberti 71), De Rossi, Pizarro, Perrotta; Menez (Julio Baptista 75), Vucinic (Okaka 72) ( key / krs )
GQ
19th October 2009, 08:15 AM
alhamdulillah .. lumayan bisa menang .. :p
GQ
26th October 2009, 08:45 AM
Senin, 26/10/2009 04:47 WIB
Dua Gol Nesta Menangkan Milan
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/10/26/71/Nesta2-AFP285.jpg
Verona - Rentetan kemenangan AC Milan berlanjut saat mereka menundukkan Chievo 2-1. Tampil sebagai pahlawan Rossoneri adalah Alessandro Nesta dengan dua gol yang dilesakkannya di akhir laga.
Inilah kemenangan ketiga Milan secara beruntun setelah mereka sebelumnya sukses menundukkan AS Roma dan memetik kemenangan mengejutkan atas Real Madrid di Liga Champions. Dengan 15 poin dikumpulkan, Diavolo Rosso kini mulai mendekati ke papan atas klasemen.
Milan sesungguhnya mengawali laga dengan kurang meyakinkan karena mereka sudah tertinggal lewat gol Giampiero Pinzi di menit enam babak pertama. Dua gol penentu kemenangan Andrea Pirlo cs baru datang di menit 80 dan masa injury time melalui tandukan Alesandro Nesta.
Jalannya pertandingan
Di Stadion Marc'Antonio Bentegodi, Senin (26/10/2009) dinihari WIB, Milan mengawali laga dengan sangat tidak meyakinkan. Mendapat tekanan hebat dari Chievo, lini belakang Rossoneri terlihat gugup dan beberapa kali membuat kesalahan.
Kondisi ini harus dibayar mahal karena gawang Milan sudah harus bobol di menit enam. Mendapat umpan dari Andrea Mantovani, Sergio Pellissier yang berdiri di kotak penalti memantulkan bola ke arah belakang. Giampiero Pinzi yang datang dari blindspot melepaskan tendangan first time mendatar yang tak bisa diantisipasi Dida.
Mengandalkan permainan taktis dan umpan pendek nan cepat, Chievo mampu membuat kesulitan tamunya. Masalah Diavolo Rosso bertambah karena saling kepemahaman antara pemainnya belum bagus, Andrea Pirlo cs kerap masih salah paham soal penempatan posisi.
Namun perlahan skuad besutan Leonardo mulai menguasai pertandingan. Di menit 15 Huntelaar dapat umpan terobosan dari Andrea Pirlo dan langsung meneruskannya pada Clarence Seedorf yang menusuk dari tengah kotak penalti.
Tak ada gol dari proses tersebut lantaran sontekan gelandang Belanda itu bisa dihadang kiper Stefano Sorrentino. Upaya rebound Seedorf juga tak membuahkan hasil karena bola mental lebih dekat ke arah kiper.
Tekanan Milan berlanjut saat tandukan Nesta meneruskan umpan tendangan sudut bisa ditepis Sorrentino. Upaya Ronaldinho memperdaya sang kiper yang keluar dari sarangnya untuk memungut bola mental juga tak membuahkan hasil.
Selepas 30 menit permainan Milan kembali memburuk. Ini dimanfaatkan Chievo untuk membangun serangan.
Tuan rumah bahkan berpeluang menyudahi paruh pertama dengan keunggulan 2-0 andai tendangan voli Pellissier yang lolos dari pengawasan Massimo Oddo tidak melayang tinggi. Padahal Pellissier berdiri sendiri di tiang jauh dan tinggal berhadapan satu lawan satu dengan Dida.
Di awal babak kedua Milan tampil lebih ganas dengan mengalirkan serangan bertubi ke pertahanan Chievo. Empat menit pertama paruh kedua ini Rossoneri punya dua kesempatan melalui rebound Pirlo dari dalam kotak penalti yang melayang tinggi serta sepakan Ronaldinho yang membentur tubuk bek lawan di muka gawang.
Di menit 53 Milan punya dua peluang beruntun. Yang pertama adalah saat Pato kalah cepat dari kiper Sorrentino saat berusaha menyambar umpan terobosan Seedorf. Bola yang mental dari kejadian tersebut disundul Huntelaar ke arah tiang jauh, di mana Ronaldinho berada.
Sempat memperdaya bek lawan, Dinho melepaskan tendangan dari sudut sempit. Bola sepertinya akan masuk dan Milan bakal menyamakan kedudukan, namun Sorrentino melakukan penyelamatan gemilang tepat di garis gawang.
Mencoba menambah daya gedor, Leonardo memasukkan Marco Borriello dan menarik masuk Huntelaar. Namun justru gawang Dida yang kemudian berada dalam ancaman saat serangan balik Chievo membuat Thiago Silva pontang-panting. Milan beruntung Pellissier tak mampu mengendalikan bola dengan sempurna di kotak penalti karena Nesta jadi punya kesempatan untuk membuangnya.
Ketidakberuntungan Milan berlanjut di menit 75 saat tendangan Seedorf membentur tubuh bek Chievo. Hembusan napas lega baru bisa dikeluarkan Leonardo di menit 80 saat Nesta mencetak gol penyama.
Menyambar umpan crossing Pirlo dari sisi kiri, tandukan Borriello dimentahkan mistar gawang. Nesta yang berada di muka gawang memenangi duel udara dengan bek lawan untuk memasukkan bola pantul tersebut ke dalam gawang. Kedudukan berubah menjadi 1-1.
Asyik menyerang, Milan nyaris kembali kebobolan di menit 90. Namun Dida berhasil melakukan penyelamatan luar biasa untuk mengamankan gawangnya. Saat itu Dida sudah terlihat melayangkan tubuhnya ke arah kiri, namun saat melihat bola tandukan Pablo Granoche justru mengarah ke kanan, sambil melayang di udara kiper Brasil itu masih sempat melayangkan tangan kanannya menghalau laju bola.
Milan akhirnya memastikan kemenangannya di menit kedua masa injury time. Bola hasil tendangan penjuru Pirlo mengarah ke tiang jauh, di mana Nesta berdiri tanpa dapat kawalan berarti. Bek 33 tahun itu melepaskan tandukan bertenaga yang sempat menyentuh bahu pemain lawan sebelum bersarang di gawang Chievo.
Susunan Pemain
Chievo Verona: Stefano Sorrentino, Davide Mandelli, Santiago Morero, Manuel Iori (Simone Bentivoglio '85), Andrea Mantovani, Nicolas Frey, Giampiero Pinzi, Michele Marcolini (Luca Ariatti '80), Siqueira Luciano, Erjon Bogdani (Pablo Granoche '67), Sergio Pellissier
AC Milan: Dida, Thiaguinho, Alessandro Nesta, Luca Antonini (Gianluca Zambrotta), Massimo Oddo, Andrea Pirlo, Clarence Seedorf, Mathieu Flamini, Ronaldinho (Filippo Inzaghi '79), Klaas-Jan Huntelaar (Marco Borriello), Pato ( din / roz )
GQ
1st November 2009, 05:59 AM
Minggu, 01/11/2009 04:50 WIB
Borriello Borong Dua Gol Kemenangan Milan
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/11/01/71/Borriello-AFP285.jpg
MIlan - Marco Borriello jadi pahlawan saat AC Milan menundukkan Parma 2-0. Striker yang musim lalu lebih banyak dibebat cedera itu memborong dua gol kemenangan Rossoneri di San Siro, Minggu (1/11/2009) dinihari WIB.
