PDA

View Full Version : Kabinet Pemerintahan RI 2009-2014



GQ
16th July 2009, 04:29 PM
Dari milis tertentu:

Perkiraan kabinet LANUTAN ( bukan LANJUTKAN karena JK udah tidak bergabung :p )... wallahuwalam. .


MENTERI KOORDINATOR
• Menko Politik Hukum dan Keamanan : Sutanto ( Mantan Kapolri )
• Menko Perekonomian : Sri Mulyani Indrawati
• Menko Kesra : Hatta Rajasa
• Sekretaris Negara : Sudi Silalahi
MENTERI DEPARTEMEN
• Menteri Dalam Negeri : Andi Malaranggeng
• Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa
• Menteri Pertahanan : Joko Suyatno (Mantan Panglima TNI)
• Menteri Hukum dan HAM : Ruhut Sitompul
• Menteri Keuangan : M.Chatib Basri
• Menteri Pertambangan dan Energi : Tubagus Haryono(BP Migas)
• Menteri Perindustrian & Pedagangan : MS Hidayat (KADIN)
• Menteri Pertanian : Dr.Ir.H. Herry Suhardiyanto M.Sc. (Rektor IPB)
• Menteri Kehutanan : Taufik Efendy
• Menteri Perhubungan : Prof. Dr. Sutanto Soehodho,
• Menteri Kelautan dan Perikanan : DR. Ir. Mohammad Jafar Hafsah
• Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : M.Jumhur Hidayat
• Menteri Pekerjaan Umum : Prof Dr.Ir Boedi Soesilo Supanji
• Menteri Kesehatan : Dr.dr Fachmi Idris, M Kes ( Ketua Umum IDI)
• Menteri Pendidikan Nasional : Anis Rasyid Bawesdan pHd (Rektor Univ. Paramadina )
• Menteri Sosial : Hidayat Nur Wahid (PKS)/Tifatul Sembiring
• Menteri Agama : Dr Salim Segaf Al Jufri ( Dubes RI untuk Saudi Arabia)
MENTERI NEGARA
• Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wajik
• Menteri Riset dan Teknologi : Dr Andy N. Sommeang (Dirjen HAKI)
• Menteri Koperasi dan UKM : Muhaimin Iskandar (PKB)
• Menteri Lingkungan Hidup : Prof Dr Jhony W Soedarsono
• Menteri Pemberdayaan Perempuan : Rahmawati Soekarnoputri
• Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : Marzuki Alie
• Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Lukman Edy
• Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional : Prof Bambang PS Brojonegoro
• Menteri BUMN : Sofyan Djalil
• Menteri Komunikasi dan Informasi : Rizal Malarangeng
• Menteri Pemuda dan Olahraga : Anas Urbaningrum
• Menteri Perumahan Rakyat : Zulkifli Hasan (PAN)
PEJABAT SETINGKAT MENTERI
• Jaksa Agung : Amir Syamsudin

Catatan: Gubernur BI (most probably akan diusulkan nama Sri Mulyani) tidak ada dalam daftar diatas karena posisi independensi BI (katanya) bukan bagian dari kabinet, alias perlu kulanuwun ke legislatif dulu.



ada nama-nama lain ?

muhamadyusuf
16th July 2009, 04:36 PM
bisa aja Gamma bikin tred..
di forum tetangga kok beda ya?

nekotisme
16th July 2009, 04:39 PM
GoJ bang...gak usah heran...:p

*onno purbo?

4WD_TN12
16th July 2009, 04:44 PM
Ruhut sitompul?? seriusss??? saya kira SBY ga bakal ambil resiko.. :)

Anies Baswedan lumayan lah... program terbaru di Paramadina dengan 2 sertifikat akademik non akademik itu sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan di Indonesia.. tapi dari diskusi terakhir bersama dia, agak nya kurang pas diposisikan di mendiknas...


sebagian, setuju dengan adanya tokoh professional dalam kabinet untuk bidang2 yang memang butuh keahlian profesi...
Prof. Dr... setidaknya bisa menjadi sebuah bukti akademis akan kemampuan profesi nya..

tapi beberapa nama kok banyak yang "orang dekat" dan "orang partai" ya... semoga susunan ini tidak benar...

GQ
16th July 2009, 04:46 PM
Anies Baswedan lumayan lah... program terbaru di Paramadina dengan 2 sertifikat akademik non akademik itu sebuah terobosan baru dalam dunia pendidikan di Indonesia.. tapi dari diskusi terakhir bersama dia, agak nya kurang pas diposisikan di mendiknas...


momennya kapan tuh Ru, kamu diskusi ama Anies ?

masih di FR skrg ?