Kemenangan 2-0 atas Parma membawa Milan naik ke posisi empat klasemen sementara dengan poin 19. Rossoneri menggusur Parma dan Napoli, yang beberapa jam sebelumnya menang 3-2 atas Juventus.
Hasil ini juga jadi bekal positif Milan jelang matchday IV Liga Champions. Tengah pekan depan Diavolo Rosso akan menjamu Real Madrid.
Khusus buat Borriello, dua gol ke gawang Parma ini bisa menjadi awal baru buat striker 27 tahun itu. Sempat jadi striker sangat menakutkan di Genoa, musim lalu Borriello lebih banyak menepi karena terus dibebat cedera.
Jalannya pertandingan
Berlaga di depan pendukungnya sendiri, Milan langsung menekan tamunya. Di menit 12 sebuah kesempatan matang berhasil dikreasikan saat Ronaldinho yang menusuk dalam dari sisi kiri melepaskan umpan silang ke sisi kanan, di mana Gennaro Gatusso berada. Bukannya mengarahkan ke dalam gawang, bola yang ditanduk Ganttuso di tiang jauh justru mental menjauhi sasaran.
Dari sini Parma kemudian melancarkan serangan balik yang cepat. Kalau kemudian Milan terhindar dari kebobolan dari skenario counter attack tersebut, itu karena Dida dengan luar biasa menepis sepakan keras Blerim Dzemaili dari luar kotak penalti. Bola membentur mistar dan selamatlah gawang Milan.
Di menit 12 Rossoneri membuka keunggulan melalui skema serangan balik yang cepat. Mendapat bola dari Andrea Pirlo, Dinho menyisir sisi kiri lapangan sebelum melepaskan umpan terobosan pendek pada Borriello yang menusuk dari tengah kotak penalti. Sontekan Borriello masuk ke gawang setelah bola menyelinap di antara dua kaki kiper.
Di menit 23 Dida kembali jadi penyelamat Milan. Kiper Brasil itu menepis tandukan Valeri Bojinov dari jarak dekat saat menyambut umpan silang yang dilepaskan Daniele Gallopa. Bola yang mental di muka gawang langsung dibuang oleh Luca Antonini, yang beberapa detik sebelumnya kalah duel udara dengan Bojinov.
Pato, yang selalu bikin gol di dua laga terakhir Milan, nyaris menambah perbendaharaan golnya. Namun karena tandukannya di dalam kotak penalti terlalu lemah, umpan silang berakurasi tinggi yang dilepaskan Massimo Oddo akhirnya cuma berujung tendangan gawang.
Di penghujung babak pertama Milan mulai sedikit kehilangan konsentrasi. Namun kesalahan umpan yang mulai sering diperagakan Diavolo Rosso masih belum mampu dituntaskan Parma dengan membuat gol penyama.
Berusaha menambah daya gempurnya, Parma memasukkan Nicola Amoruso dan menarik Blerim Dzemaili di menit 61. Namun tak banyak peluang bersih yang dimiliki tim tamu.
Milanisti yang memadati San Siro sempat menahan napasnya saat Alberto Paloschi lolos dari kawalan untuk mengejar umpan lambung terobosan. Meski berhasil menguasai bola dengan baik, sepakan striker yang 50% kepemilikannya masih dipunyai Milan itu melayang jauh setelah Dida keluar dari sarangnya untuk menutup ruang gerak.
Di paruh kedua babak kedua, Milan kembali melancarkan serangan. Meski tak segencar di babak pertama, terkait kondisi fisik dan usia skuad Rossoneri, beberapa peluang memperbesar keunggulan berhasil dikreasikan.
Salah satunya adalah saat Borriello terlambat menyambar bola umpan silang yang dikirim Pato. Bola lebih dulu diamankan kiper Antonio Mirante sebelum sempat disambar Borriello. Sementara akselerasi Thiago Silva yang melakukan kerjasama satu-dua dengan Borriello juga gagal mengubah kedudukan, tandukannya dari jarak dekat cuma membentur mistar.
Milan akhirnya memastikan mendapat tiga poin setelah Borriello mencetak gol keduanya di menit ketiga masa injury time. Mendapat kiriman bola terukur dari Ronaldinho, sebuah tendangan akrobatik Borriello bersarang ke sisi kanan gawang tim tamu. 2-0 Milan unggul.
Susunan pemain
Milan: Dida; Oddo, Thiago Silva, Kaladze, Antonini (Zambrotta 52); Gattuso (Ambrosini 74), Pirlo, Seedorf (Flamini 81); Ronaldinho, Pato, Borriello
Parma: Mirante; Dellafiore, Panucci, Lucarelli; Zaccardo, Lunardini; Morrone, Dzemaili (Amoruso 61), Galloppa (Budel 75); Bojinov (Lanzafame 70), Paloschi
GQ
9th November 2009, 09:50 AM
Minggu, 08/11/2009 23:00 WIB
Milan Tembus Tiga Besar
Mohammad Resha Pratama - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/11/08/71/lazioVSmilan-i.jpg
Roma - AC Milan untuk pertama kalinya musim ini berhasil menembus tiga besar klasemen. Itu berkat kemenangan 2-1 Il Diavollo Rosso atas Lazio, Minggu (8/11/2009) malam WIB.
Dalam laga yang digelar di Olimpico Roma, dua gol sumbangan Thiago Silva dan Alexander Pato membawa Milan unggul dua gol di babak pertama. Sebelum akhirnya Lazio memperoleh gol penghibur lewat bunuh diri Silva.
Kemenangan ini membawa 'Si Merah Hitam' merangsek ke posisi ketiga Seri A dengan koleksi 22 poin, selisih enam dengan Inter Milan yang baru dinihari nanti bertanding melawan AS Roma. Keberhasilan ini dibantu juga dengan kekalahan 0-2 Sampdoria dari Cagliari.
Sementara itu bagi Lazio, tim berjuluk Biancoceleste itu harus terjerembab di urutan ke-16 dengan 11 poin dari 12 laga yang telah dijalaninya. Poin tim asuhan Davide Ballardini itu hanya berjarak dua dari penghuni batas akhir zona degradasi, Livorno.
Jalannya pertandingan
Tiga menit laga berjalan, Lazio mengancam lewat Aleksandar Kolarov. Namun tendangan keras bek tuan rumah itu masih dapat digagalkan oleh Dida.
Menit ke-21 Milan berhasil unggul lebih dulu. Adalah tandukan Thiago Silva meneruskan free kick Andrea Pirlo dari sisi kiri pertahanan Lazio yang membuat Fernando Muslera tak mampu menahan bola untuk masuk ke jalanya.
Pato kembali membuat Milanisti bersorak lewat golnya pada menit ke-35. Crossing Ronaldinho disambut sundulan yang merobek gawang Muslera untuk keduanya kalinya dalam laga itu.
Hingga berakhirnya paruh pertama laga tak banyak peluang yang dihasilkan kedua tim. Alhasil keunggulan 2-0 pun tetap menjadi milik Milan.
Lazio menggebrak di awal bergulirnya babak kedua. Di menit ke-49, sepakan keras Tomasso Rocchi di dalam kotak penalti mengharuskan Dida membuat penyalamatan.
Sepuluh menit berselang, memanfaatkan sebuah serangan balik, umpan Mauro Zarate kepada Kolarov tak mampu diubah jadi gol setelah sepakan Kolarov menyamping di sisi kiri gawang Milan.
Pada menit ke-61 giliran Zarate yang membuang peluang setelah sepakan kerasnya memaksimalkan sepakan bebas Matuzalem melebar. Lazio akhirnya mampu memperkecil kedudukan di menit ke-64 lewat gol bunuh diri yang dilakukan oleh Silva.
Rocchi punya kesempatan di menit ke-77 lewat tandukannya meneruskan assist Meghni. Namun sayang, sundulannya masih menyamping di kanan gawang Milan.
Di akhir laga pun, Milan berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 untuk memperoleh tiga poin dari lawatannya ke ibukota.
Susunan pemain:
Lazio: Muslera, Siviglia (Cribari 72'), Radu, Baronio (Meghni 62'), Kolarov, Lichsteiner, Matuzalem, Mauri (Cruz 45'), Brocchi, Zarate, Rocchi
Milan: Dida, Thiago Silva, Nesta, Zambrotta, Oddo, Pirlo, Seedorf (Seedorf 81'), Ambrosini, Ronaldinho (Abate 87'), Boriello (Inzaghi 74'), Pato
alhamdulillah .. :p
lanjutkan .. :mtoa:
khaidar
9th November 2009, 10:55 AM
mantap dah.... :D
GQ
6th December 2009, 05:11 AM
Minggu, 06/12/2009 02:02 WIB
Milan Taklukkan Sampdoria 3-0
Mohammad Resha Pratama - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/12/06/71/milanVSsamp-i.jpg
Milan - Hanya butuh 23 menit bagi AC Milan untuk mengatasi perlawanan Sampdoria, Minggu (6/12/2009) dinihari WIB. Tiga gol dalam kurun waktu itu memberikan tiga poin berharga bagi Rossoneri.
Dalam laga yang dihelat di San Siro, Milan mendapatkan golnya dari Marco Boriello, Clarence Seedorf dan Alexandre Pato. Kesemuanya dicetak di babak pertama.
Dengan hasil ini Il Diavollo Rosso semakin kokoh di posisi kedua dengan 34 poin, selisih empat angka dengan Inter Milan di puncak yang akan bertanding melawan Juventus beberapa saat lagi.
Sementar itu bagi Il Samp, kekalahan itu membuat mereka melorot ke posisi kelima klasemen dengan 24 poin dari 15 laga berlalu.
Jalannya pertandingan
Dua menit laga dimulai Milan langsung unggul lewat Boriello. Ronaldinho yang berada di sayap kiri penyerangan Milan mengumpan ke arah kotak penalti dan di sana ada Pato yang dengan kepalanya mengarahkan bola ke dalam jala Luca Castelazzi.
Marka pertandingan masuk di menit ke-22, Milan sudah unggul 2-0. Kembali Ronaldinho menjadi arsitek atas tercipta gol timnya dan umpannya dari sisi kiri langsung disambar Seedoorf dengan tendangan first time kaki kiri dan Castelazzi hanya terpaku melihat bola masuk ke dalam jalanya
Semenit kemudian Pato membuat publik San Siro makin menggelora. Umpan Gianluca Zambrotta dari sisi kanan disambut Boriello dengan sundulan dan bola pun mengarah ke Pato yang berada di dekatnya. Usaha pertama digagalkan Castelazzi namun Pato dengan cepat memaksimalkan bola rebound tendangannya sendiri untuk dijadikan gol ketiga Milan.
Hingga turun minum tak banyak peluang lagi yang muncul dari kedua tim sehingga skor 3-0 pun membawa Milan dan Sampdoria menuju ruang ganti.
Di babak kedua Milan mengendurkan tekanan dan tak banyak membuat peluang berbahaya di gawang Sampdoria. Alhasil laga pun tetap berkesudahan dengan skor yang identik dengan babak pertama.
Susunan pemain
Milan: Dida, Zambrotta, Thiago Silva, Nesta, Antonini, Ambrosini (Flamini 76'), Pirlo, Seedorf, Ronaldinho (Abate 30'), Pato, Boriello (Huntelaar 68')
Sampdoria: Castelazzi, Stankevicius, Gastaldello, Accardi, Ziegler, Padalino (Semioli 52'), Tissone, Poli, Mannini (Lucchini 24'), Pazzini (Belucci 76'), Cassano
( mrp / arp )
GQ
14th December 2009, 06:52 AM
Minggu, 13/12/2009 23:00 WIB
Milan Dipermalukan Palermo 0-2
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2009/12/13/71/Milan-Reuters285.jpg
Milan - Rangkaian hasil bagus yang diraih AC Milan dalam dua bulan ke belakang terputus justru di kandangnya sendiri. Menjamu Palermo di San Siro, Minggu (13/12/2009) malam WIB, Rossoneri tumbang dengan skor 0-2.
Inilah kekalahan pertama Milan dalam hampir dua bulan ke belakang, atau total 13 pertandingan tak terkalahkan di semua kompetisi. Kali terakhir Rossoneri tak dapat poin adalah saat ditundukkan FC Zurich dengan skor 0-1 di Liga Champions, juga dalam laga yang dihelat di San Siro pada 30 September lalu.
Sementara Udinese menjadi klub Seri A terakhir yang mengalahkan Milan pada laga di Friulli 23 September.
Dua gol yang memaksa Milan menderita malu di kandangnya sendiri datang di babak kedua. Yang pertama dicetak Fabrizio Miccoli di menit 49 dan diperbesar oleh Mark Bresciano saat laga masuk menit 62.
Kegagalan meraih poin di kandang sendiri layak disesali Andrea Pirlo cs karena kesempatan merapatkan jarak dengan puncak klasemen terbuang begitu saja. Soalnya, pada laga lain Inter Milan juga tak dapat hasil maksimal karena diimbangi Atalanta dengan skor 1-1.
Keseluruhan hasil tersebut membuat Milan masih tertahan di posisi dua klasemen dengan poin dikumpulkan berjumlah 31, atau tertinggal lima angka atas Nerazzurri. Milan juga beruntung karena posisinya tak diambil Juventus, yang pada laga sehari sebelumnya ditundukkan Bari 1-3. ( din / nar )
GQ
14th December 2009, 06:55 AM
akhirnya kalah juga :mpanas:
GQ
7th January 2010, 07:06 AM
Kamis, 07/01/2010 04:40 WIB
Milan Pesta Gol di San Siro
Rossi Finza Noor - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2010/01/07/71/MilanReuters-isi.jpg
Milan Awali 2010 dengan Lima Gol
Milan - AC Milan pesta gol di hadapan pendukung sendiri. Melawan Genoa, 'Tim Merah-Hitam' yang diperkuat David Beckham sukses meraih kemenangan dengan skor 5-2.
Pada pertandingan yang dihelat di Stadion San Siro, Kamis (7/1/2010) dinihari WIB, Milan sukses tampil dominan atas sang tamu. Meski sempat kecolongan terlebih dulu, mereka akhirnya bangkit dan melesakkan lima buah gol ke jala Genoa.