* masih item ? :mlewat:

4WD_TN12
16th July 2009, 04:51 PM
momennya kapan tuh Ru, kamu diskusi ama Anies ?

masih di FR skrg ?


* masih item ? :mlewat:

Hari sabtu 4 juli yang lalu...
ketemu beliau di Den Haag, Belanda.. tepatnya di Sekolah Indonesia di Netherland..
kita diskusi membahas kepemudaan dan pelajar.. bareng pak Fasli Jalal - Dirjen Dikti...

Lebih cocok pak Fasli Jalal sebagai mendiknas daripada pak Anies Baswedan...

yo'i bro.. masih lama di fr..

GQ
16th July 2009, 04:56 PM
Hari sabtu 4 juli yang lalu...
ketemu beliau di Den Haag, Belanda.. tepatnya di Sekolah Indonesia di Netherland..
kita diskusi membahas kepemudaan dan pelajar.. bareng pak Fasli Jalal - Dirjen Dikti...

Lebih cocok pak Fasli Jalal sebagai mendiknas daripada pak Anies Baswedan...

yo'i bro.. masih lama di fr..


Fasli Jalal ini pegawai karir ya di Dikti ?

belum tau kisahnya .. :p

* bareng ama acara yg ada Saka 13 itu juga kah ?

kan di Den Haag juga ..

GQ
16th July 2009, 04:58 PM
another prediction from komunitas blogger ..


kabinet LANUTAN versi blogger
dikopi dari facebook bang Enda Nasution

VIVAnews - Calon presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menahan diri untuk berbicara calon menteri, karena memang belum ada keputusan pemenang pilpres dari Komisi Pemilihan Umum. Tetapi, ada tawaran menarik dari komunitas blogger terkait nama-nama calon menteri.

Susunan menteri itu memang bukan ditawarkan untuk capres-cawapres yang unggul di penghitungan cepat, SBY-Boediono. Nama-nama yang diusulkan blogger Heriyadi itu termuat dalam situs komunitas blogger di politikana.com, Rabu, 15 Juli 2009.

Banyak kalangan dari berbagai bidang masuk dalam usulan blogger. Dari mulai politisi, pengusaha, sampai aktivis hukum. Tokoh-tokoh yang masuk dalam susunan Menteri Republik Politikana itu pun bervariasi.

"Itu memang usulan dari blogger Heriyadi," kata Presiden Republik Politikana, Enda Nasution, dalam perbincangan dengan VIVAnews.

Yang menarik, dari 30 menteri itu tidak ada jabatan Menteri Koordinator. "Ngga ada menko-menko, semua menteri itu kalau butuh koordinasi langsung menghadap Presiden saja," tulis Heriyadi. Berikut nama-nama menteri versi blogger:

1. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Onno W Purbo
2. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Sandiaga S Uno
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup: Ismid Hadad
4. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan: Zoemrotin
5. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: Sudirman Said
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: August Rumansara
7. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional: Marie Pangestu
8. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Faisal Basri
9. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: Anas Urbaningrum
10. Menteri Negara Perumahan Rakyat: Eko Budihardjo/Darwis Khudori
11. Menteri Sekretaris Negara: Satya Arinanto
12. Menteri Dalam Negeri: Anies Baswedan
13. Menteri Luar Negeri: Marty Natalegawa
14. Menteri Pertahanan: Agus Widjojo
15. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: Todung Mulya Lubis
16. Menteri Keuangan: Sri Mulyani
17. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Kuntoro Mangkusubroto/ Muhammad Lutfi
18. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Hatta Sinatra
19. Menteri Pertanian: Agus Pakpahan
20. Menteri Kehutanan: Mas Achmad Santosa
21. Menteri Perhubungan: Danang Parikesit
22. Menteri Kelautan dan Perikanan: Dwisuryo Indroyono Susilo
23. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Didik J Rachbini
24. Menteri Pekerjaan Umum: Bambang Susantono
25. Menteri Kesehatan: DR. Dr. Fachmi Idris
26. Menteri Pendidikan Nasional: Dr Arif Rahman/Satryo Soemantri Brodjonegoro
27. Menteri Sosial: Imam B Prasodjo
28. Menteri Agama: Komaruddin Hidayat
29. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Meity Robot
30. Menteri Komunikasi dan Informatika: Adi Rahman Adiwoso

Panglima TNI Marsekal TNI Subandrio
Kapolri: Bagus Ekodanto
Gubernur BI: Hartadi A Sarwono
Jaksa Agung: Marwan Effendy

nekotisme
16th July 2009, 05:02 PM
hah,mr danang parikesit jd menhub?yg ugm itu kah?gak ada stok laen?:p

muhamadyusuf
17th July 2009, 08:14 AM
another prediction from me ..

kalo di isi Ikastara, siapa aja yang cocok disini?

1. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Azhari Sastranegara TN2
2. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Ivan S TN3
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup:Neko Wahyudi TN6
4. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan: Amelia T TN7
5. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: Agung W TN3
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Simon Petrus K TN1
7. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional: Takwa F TN2
8. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Wicahyo R TN2
9. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: GQR TN8
10. Menteri Negara Perumahan Rakyat: M Yusuf TN3 (saya sendiri :p)
11. Menteri Sekretaris Negara: Firdaus MM TN9
12. Menteri Dalam Negeri: Syarif S TN5
13. Menteri Luar Negeri: Khasan Ashari TN1
14. Menteri Pertahanan: Agus Bhakti TN1
15. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: AJO TN2
16. Menteri Keuangan: Rachmad K TN5
17. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Teddy WR TN3
18. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Chardin Trinanda TN2
19. Menteri Pertanian: Agus Miftah TN1
20. Menteri Kehutanan: M Siarudin TN3
21. Menteri Perhubungan: Ely Setya TN3
22. Menteri Kelautan dan Perikanan: Phycill TN7
23. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Khairil Azmi TN5
24. Menteri Pekerjaan Umum: T Wesmant TN5
25. Menteri Kesehatan: Herbert S TN2
26. Menteri Pendidikan Nasional: Paul OG TN1
27. Menteri Sosial: Abimanyu H TN6
28. Menteri Agama: M Mulky Yassin TN3
29. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Komang AT TN1
30. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rommy SW TN1

Panglima TNI : Firman DC TN1
Kapolri: : Sony Sanjaya TN1
Gubernur BI: Donald Panggari Situmorang
Jaksa Agung: JM Safar TN1

GQ
17th July 2009, 08:18 AM
hmm, nggak ada nama gw .. :mbom: :p

muhamadyusuf
17th July 2009, 08:21 AM
hmm, nggak ada nama gw .. :mbom: :p

maaf dek, salah ketik tadi...
udah di tunggu2 wartawan si..

crushadi
17th July 2009, 08:21 AM
another prediction from me ..

kalo di isi Ikastara, siapa aja yang cocok disini?

1. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Rommy SW TN1
2. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Ivan S TN3
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup:Neko Wahyudi TN6
4. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan: Amelia T TN7
5. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: Agung W TN3
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Simon Petrus K TN1
7. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional: Takwa F TN2
8. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Wicahyo R TN2
9. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: GQR TN8
10. Menteri Negara Perumahan Rakyat: M Yusuf TN3 (saya sendiri :p)
11. Menteri Sekretaris Negara: Firdaus MM TN6
12. Menteri Dalam Negeri: Syarif S TN5
13. Menteri Luar Negeri: Khasan Ashari TN1
14. Menteri Pertahanan: Agus Bhakti TN1
15. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: AJO TN2
16. Menteri Keuangan: Rachmad K TN5
17. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Teddy WR TN3
18. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Chardin Trinanda TN2
19. Menteri Pertanian: Agus Miftah TN1
20. Menteri Kehutanan: M Siarudin TN3
21. Menteri Perhubungan: Ely Setya TN3
22. Menteri Kelautan dan Perikanan: Phycill TN7
23. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Khairil Azmi TN5
24. Menteri Pekerjaan Umum: T Wesmant TN5
25. Menteri Kesehatan: Herbert S TN2
26. Menteri Pendidikan Nasional: Paul OG TN1
27. Menteri Sosial: Abimanyu H TN6
28. Menteri Agama: M Mulky Yassin TN3
29. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Komang AT TN1
30. Menteri Komunikasi dan Informatika: Azhari Sastranegara TN2

Panglima TNI : Firman DC TN1
Kapolri: : Sony Sanjaya TN1
Gubernur BI: Donald Panggari Situmorang
Jaksa Agung: JM Safar TN1





saya setuju yang ini aja deh......:mgeer::mgeer:

GQ
17th July 2009, 08:23 AM
maaf dek, salah ketik tadi...
udah di tunggu2 wartawan si..

baiklah Pak Menpera .. saya juga sudah ditunggu Bapak Presiden di Istana .. :p

GQ
17th July 2009, 08:24 AM
dan salah ketik lagi pada Mensesneg , harusnya MM Firdaus TN 9 ..

muhamadyusuf
17th July 2009, 08:29 AM
another prediction from me ..

kalo di isi Ikastara, siapa aja yang cocok disini?

1. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Azhari Sastranegara TN2
2. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Ivan S TN3
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup:Neko Wahyudi TN6
4. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan: Amelia T TN7
5. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: Agung W TN3
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Simon Petrus K TN1
7. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional: Takwa F TN2
8. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Wicahyo R TN2
9. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: GQR TN8
10. Menteri Negara Perumahan Rakyat: M Yusuf TN3 (saya sendiri :p)
11. Menteri Sekretaris Negara: MM Firdaus TN9
12. Menteri Dalam Negeri: Syarif S TN5
13. Menteri Luar Negeri: Khasan Ashari TN1
14. Menteri Pertahanan: Agus Bhakti TN1
15. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: AJO TN2
16. Menteri Keuangan: Rachmad K TN5
17. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Teddy WR TN3
18. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Chardin Trinanda TN2
19. Menteri Pertanian: Agus Miftah TN1
20. Menteri Kehutanan: M Siarudin TN3
21. Menteri Perhubungan: Assiva TN1
22. Menteri Kelautan dan Perikanan: Phycill TN7
23. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Khairil Azmi TN5
24. Menteri Pekerjaan Umum: T Wesmant TN5
25. Menteri Kesehatan: Herbert S TN2
26. Menteri Pendidikan Nasional: Paul OG TN1
27. Menteri Sosial: Abimanyu H TN6
28. Menteri Agama: M Mulky Yassin TN3
29. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Komang AT TN1
30. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rommy SW TN1

Panglima TNI : Firman DC TN1
Kapolri: : Sony Sanjaya TN1
Gubernur BI: Donald Panggari Situmorang TN3
Jaksa Agung: JM Safar TN1





revisi....
Menhub sebelumnya gak jawab telepon, jadi diganti yang baru..



dan salah ketik lagi pada Mensesneg , harusnya MM Firdaus TN 9 ..


Oke Menpora, sudah saya benarkan...
(tampangnya MMF tua si, jadi salah ngira deh :msokimut:)

nekotisme
17th July 2009, 09:01 AM
wah.....padahal daku ngincer jabatan Meneg BUMN....:p

Wesmant
17th July 2009, 10:01 AM
wah.....padahal daku ngincer jabatan Meneg BUMN....:p

kenapa gak menhub aja? :P

muhamadyusuf
17th July 2009, 10:05 AM
wah.....padahal daku ngincer jabatan Meneg BUMN....:p
harusnya menteri lingkungan web dan forum...

Wesmant
17th July 2009, 10:07 AM
harusnya menteri lingkungan web dan forum...

men pendayagunaan junker :p

nekotisme
17th July 2009, 10:48 AM
kenapa gak menhub aja? :P


harusnya menteri lingkungan web dan forum...


men pendayagunaan junker :p

meneg LH juga boleh.....masih nyambung ama latar belakang pendidikan...jadi bisa di justifikasi dari jalur profesional...:p

menhub juga boleh.......nyambung ama tempat kerja...

meneg BUMN apalagi....nyambung lagi....:p

yah sejelek jeleknya eselon I di departemen PU ato kementerian negara perencanaan pembangunan nasioanal lah...:p

:mkabur:

GQ
12th September 2009, 01:00 PM
forum Rektor se-Indonesia berharap SBY memilih mendiknas bukan dari kalangan parpol ..

nad3418
12th September 2009, 10:57 PM
Dapat issue kalau Menkes sekarang bakal jadi MenkoKesra dan posisi MEnKEs akan disis Bu Ka Badan POM ....

danialukitasari
13th September 2009, 02:50 AM
another prediction from me ..

kalo di isi Ikastara, siapa aja yang cocok disini?

1. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Azhari Sastranegara TN2
2. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Ivan S TN3
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup:Neko Wahyudi TN6
4. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan: Amelia T TN7
5. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: Agung W TN3
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Simon Petrus K TN1
7. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional: Takwa F TN2
8. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Wicahyo R TN2
9. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: GQR TN8
10. Menteri Negara Perumahan Rakyat: M Yusuf TN3 (saya sendiri :p)
11. Menteri Sekretaris Negara: Firdaus MM TN9
12. Menteri Dalam Negeri: Syarif S TN5
13. Menteri Luar Negeri: Khasan Ashari TN1
14. Menteri Pertahanan: Agus Bhakti TN1
15. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: AJO TN2
16. Menteri Keuangan: Rachmad K TN5
17. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Teddy WR TN3
18. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Chardin Trinanda TN2
19. Menteri Pertanian: Agus Miftah TN1
20. Menteri Kehutanan: M Siarudin TN3
21. Menteri Perhubungan: Ely Setya TN3
22. Menteri Kelautan dan Perikanan: Phycill TN7
23. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Khairil Azmi TN5
24. Menteri Pekerjaan Umum: T Wesmant TN5
25. Menteri Kesehatan: Herbert S TN2
26. Menteri Pendidikan Nasional: Paul OG TN1
27. Menteri Sosial: Abimanyu H TN6
28. Menteri Agama: M Mulky Yassin TN3
29. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Komang AT TN1
30. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rommy SW TN1