Laga ini juga diwarnai dengan kembalinya Beckham berkostum Rossoneri. Penampilan gelandang pinjaman dari LA Galaxy ini tek mengecewakan. Beckham beberapa kali berhasil melepas umpan matang dan memberikan kontribusi untuk lahirnya gol.
Dengan hasil ini Milan tetap berada di posisi dua klasemen dengan koleksi nilai 34, tertinggal delapan poin dari Inter Milan. Sementara Genoa tetap bertahan di posisi 11 dengan nilai 24.
Jalannya Pertandingan
Ketika pertandingan baru berjalan empat menit, AC Milan langsung mendapatkan kans emas. Umpan silang David Beckham ditanduk dengan sempurna oleh Marco Borriello, namun Marco Amelia dengan sigap berhasil menepisnya. Gawang Genoa selamat.
Delapan menit berselang, Massimo Ambrosini yang melakukan tusukan diganjal Giuseppe Biava di dalam kotak penalti Genoa. Penalti pun diberikan untuk Milan. Namun, Ronaldinho yang menjadi eksekutornya gagal menaklukkan Amelia. Sepakannya berhasil dijinakkan oleh sang penjaga gawang.
Terus menyerang, Milan akhirnya malah kebobolan di menit 24. Umpan Giandomenico Mesto langsung diteruskan oleh Rodrigo Palacio kepada Giuseppe Sculli. Nama terakhir langsung menanduk bola ke arah jala Dida. Skor berubah menjadi 1-0.
Namun, keunggulan tim tamu hanya bertahan tujuh menit. Sebuah umpan Beckham kepada Borriello diteruskan sang penyerang kepada Ambrosini. Lag-lagi kapten Milan itu dijatuhkan di kotak terlarang dan penalti kembali terjadi.
Ronaldinho yang sebelumnya gagal tak melewatkan kesempatan kedua ini. Sepakannya berhasil memperdaya Amelia sekaligus mengubah skor menjadi 1-1.
Milan akhirnya unggul 2-1 atas Genoa ketika laga memasuki menit 38. Diawali tendangan bebas Beckham, terjadi kemelut di depan gawang Genoa. Sepakan Ambrosini berhasil ditepis oleh Amelia, namun bola muntah langsung disambar oleh Thiago Silva. Bek tengah asal Brasil itu pun memberikan gol kedua untuk tuan rumah.
Ofensvitas Milan berlanjut di babak kedua. Mereka kembali menambah pundi-pundi golnya pada menit 48 berkat usaha yang dilakukan Ronaldinho. Usai menusuk pertahanan Genoa, gelandang asal Brasil itu memberikan operang kepada Borriello yang langsung menyepak bola melewati Amelia.
Tak cukup dengan tiga gol, Milan kembali mengoyak jala Genoa pada menit 60. Borriello menciptakan gol keduanya dalam laga ini dengan cara yang spektakuler. Sebuah umpan silang disambutnya dengan tendangan salto. Amelia pun tak mampu membendungnya.
Empat belas menit berselang, gol kelima pun tercipta. Klaas-Jan Huntelaar yang baru masuk di menit 66, menggantikan Borriello, menjadi penyumbangnya lewat titik putih. Penalti ketiga ini diberikan setelah Ronaldinho dijatuhkan di kotak terlarang. Huntelaar pun mengeksekusi penalti tersebut tanpa cela.
Genoa akhirnya memperkecil kedudukan pada menit 78. Kesalahan Alessandro Nesta dalam memberikan operan langsung dimanfaatkan oleh David Suazo. Mantan penyerang Inter Milan ini kemudian dengan tenang menceploskan bola ke gawang Milan. Skor berubah menjadi 5-2.
Skor tersebut pun bertahan hingga laga usai.
Susunan Pemain
AC Milan: Dida, Thiago Silva, Alessandro Nesta, Luca Antonini, Ignazio Abate, Andrea Pirlo (Mathieu Flamini 65), Massimo Ambrosini, Gennaro Gattuso, Ronaldinho, Marco Borriello (Klaas-Jan Huntelaar 66), David Beckham (Marek Jankulovski 76).
Genoa: Marco Amelia, Giuseppe Biava, Emiliano Moretti (Francesco Modesto 37), Domenico Criscito, Marco Rossi, Omar Milanetto, Ivan Juric, Giandomenico Mesto (Alberto Zapater 61), Giuseppe Sculli, David Suazo (Hernan Crespo 81), Rodrigo Palacio.
( roz / krs )
GQ
11th January 2010, 06:38 AM
Senin, 11/01/2010 05:01 WIB
Nesta & Dinho Hancurkan Juventus
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2010/01/11/71/Nesta-Reuters285.jpg
Turin - AC Milan meraih kemenangan telak dari lawatannya ke Juventus. Rossoneri pulang membawa tiga poin dan kemenangan 3-0 lewat gol-gol yang dilesakkan Alessandro Nesta dan Ronaldinho.
Diego menciptakan peluang pertama dalam pertandingan yang dilangsungkan di Stadion Olimpico Torino, Senin (11/1/2010) dinihari WIB. Melakukan penetrasi dari sisi kiri, sepakan gelandang Brasil itu saat masuk kotak penalti masih melebar dari sasaran.
Selanjutnya pertandingan justru berjalan datar. Tak banyak peluang yang dikreasikan kedua kesebelasan yang terlihat sangat berhati-hati.
Setelah usaha Bianconeri membangun serangan lewat kerjasama Diego dengan Grygera tak membuahkan hasil, inisiatif Thiago Silva membantu lini depan Milan juga tak berbuah apa-apa. Umpannya pada David Beckham yang langsung dilepas pada Marco Borriello cuma berbuah tendangan sudut.
Gol pembuka dalam laga tersebut baru lahir di menit ke-29, yang bersarang di gawang Juventus. Milan menciptakan gol di kesempatan pertama mereka mengancam gawang tuan rumah melalui Alessandro Nesta.
Keunggulan Milan tersebut bermula dari tendangan sudut yang diambil Andrea Pirlo. Bola yang mengarah ke tiang dekat gagal diantisipasi oleh Felipe Melo dan Cristian Poulsen, dari jarak dekat Nesta menyambarnya di tiang jauh dan mengubah kedudukan jadi 1-0.
Dalam posisi tertinggal, Juventus mencoba bangkit melalui tembakan Fabio Cannavaro dan berlanjut dengan rebound Giorgio Chiellini. Namun kedua upaya tersebut sama sekali tak membuat Dida kesulitan mengamankan gawangnya. Tuan rumah tercatat membuat cukup banyak pelanggaran karena di paruh pertama saja jumlah foul kedua tim sudah 13:4.
Di awal babak kedua Juventus langsung menggebrak. Baru dua menit berjalan gol penyama nyaris dibuat tuan rumah saat tandukan Amauri melanjutkan umpan silang Diego gagal menemui sasaran. Gol sesungguhnya bisa tetap terjadi andai Chiellini bisa menyambar bola yang melebar, namun dia sedikit datang terlambat.
Milan membalas ancaman tersebut semenit kemudian melalui tandukan Beckham yang masih melayang tinggi saat menyambut umpan Ronaldinho.
Dalam beberapa kesempatan Juventus sering sekali kehilangan bola. Ditambah kerjasama yang kurang terencana dengan baik, 'Si Nyonya Tua' nyaris tak bisa lagi mengancam gawang Dida.
Kondisi tersebut berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Milan yang berhasil mencetak gol keduanya di menit 71. Skor berubah menjadi 2-0 setelah Ronaldinho berhasil menyerobot si kulit bundar yang dilepas Pirlo dari tendangan sudut dengan kepalanya. Bola terlihat sempat membentur De Ceglie sebelum bersarang di tiang jauh.
Gol tersebut ternyata bukan yang terakhir yang dibuat Milan dan Dinho. Dua menit sebelum peluit panjang dibunyikan wasit, gawang Juventus yang dikawal Alexander Manninger kembali terkoyak.
Dari crossing Beckham, bola dikirim ke tiang jauh oleh gelandang internasional Inggris itu. Sebelum akhirnya dengan tenang menjebol gawang lawan dan mengubah kedudukan menjadi 3-0, Dinho lebih dulu menerima dan mengontrol bola dengan dadanya.
Besarnya arti kemenangan tersebut buat Milan bisa dilihat saat peluit panjang akhirnya dibunyikan wasit. Anak didik Leonardo terlihat melompat-lompat dan menari di lingkaran tengah lapangan, sementara pemain Juventus tertunduk lesu masuk ruang ganti pemain.
Susunan Pemain
Juventus: Manninger; Grygera, Cannavaro, Chiellini, Grosso; Salihamidzic (Del Piero 60), Felipe Melo, Poulsen (De Ceglie 63), Marchisio; Diego; Amauri
Milan: Dida; Abate, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Gattuso (Flamini 65), Pirlo, Ambrosini; Beckham, Borriello (Huntelaar 85), Ronaldinho ( din / arp )
wdkurniawan
11th January 2010, 10:42 AM
Sudah waktunya......
GQ
11th January 2010, 11:02 AM
Sudah waktunya......
waktunya utk apa, gon?
wdkurniawan
11th January 2010, 12:56 PM
Menang...
Forza...
GQ
14th February 2010, 06:45 PM
Sabtu, 13/02/2010 04:42 WIB
Huntelaar Antar Milan ke Posisi Dua
Narayana Mahendra Prastya - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2010/02/13/71/AFP-DamienMeyer.jpg
Milan - AC Milan mengakhiri puasa kemenangan dengan mengatasi Udinese 3-2. Dua gol kemenangan Rossnerri diborong oleh Klaas Jan Huntelaar. Hasil ini membawa Milan naik ke posisi runner up klasemen sementara.
Milan menghadapi Udinese di San Siro, Sabtu (13/2/2010) dinihari WIB. Selain dua gol dari Huntelaar, Milan merobek gawang pasukan Friuli lewat Alexandre Pato. Sedangkan Udinese membukukan skor melalui Floro Flores dan Antonio Di Natale.
Ini merupakan kemenangan pertama Il Diavolo Rosso dalam empat partai resmi terakhir mereka.
Tambahan tiga angka membawa pasukan Leonardo naik ke peringkat kedua. Dengan poin 45, Milan unggul satu angka dari AS Roma dan tertinggal delapan angka dari capolista Inter Milan.
Sementara itu posisi Udinese tak berubah yakni di posisi ke-15 dengan poin 24.
Jalannya Pertandingan
Setlah cukup lama menepi akibat cedera, pelatih Milan Leonardo menampilkan Alessandro Nesta sebagai starter.
Tujuh menit usia laga, papan skor di Stadion San Siro berubah menjadi 1-0 untuk keunggulan Rossoneri. Ada pun gol dicetak Klaas Jan Huntelaar yang memanfaatkan umpan Ronaldinho.
Tiga menit berselang, Udinese balik menghadirkan ancaman. Kiper Milan, Dida sudah gagal mengantisipasi umpan dari Isla. Namun bola yang selanjutnya diterima Antonio Di Natale gagal dimanfaatkan striker Italia itu untuk merobek gawang Milan.
Memasuki menit ke-13, Leonardo melakukan pergantian pemain. Amantino Mancini yang tampak bermasalah dengan kondisinya digantikan oleh Alexandre Pato.
"Si Bebek" yang juga cukup lama menepi akibat cedera menunjukkan belum kehilangan daya ledaknya. Enam menit menjelang jeda, Pato menggandakan keunggulan bagi Milan.
Gol ini kembali diawali dari bola yang disodorkan Ronaldinho. Selanjutnya Pato melakukan gerakan yang mengecoh kiper Udinese Samir Handanovic sebelum menceploskan bola.
Di masa injury time babak pertama, tim tamu memperkecil kedudukan melalui Floro Flores yang menyambut umpan dari Di Natale.
Huntelaar membuktikan dirinya layak mendapatkan kepercayaan. 12 menit babak kedua berjaan, pemain asal Belanda itu kembali merobek gawang Udinese.
Ronaldinho kembali membidani lahirnya gol ini. Tendangan bebas R80 gagal disapu dengan baik oleh Coda dan bola jatuh ke arah Huntelaar. The Hunter selanjutnya menuntaskan serangan dengan eksekusi yang menghadirkan gol ketiga Milan.
Seperempat jam menjelang bubaran, gebrakan Dinho lagi-lagi hampir merobek gawang Udinese. Bola umpan pemain Brasil itu disambut dengan tendangan Genarro Gattuso yang masih bisa ditangkap oleh Handanovic.
Menit ke-86, Handanovic beraksi menggagalkan tendangan yang dilepas Pato.
Tiga menit menjelang bubaran, Di Natale yang memanfaatkan kelengahan pemain Milan berhasil menggetarkan gawang Dida. Gol pemain Italia itu menjadi yang terakhir dalam laga ini.
Susunan Pemain
Milan: Dida; Abate, Nesta, Thiago Silva (Bonera 40'), Favalli, Gattuso, Pirlo, Ambrosini, Mancini (Pato 13'), Huntelaar, Ronaldinho (Beckham 77')
Udinese: Handanovic; Isla (Lodi 60'), Zapata, Coda, Pasquale, Sammarco (Pepe 72'), Asamoah, Inler, Sanchez, Floro Flores (Geljo 72'), Di Natale ( nar / nar )
GQ
25th February 2010, 07:29 AM
Kamis, 25/02/2010 02:33 WIB
Huntelaar-Pato Bawa Milan ke Posisi Dua
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2010/02/25/71/Huntelaar-Reuters285.jpg
Firenze - AC Milan kembali merebut posisi dua klasemen Liga Italia. Sempat lebih dulu tertinggal, Rossoneri balik mengungguli Fiorentina dengan skor 2-1 melalui Jaan Klas Huntelaar dan Alexandre Pato.
Bertanding di Stadion Artemio Franchi, Kamis (25/2/2010) dinihari WIB, Milan tampil buruk di babak pertama, hal mana membuat mereka lebih dulu tertinggal melalui Alberto Gilardino di menit 14. Namun Rossoneri akhirnya tetap bisa mengamankan tiga poin setelah Huntelaar menyamakan kedudukan di menit 81 dan Pato memastikan kemenangan di menit 90.
Tambahan tiga poin ini mendongkrak Milan kembali ke posisi dua klasemen, menggeser AS Roma. Bukan itu saja, kemenangan atas La Viola juga semakin merapatkan jarak Diavolo Rosso dengan Inter Milan di posisi teratas.