Panglima TNI : Firman DC TN1
Kapolri: : Sony Sanjaya TN1
Gubernur BI: Donald Panggari Situmorang
Jaksa Agung: JM Safar TN1






kok abel gk ada sih????

Wesmant
14th September 2009, 01:38 AM
kok abel gk ada sih????

Abel kan Jubir Presiden :)

danialukitasari
14th September 2009, 02:10 AM
Abel kan Jubir Presiden :)

gk ditulis.

hiks. :(

Wesmant
14th September 2009, 10:28 AM
gk ditulis.

hiks. :(

coba, ditambahin aja sendiri ;)

javaneska
14th September 2009, 01:41 PM
acara bagi2 kue bentar lagi.. abis lebaran.. cocok lah. 1 Oktober pula.. saktiii :mlewat:

rfauzi
14th September 2009, 02:02 PM
kok abel gk ada sih????

Kak Abel nanti namanya dimasukin di kabinet 2 periode berikutnya.
*waiting list.....:p

rfauzi
14th September 2009, 02:03 PM
acara bagi2 kue bentar lagi.. abis lebaran.. cocok lah. 1 Oktober pula.. saktiii :mlewat:

ikut deg degan bang? :mbisik::p

nekotisme
14th September 2009, 02:06 PM
ikut deg degan bang? :mbisik::p

kalo gak deg degan dah gak berdetak dong ji jantungnya....:p

ach.alf.fhm
14th September 2009, 02:33 PM
another prediction from me ..

kalo di isi Ikastara, siapa aja yang cocok disini?

1. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Azhari Sastranegara TN2
2. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Ivan S TN3
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup:Neko Wahyudi TN6
4. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan: Amelia T TN7
5. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: Agung W TN3
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Simon Petrus K TN1
7. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional: Takwa F TN2
8. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Wicahyo R TN2
9. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: GQR TN8
10. Menteri Negara Perumahan Rakyat: M Yusuf TN3 (saya sendiri :p)
11. Menteri Sekretaris Negara: Firdaus MM TN9
12. Menteri Dalam Negeri: Syarif S TN5
13. Menteri Luar Negeri: Khasan Ashari TN1
14. Menteri Pertahanan: Agus Bhakti TN1
15. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: AJO TN2
16. Menteri Keuangan: Rachmad K TN5
17. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Teddy WR TN3
18. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Chardin Trinanda TN2
19. Menteri Pertanian: Agus Miftah TN1
20. Menteri Kehutanan: M Siarudin TN3
21. Menteri Perhubungan: Ely Setya TN3
22. Menteri Kelautan dan Perikanan: Phycill TN7
23. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Khairil Azmi TN5
24. Menteri Pekerjaan Umum: T Wesmant TN5
25. Menteri Kesehatan: Herbert S TN2
26. Menteri Pendidikan Nasional: Paul OG TN1
27. Menteri Sosial: Abimanyu H TN6
28. Menteri Agama: M Mulky Yassin TN3
29. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Komang AT TN1
30. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rommy SW TN1

Panglima TNI : Firman DC TN1
Kapolri: : Sony Sanjaya TN1
Gubernur BI: Donald Panggari Situmorang
Jaksa Agung: JM Safar TN1






karena nama gw gak ada, gw mencalonkan diri menjadi ketua Kak PeKa :p

nekotisme
14th September 2009, 02:36 PM
karena nama gw gak ada, gw mencalonkan diri menjadi ketua Kak PeKa :p