Total angka yang kini dikumpulkan Milan adalah 51, unggul dua atas Roma yang berada di bawahnya. Sementara dengan Nerazzurri, masih ada jarak empat poin. Ketiga klub penghuni posisi teratas tersebut kini sama-sama sudah melakoni 25 pertandingan.
Buat tuan rumah, gagal mendapat angka tak berpengaruh apapun terhadap posisi mereka di tangga klasemen. Mengoleksi 34 poin, Fiorentina terpaku di posisi 10..
Jalannya Pertandingan
Menjalani laga tunda yang sedianya digelar 19 Desember lalu, Milan lebih dulu menimbulkan masalah di lini belakang Fiorentina saat sepakan Andrea Pirlo dari kemelut yang dihadirkan tendangan sudut masih luput dari sasaran.
Tak lama berselang gantian Cristian Abbiati yang dibuat waswas saat dia harus menghadapi tandukan Gilardino. Namun kejadian tersebut tak sampai berujung gol karena arah si kulit bundar bisa dibaca dengan baik oleh kiper kedua Rossoneri itu.
Setelah sebuah tendangan Marco Borriello mental ke luar lapangan karena membentur pemain bertahan lawan, La Viola akhirnya membuka keunggulan di menit 14. Gilardino menjebol gawang mantan klubnya darin jarak dekat setelah dia mendapat bola sodoran dari Juan Manuel Vargas.
Milan mencoba membalas melalui tendangan bebas Ronaldinho, namun Sebastian Frey dengan sigap meninju bola sebelum bisa ditanduk Thiago Silva. Di kesempatan lain Milan nyaris kebobolan untuk kali kedua saat Abbiati mengamankan bola tepat digaris gawang hasil sepakan Riccardo Montolivo.
Leonardo dipaksa melakukan pergantian tak terjadwal saat Massimo Ambrosini mengalami cedera, sang kapten digantikan Mathieu Flamini. Pergantian tersebut sama sekali tak mengubah permainan Milan yang tampil buruk di paruh pertama ini.
Sebelum turun minum Gilardino nyaris mencetak gol keduanya andai Alessandro Nesta tak menghalang sepakan striker internasional Italia itu ke arah gawang yang kosong.
Berusaha mengejar ketinggalan, Milan mencoba tampil agresif di paruh kedua. Melalui penetrasi Pato di sisi kanan tim tamu nyaris menyamakan kedudukan kalau saja umpan lengkung yang disodorkan striker Brasil itu tak berturut-turut gagal digapai Pirlo dan Borriello.
Semenit berselang Pato kembali punya peluang bikin gol, namun sepakannya ke arah tiang dekat luput dari sasaran. Meski banyak memberi tekanan di daerah pertahanan lawan, secara keseluruhan penampilan Milan belum banyak membaik dibanding babak pertama menyusul banyaknya salah umpan dan pergerakan pemain yang tak jelas.
Alhasil di menit 70 gawang Abbiati nyaris kebobolan kembali. Lolos dari jebakan offside, Marco Marchionni gagal melepas umpan pada Keirrison karena berhasil ditinju Abbiati. Cristinao Zanetti nyaris menyambar bola ke dalam gawang kalau Flamini tak lebih dulu menghalaunya.
Tak kunjung bikin gol, Leonardo menarik Gennaro Gattuso dan mengganti dengan Huntelaar di menit 77. Keputusan ini terbukti sangat tepat karena empat menit berselang pemain Belanda itu menggetarkan gawang Fiorentina dan mengubah kedudukan menjadi 1-1.
Melakukan kerjasama satu-dua dengan Ronaldinho di tepi kotak penalti, Huntelaar mengarahkan bola ke tiang dekat dan gagal dihalau Frey.
Dalam kondisi imbang Fiorentina gantian menekan. Dua kesepatan dimiliki tuan rumah melalui klaim penalti Ricardo Montolivo saat dilanggar Silva di kotak terlarang dan tendangan melengkung Vargas yang masih membentur pemain Milan dan melayang ke atas gawang.
Bencana buat Fiorentina datang di menit kedua masa injury time. Lagi-lagi lewat kreasi Ronaldinho, Milan berhasil mencetak gol. Melakukan aksi individu di sisi kiri lapangan, Dinho melepaskan umpan ke tengah kotak penalti yang gagal disikat Borriello. Namun Pato tak membuang kesempatan tersebut dengan menceploskan bola ke dalam gawang.
Susunan Pemain
Fiorentina: Frey; De Silvestri, Kroldrup, Natali (Gobbi 46), Felipe; Montolivo, Donadel, Vargas; Marchionni, Jovetic (Zanetti 59); Gilardino (Keirrison 62)
Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Thiago Silva, Bonera (Jankulovski 65); Gattuso (Huntelaar 76), Pirlo, Ambrosini (Flamini 32); Pato, Borriello, Ronaldinho ( din / key )
GQ
8th July 2010, 08:57 AM
Jersey 2010/2011
http://www.football-shirts.co.uk/fans/wp-content/uploads/2010/06/Milanhome.jpg
http://www.football-shirts.co.uk/fans/wp-content/uploads/2010/06/Milanaway.jpg
http://www.football-shirts.co.uk/fans/wp-content/uploads/2010/06/Milanthird.jpg
GQ
17th August 2010, 04:35 PM
Milan menanti Kevin-Prince Boateng ..
Gelandang Serang asal Ghana
http://u.goal.com/103000/103096_news.jpg
http://www.timeslive.co.za/multimedia/dynamic/00766/03-07-2010-02-07-02_766933b.jpg
octosajah
18th August 2010, 10:59 AM
Belum ngecek si Prince ini bisa di sayap kanan apa gk. Klo bisa berarti dah cocok itu, geser Pato ke tengah bareng Boriello atau Huntelaar + full back kanan yg mirip2 Cafu atau minimal spt Antonini lah. Abate gk bisa diandalkan.
GQ
23rd August 2010, 07:53 AM
Senin, 23/08/2010 04:56 WIB
Trofeo Berlusconi
Juve Tundukkan Milan Lewat Adu Penalti
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2010/08/23/71/Delpiero-Getty285.jpg
Milan - Pertandingan ujicoba tahunan bertajuk Trofeo Berlusconi berakhir dengan keberhasilan Juventus jadi juara. Di San Siro, Senin (23/8/2010) dinihari WIB, Bianconeri menang 5-4 atas AC Milan lewat adu penalti.
Trofeo Luigi Berlusconi sudah menjadi ajang tahunan buat Milan dan Juventus untuk saling berhadapan di jelang bergulirnya musim baru. Dan untuk edisi 2010 ini, meski bermain di kandang sendiri, Milan dipaksa menyerah dengan skor 4-5 melalui adu penalti.
Hasil tersebut memutus rentetan kemenangan Rossoneri atas musuh beratnya itu di ajang yang sama yang sudah bertahan sejak tahun 2005. Selain itu, kekalahan atas Bianconeri juga melanjutkan catatan tak impresif yang didapat pasukan Massimiliano Allegri setelah pekan lalu juga gagal menjuarai Trofeo Tim dan Emirates Cup.
Jalannya Pertandingan
Pelatih Gigi Del Neri memutuskan mengistirahatkan Diego dan Amauri dalam laga tersebut dan memilih menurunkan Alessandro Del Piero, David Trezeguet dan Jorge Martinez. Sementara di kubu Milan masih belum bisa menurunkan Alexandre Pato, Alessandro Nesta dan pemain barunya, Kevin Prince Boateng.