Godzilla ama ente kayaknya kalah mup........:mngacir:

javaneska
14th September 2009, 02:37 PM
ikut deg degan bang? :mbisik::p

deg2an? wah ngapain.. ngga ngaruh di gw secara langsung. Ya secara skala nasional kali yak.. apapun masalahnya.. yg penting bagi2 kuenya... :mlewat:

aditkus
14th September 2009, 03:35 PM
karena nama gw gak ada, gw mencalonkan diri menjadi ketua Kak PeKa :p

saya Be Pe Kak aja deh

ach.alf.fhm
14th September 2009, 03:41 PM
Godzilla ama ente kayaknya kalah mup........:mngacir:

wadohh suampah pah pah nyah nyah tulung di singkrekan... :p

nekotisme
14th September 2009, 04:19 PM
wadohh suampah pah pah nyah nyah tulung di singkrekan... :p

nih biar siap siap kalo mau masuk kabinet, klik di sini..... (http://ksuheimi.blogspot.com/2009/09/fw-trs-re-keluarga-polri-kutipan-dari.html)

amelia
14th September 2009, 09:21 PM
another prediction from me ..

kalo di isi Ikastara, siapa aja yang cocok disini?

1. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Azhari Sastranegara TN2
2. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Ivan S TN3
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup:Neko Wahyudi TN6
4. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan: Amelia T TN7
5. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: Agung W TN3
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Simon Petrus K TN1
7. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional: Takwa F TN2
8. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Wicahyo R TN2
9. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: GQR TN8
10. Menteri Negara Perumahan Rakyat: M Yusuf TN3 (saya sendiri :p)
11. Menteri Sekretaris Negara: Firdaus MM TN9
12. Menteri Dalam Negeri: Syarif S TN5
13. Menteri Luar Negeri: Khasan Ashari TN1
14. Menteri Pertahanan: Agus Bhakti TN1
15. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: AJO TN2
16. Menteri Keuangan: Rachmad K TN5
17. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Teddy WR TN3
18. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Chardin Trinanda TN2
19. Menteri Pertanian: Agus Miftah TN1
20. Menteri Kehutanan: M Siarudin TN3
21. Menteri Perhubungan: Ely Setya TN3
22. Menteri Kelautan dan Perikanan: Phycill TN7
23. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Khairil Azmi TN5
24. Menteri Pekerjaan Umum: T Wesmant TN5
25. Menteri Kesehatan: Herbert S TN2
26. Menteri Pendidikan Nasional: Paul OG TN1
27. Menteri Sosial: Abimanyu H TN6
28. Menteri Agama: M Mulky Yassin TN3
29. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Komang AT TN1
30. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rommy SW TN1

Panglima TNI : Firman DC TN1
Kapolri: : Sony Sanjaya TN1
Gubernur BI: Donald Panggari Situmorang
Jaksa Agung: JM Safar TN1








lebih tertarik jadi Menteri PU....:mmikir:

pemberdayaan perempuan mah jeng Lany lebih manteb deh :mgeer:

Wesmant
14th September 2009, 09:22 PM
ada yang mau saingan :p

amelia
14th September 2009, 09:26 PM
ada yang mau saingan :p

ato abang mau tukeran jadi Men Pemberdayaan Perempuan?:p

Wesmant
14th September 2009, 09:27 PM
ato abang mau tukeran jadi Men Pemberdayaan Perempuan?:p

pengen jadi Pang TNI :p

amelia
14th September 2009, 09:29 PM
pengen jadi Pang TNI :p

ada yang salah jurusan :p

Wesmant
14th September 2009, 09:36 PM
ada yang salah jurusan :p

Ir. Soekarno PangTi loh, Teknik Sipil kan?:mlewat:

amelia
15th September 2009, 11:58 AM
Ir. Soekarno PangTi loh, Teknik Sipil kan?:mlewat:
itu kan PangTi... bukan Pang TNI... ya bedo to...:msokimut:

Wesmant
15th September 2009, 11:59 AM
itu kan PangTi... bukan Pang TNI... ya bedo to...:msokimut:

yang lebih tinggi aja bisa, kenapa yang dibawahnya engga.

Kak Amel Arsitek gak bisa jadi drafter yah? :p

amelia
15th September 2009, 12:14 PM
yang lebih tinggi aja bisa, kenapa yang dibawahnya engga.

Kak Amel Arsitek gak bisa jadi drafter yah? :p

bukan ga bisa... dah mualessss..... :p

Wesmant
15th September 2009, 02:36 PM
bukan ga bisa... dah mualessss..... :p

terjawb kan? :p

amelia
16th September 2009, 01:44 PM
terjawb kan? :p

oh bang ted pemales toh rupanya.... :mlewat:

Wesmant
16th September 2009, 01:57 PM
oh bang ted pemales toh rupanya.... :mlewat:

baru tau? :p

amelia
16th September 2009, 02:00 PM
baru tau? :p

iya baru tau...

tak kirain bang ted rajin bekerja, gemar meraih prestasi dan giat berusaha..... :msokimut:

Wesmant
16th September 2009, 02:04 PM
iya baru tau...

tak kirain bang ted rajin bekerja, gemar meraih prestasi dan giat berusaha..... :msokimut:

kalau gw demikian, tidak akan kerja jadi CM sekarang Mel ;) wekekekekek...

GQ
15th October 2009, 12:15 PM
Kamis, 15 Oktober 2009 | 09:05 WIB

Oleh Anwar Hudijono

KOMPAS.com-Setelah Raja Pajang Sultan Hadiwijaya wafat, ada dua poros suksesi utama, yaitu Pangeran Benawa di Pajang dan Panembahan Mas di Madiun. Keduanya sama-sama keturunan darah biru Sultan Trenggana dari Demak Bintara.

Namun, ternyata yang muncul adalah Panembahan Senapati dari Mataram. Dia bukan trah raja. Dia yang semasa kecil bernama Sutawijaya lahir dari kalangan jelata. Ayahnya, Manahan, pernah menjadi perwira Demak bergelar Ronggo Tohjoyo.

Senapati memegang teguh wewarah (ajaran) kultur Jawa bahwa tan ana baskara kembar (tak ada matahari kembar). Tidak boleh ada kekuasaan yang membayanginya. Kekuasaan yang bisa membayangi dirinya ditaklukkan dengan prinsip menang tanpa merendahkan. Berarti memilih penyelesaian politik. Kalau tidak bisa, baru dengan cara militer.

Kerajaan Pajang dilikuidasi. Pewarisnya, Pangeran Benawa, dijadikan bupati di Jipang. Diperhitungkan, Benawa tak akan bisa besar karena berada di daerah basis pendukung Pangeran Sedalepen, musuh kakeknya, Trenggana.

Jurus gertak dan jepit dilakukan terhadap Madiun. Disertai ancaman militer, dipilih pula jalur politik. Retna Dumilah, anak Panembahan Mas, dijadikan istri.

Adipati Pragola di Pati masih memberontak. Senapati tahu, menyerang akan menimbulkan korban besar dan melelahkan karena Pati cukup kuat. Untuk itulah, putrinya, Pambayun, dijadikan umpan untuk menjerat Pragola sampai akhirnya dikawin. Pragola memang mau menghadap Senapati, tetapi sebagai menantu. Sementara sebagai penguasa, dia tetap tidak mau tunduk.

Akhirnya Senapati membunuh Pragola dengan cara mengempaskan kepalanya di batu hitam yang didudukinya saat menantunya itu sungkem. Jasad Pragola dikubur separuh dalam tembok istana, separuh di luar. Itu sebagai simbol separuh sebagai keluarga, tetapi separuh adalah musuh.

Senapati terus menggeber sayap kekuasaannya. Semua harus tunduk, karena pada dasarnya raja yang besar adalah bila seluruh rakyat tunduk. Kalau ada yang masih memberontak atau mbalela (oposisi), berarti kebesarannya berkurang.

Sampai-sampai dia nyaris lupa diri, nafsu kekuasaan yang terlalu besar sehingga lupa norma seperti hendak menghancurkan Giri dan Cirebon. Padahal, kedua daerah ini dicintai rakyat karena memiliki otoritas keagamaan, bukan semata otoritas politik. Demak pun menaruh hormat dan menjadikan keduanya sebagai konfederasi.

Mendekati kemutlakan

Menurut ”ilmu pangremesan”, otak-atik mathuk (dicocok-cocokkan) proses tampilnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di puncak kekuasaan mirip Senapati. Pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2004, ada dua poros utama trahing kesuma rembesing madu politik. Mereka adalah Megawati Soekarnoputri dari trah presiden pertama, Soekarno, dan Wiranto yang boleh dibilang adalah representasi dari trah presiden kedua, Soeharto.

Namun, ternyata yang muncul adalah SBY dari luar arus utama itu. Kemenangan SBY sangat mencengangkan. Dia mendapat legitimasi mitos sebagai Satria Piningit, yaitu lahirnya pemimpin yang memang menjadi suratan alam. Apalagi dia memang sempat terpingit (menyembunyikan diri) di Cikeas, Bogor, setelah berhenti dari kabinet Megawati. Dia seperti Senapati yang menyingkir di Hutan Mentaok yang lalu menjadi Mataram. Senapati pun mendapat legitimasi sebagai penguasa yang memang dikehendaki jagat karena ayahnya meminum air kelapa milik Ki Ageng Giring. Ada suara gaib yang mengatakan, siapa yang meminum air kelapa itu, keturunannya akan menjadi penguasa Tanah Jawa.