Milan lebih dulu punya peluang saat Ronaldinho memanfaatkan kesalahan pemain belakang Juventus untuk merebut bola. Namun umpan yang dilepas Dinho untuk Marco Borriello berhasil diblok oleh Alex Manninger yang keluar dari gawangnya.
Ronaldinho tampil sebagai motor permainan Milan dengan umpan-umpan yang mampu membelah pertahanan tamunya. Salah satunya adalah umpan silang yang gagal diteruskan menjadi gol oleh Oduamadi karena upaya melakukan tendangan first time tidaks sempurna.
Di sisi lain bola silang yang dilepaskan Del Piero melintas di muka gawang dan berhasil menemui kepala Trezeguet. Namun tandukan striker Prancis itu terlalu lemah hingga Christian Abbiatti bisa dengan mudah menjinakkannya.
Hingga turun minum tak ada gol berhasil dibuat kedua kesebelasan.
Di babak kedua Ronaldinho kembali menebar ancaman saat bola tendangan bebas melengkung yang disepaknya masih bisa diblok Maninger hanya dengan satu tangan. Sedangkan di sisi gawang yang lain Abbiatti juga harus bekerja keras saat meninju tendangan bebas Del Piero
Selanjutnya kedua tim bergantian saling membangun serangan. Salah satunya datang dari Diego yang masih meleset dari bidang sasaran, sementara Mathieu sempat unjuk kebolehan dengan melewati dua bek Bianconeri sebelum melepaskan tendangan yang bisa diantisipasi Maninger.
Dengan tak ada gol tercipta hingga 90 menit pertandingan, laga kemudian dilanjutkan ke periode adu penalti.
Ronaldinho dan Simone Pepe sama-sama berhasil menuntaskan tugasnya sebagai eksekutor pertama. Namun Thiago Silva gagal menyumbang gol karena sepakannya melenceng dari sasaran
Eksekutor Selanjutnya yang berturut-turut maju adalah Leonardo Bonucci, Daniele Bonera, Davide Lanzafame, Inzaghi, Diego dan Klaas-Jan Huntelaar. Kesemuanya berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik yang membuat Milan kalah dengan skor 4-5.
Susunan Pemain
Milan: Abbiati; Bonera, Papastathopoulos, Thiago Silva, Antonini; Ambrosini, Pirlo (Gattuso 72), Seedorf (Huntelaar 76); Oduamadi (Flamini 66), Borriello (Inzaghi 60), Ronaldinho
Juventus: Manninger; Grygera (Motta 79), Legrottaglie (Bonucci 72), Chiellini, De Ceglie; Pepe, Marchisio (Sissoko 58), Felipe Melo, Martinez (Lanzafame 72); Trezeguet (Amauri 58), Del Piero (Diego 58)
Adu Penalti
Penalties: Ronaldinho (goal), Pepe (goal), Thiago Silva (miss), Bonucci (goal), Bonera (goal), Lanzafame (goal), Inzaghi (goal), Diego (goal), Huntelaar (goal), Motta (goal) ( din / rin )
3d1-m4R
31st August 2010, 03:57 AM
ibra ama robinho? mantap rek...
http://www.detiksport.com/sepakbola/read/2010/08/31/004153/1431571/71/usai-ibra-milan-bidik-robinho?b99110270
GQ
31st August 2010, 01:05 PM
Senin, 30/08/2010 03:42 WIB
Milan Gasak Lecce 4-0
Doni Wahyudi - detiksport
http://www.detiksport.com/images/content/2010/08/30/71/Pato-Reuters285.jpg
AC Milan Perkasa
Milan - AC Milan memulai Seri A musim 2010/2011 dengan mengantongi tiga poin. Menjamu Lecce di San Siro, Senin (30/8/2010) dinihari WIB, Rossoneri tampil impresif dan memetik kemenangan 4-0.
Di depan pendukungnya sendiri, Milan tampil sangat percaya diri. Sentuhan Massimilliano Allegri menunjukkan indikasi sangat positif karena Andrea Pirlo tampil sangat meyakinkan dan memperagakan sepakbola menyerang yang atraktif.
Adalah Alexandre Pato yang membuka gol kemenangan Milan di menit 16, sebelum digandakan Thiago Silva tujuh menit kemudian. 'Si Bebek' asal Brasil itu mencetak gol kedua Diavolo Rosso di menit 28 dan akhirnya ditutup Filippo Inzaghi melalui aksinya di menit 90.
Hasil ini membawa Diavolo Rosso sementara memuncaki klasemen Seri A. Andrea Pirlo cs unggul selisih gol dibanding Lazio, Parma, Chievo dan Bari yang juga memetik kemenangan di pekan pertama Seri A ini.
Jalannya pertandingan
Langsung tampil menyerang sejak menit awal, kesempatan pertama Milan bikin gol datang dari tendangan roket Thiago Silva di menit 12, yang harus susah payah ditinju kiper Lecce, Antonio Rosati. Empat menit setelah kesempatan tersebut, sebuah gol akhirnya dilesakkan Pato.
Bermula dari kerjasama antara Marco Borriello dan Massimo Ambrossini, Pato cuma butuh sekali mengontrol bola untuk kemudian melepaskan tendangan keras yang bersarang di sudut tiang jauh gawang Lecce.
Enam menit berselang Seedorf membuang peluang menggandakan keunggulan. Menerima umpan terukur yang di-lob Ronaldinho tepat di muka gawang, sepakan gelandang asal Belanda itu diselamatkan Rosati dengan sangat baik.
Gol kedua Milan benar-benar tercipta semenit berselang. Kemelut di muka gawang Lecce hasil umpan silang Dinho yang sempat dibelokkan Pato, berhasil disepak ke dalam gawang oleh Silva. Bek Brasil itu melakukannya setelah memenangi duel dengan tiga pemain lawan tepat di muka garis gawang.
Pato mencetak gol keduanya, dan yang ketiga buat Milan, di menit 28. Umpan terobosan Dinho berhasil membelah barisan pertahanan Lecce dan menemui Pato yang menusuk ke tengah kotak penalti. Dengan dingin dia memperdaya kiper dan menceploskan bola ke dalam gawang yang kosong.
Milan setidaknya punya lima peluang matang berpotensi gol sebelum turun minum. Performa gemilang dari Andrea Pirlo, Dinho dan Clarence Seedorf membuat permainan tuan rumah sangat atraktif dan lini depan Milan begitu dimanjakan dengan umpan-umpan sangat terukur.
Salah satu peluang tersebut adalah upaya Dinho mencetak gol dari tengah lapangan saat melihat kiper sudah tak berada di posisinya. Sementara Pato membuang dua kans menambah gol karena upayanya dimentahkan kiper lawan.
Saat turun minum, Zlatan Ibrahimovic, yang sedari tadi duduk di tribun penonton bersama Adriano Galliani, diperkenalkan pada penonton. Dia diberi jersey bertuliskan namanya namun belum tercantum nomor punggung.
Di paruh kedua dominasi Milan sama sekali tak berkurang. Memasuki menit 60 Allegri menarik Borriello dan memasukkan pemain gaek Filippo Inzaghi, keputusan yang ternyata berimplikasi positif buat Milan.
Empat menit usai masuk lapangan, Pippo lansung menebar ancaman. Mengontrol dengan sempurna umpan Dinho, Pippo melepaskan tendangan cungkil yang masih membentur mistar gawang.
Di menit 77 Lecce mendapat peluang terbaiknya melalui Chevanton, saat tandukannya masih melebar dari gawang Christian Abbiati. Ini merupakan salah satu peluang terbaik yang dimiliki Lecce sepanjang laga.
Gol penutup Milan datang di menit 90. Bermula dari kerja keras Gennaro Gattuso di sisi kanan, Pippo mendapat bola yang lebih dulu membentur Kevin Prince Boateng dan pemain bertahan Lecce. Sepakan keras Inzaghi masuk ke gawang setelh sebelumnya membentur kaki kiper.
Susunan Pemain
Milan: Abbiati; Bonera, Nesta, Thiago Silva, Antonini; Ambrosini (Gattuso 71), Pirlo, Seedorf; Ronaldinho, Borriello (Inzaghi 63), Pato (Boateng 76)
Lecce: Rosati; Vives, Donati, Sini , Giuliatto (Chevanton 32) (Brivio 89), Ferrario; Munari (Piatti 54), Giacomazzi, Grossmuller; Mesbah; Corvia ( din / mrp )
GQ
22nd November 2010, 03:09 PM
Minggu, 21/11/2010 04:46 WIB
Ibra Menangkan Milan Lagi
Arya Perdhana - detiksport
http://www.youtube.com/watch?v=GTA53OyT2VA
Milan - Zlatan Ibrahimovic kembali menjadi pahlawan AC Milan. Setelah pekan lalu membawa klubnya menundukkan Inter Milan, kali ini gol tunggal Ibra membawa Rossoneri mengatasi Fiorentina 1-0.
Gol Ibrahimovic menjadi satu-satunya gol yang tercipta dalam duel yang dipanggungkan di Stadion San Siro, Minggu (21/11/2010) dinihari WIB tersebut. Gol itu hadir saat babak pertama tinggal berusia semenit.
Kemenangan 1-0 atas Fiorentina ini membuat Milan kokoh berdiri di puncak klasemen Seri A. Pasukan asuhan Massimiliano Allegri itu mengumpulkan 29 angka dari 13 laga, unggul empat poin dari Lazio yang punya satu pertandingan di tangan.
Jalannya pertandingan
Baru dua menit pertandingan berlangsung, Milan langsung menggebrak. Bek Daniele Bonera yang maju menyerang melepas tembakan yang memaksa kiper Fiorentina, Artur Boruc, menjatuhkan badan buat menepisnya.
Fiorentina memberikan ancaman balasan lima menit kemudian. Tendangan bebas Gaetano D'Agostino dengan indah melewati pagar hidup pemain Milan, tetapi kiper Christian Abbiati masih sigap menepis dengan satu tangan.
Jual beli serangan terus terjadi. Di menit 29, Clarence Seedorf melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Bola tidak berhasil merobek jala Fiorentina karena Boruc sigap bergerak ke kiri menolaknya.
Pada menit 41, Milan sebenarnya berhasil menyarangkan bola ke gawang La Viola, tetapi karena Robinho yang mencetak gol itu sudah off-side, maka gol tersebut pun dianulir.
Saat laga memasuki menit 44, Milan memetik gol. Mendapat umpan dari sisi kanan lapangan, Ibra yang membelakangi gawang melakukan tendangan salto buat mencetak golnya.
Di babak kedua, tepatnya di menit 57, Milan nyaris menggandakan keunggulannya. Namun kali ini tandukan Alessandro Nesta yang berdiri bebas jatuh tepat di pelukan Boruc. Skor tetap 1-0 buat Milan.
Dari satu tendangan sudut yang diperoleh Milan di menit 66, bola ditujukan kepada Thiago Silva yang berdiri di luar kotak penalti. Silva menendang dan bola menubruk tiang Boruc.
Fiorentina punya kans menyamakan kedudukan di menit 83. Aksi Alberto Gilardino melewati Nesta di garis gawang dilanjutkan dengan sodoran kepada Adem Ljajic. Gol tidak tercipta karena sepakan Ljajic ditepis Abbiati.
Hingga waktu yang ada habis, tidak ada gol tambahan dari kedua kesebelasan. Milan pun tetap berhak atas kemenangan 1-0 mereka.
Susunan pemain
Milan: Abbiati; Bonera, Silva, Nesta, Zambrotta; Gattuso, Ambrosini, Seedorf (Ronaldinho 86), Flamini; Robinho (Boateng 77), Ibrahimovic
Fiorentina: Boruc; Comotto, Kroldrup, Natali (Camporese 46), Pasqual; Donadel, D'Agostino; Cerci (Santana 60), Ljajic, Marchionni (Vargas 76); Gilardino
( arp / roz )
nad3418
26th November 2010, 03:25 AM
Numpang lewat ....
wdkurniawan
18th January 2011, 03:38 PM
Pertama kali siaran di tv Indonesia, eh seri lagi 1-1. Wah payah2
3d1-m4R
20th January 2011, 07:39 AM
Pertama kali siaran di tv Indonesia, eh seri lagi 1-1. Wah payah2
aku seneng milan, tapi lebih senang barca... visca barca
wdkurniawan
20th January 2011, 08:10 AM
aku seneng milan, tapi lebih senang barca... visca barca
Saya malah sebaliknya, sempat menyukai dan sekarang juga sedang menyukai klub dari liga lain, tapi tetap hatinya ke Milan. Ini yang bikin tahun lalu jadi tahun dukacita :(
3d1-m4R
20th January 2011, 01:17 PM
Saya malah sebaliknya, sempat menyukai dan sekarang juga sedang menyukai klub dari liga lain, tapi tetap hatinya ke Milan. Ini yang bikin tahun lalu jadi tahun dukacita :(
boleh tau alasan kenapa milih milan? pasti tentang sejarahnya? atau maldini?
wdkurniawan
20th January 2011, 04:43 PM
boleh tau alasan kenapa milih milan? pasti tentang sejarahnya? atau maldini?
Terkesan waktu Milan juara di tahun 1998-99. Kayaknya waktu itu hype-nya di kampus TN adl Juventus dan Lazio. Sebelum2nya pernah tahu ttg trio Belanda, tapi tidak terlalu aktif mengikuti. Ya sebenarnya saya baru jadi penggemar Milan.
GQ
21st January 2011, 09:21 AM
Coppa Italia
Milan - Bari 3-0
http://www.youtube.com/watch?v=bA1WMgiE6gQ
wdkurniawan
21st January 2011, 04:55 PM
Sip. Sekarang tunggu yang hari senin dinihari.
3d1-m4R
25th January 2011, 12:58 PM
Sip. Sekarang tunggu yang hari senin dinihari.
2-0 bro.............
maundri
14th February 2012, 12:01 PM
Selamat dulu nih buat abang-abang Milanisti
habis menang lawan Udinese di Stadio Friuli :D
---
Follow us @seriAitali
Terkini seputar Seri A Itali|Hasil dan Jadwal|Analisis pra pertandingan|Bursa Transfer|Gaya Hidup Pemain
Powered by vBulletin® Version 4.2.0 Copyright © 2013 vBulletin Solutions, Inc. All rights reserved.