Karier kekuasaan SBY dan Senapati sama-sama berada di garis naik. Kalau pada Pilpres 2004 SBY harus menang dua putaran, pada Pilpres 2009 dia menang satu putaran dengan suara hampir 60 persen.

Kemenangan itu sebenarnya memberikan legitimasi yang kuat. Akan tetapi, rupanya itu belum cukup. Terkesan SBY ingin agar seluruh kekuatan politik tunduk. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang pada periode pertamanya bersikap oposisi, dikempit dengan cara Taufik Kiemas, suami Megawati, didorong menjadi Ketua MPR. Partai Golkar pun hampir pasti akan digandeng dengan diberi menteri atau kompensasi lain.

Pada periode kedua ini kekuasaan SBY benar-benar mendekati kemutlakan. Gangguan dari parlemen hampir pasti tak akan ada lagi, seperti pada periode pertama. Kekuatan yudikatif sama lemahnya dengan legislatif, apalagi setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin melemah.

Jika pada periode pertama masih ada nuansa matahari kembar dengan Wakil Presiden M Jusuf Kalla, periode kedua ini hampir pasti tidak ada. Boediono akan bisa bersikap cukup menjadi rembulan. Seterang apa pun, jika matahari ada, rembulan akan pucat pasi.

Menurut ”ilmu titen”, kekuasaan yang semakin besar, apalagi mendekati mutlak, akan mudah sekali mengundang melik nggendong lali (lupa diri). Hal itu tidak dibatasi apakah itu kekuasaan kerajaan atau demokrasi. Soekarno terpilih dengan cara semidemokrasi. Namun, dia membiarkan dirinya dinobatkan sebagai presiden seumur hidup.

Soeharto juga dipilih MPR hasil pemilu sebagai bentuk demokrasi. Toh, ia tetap mau dipilih kembali kendati sudah berkuasa 30 tahun. Dia juga dinilai diktatorial. KH Abdurrahman Wahid pun nyaris ”lupa diri” ketika membubarkan MPR, yang kemudian melengserkannya.

Munculnya sikap lupa diri itu tidak selalu semata dari diri sang penguasa, tetapi juga bisa dari orang di sekitarnya, baik yang bertujuan mengeruk keuntungan pribadi maupun menjerumuskannya. Dalam cerita Mahabarata, Prabu Duryudana tak mau menyerahkan separuh Hastina kepada Pandawa karena provokasi Patih Sengkuni dan Pandita Durna. Kisah itu bisa terjadi dalam dunia nyata kekuasaan di negeri ini pula.

Tanda awal berjangkitnya lupa diri itu, menurut ”ilmu titen”, jika penguasa sangat sensitif terhadap perbedaan pendapat, apalagi kritik karena merasa dirinya paling benar, paling berkuasa, paling kuat, dan semua orang harus tunduk. Dengan demikian, kalau ada yang berani berbeda pendapat, itu sudah dikategorikan memberontak atau beroposisi.

Semoga SBY tak sampai melik nggendong lali meski kemungkinan itu bisa terjadi. Lihat saja, dengan menguasai parlemen, SBY akan dengan mudah mengubah batasan masa jabatan presiden dua periode pada konstitusi menjadi lebih. Kalau ia bisa lepas jeratan ”lupa diri”, insya Allah dia akan bisa mengantar Indonesia memasuki zaman emas, seperti Senapati mengantar Sultan Agung membawa Mataram meraih masa keemasan.

zatria
15th October 2009, 02:51 PM
Kamis, 15 Oktober 2009 | 09:05 WIB

Oleh Anwar Hudijono

KOMPAS.com-Setelah Raja Pajang Sultan Hadiwijaya wafat, ada dua poros suksesi utama, yaitu Pangeran Benawa di Pajang dan Panembahan Mas di Madiun. Keduanya sama-sama keturunan darah biru Sultan Trenggana dari Demak Bintara.

Namun, ternyata yang muncul adalah Panembahan Senapati dari Mataram. Dia bukan trah raja. Dia yang semasa kecil bernama Sutawijaya lahir dari kalangan jelata. Ayahnya, Manahan, pernah menjadi perwira Demak bergelar Ronggo Tohjoyo.

Senapati memegang teguh wewarah (ajaran) kultur Jawa bahwa tan ana baskara kembar (tak ada matahari kembar). Tidak boleh ada kekuasaan yang membayanginya. Kekuasaan yang bisa membayangi dirinya ditaklukkan dengan prinsip menang tanpa merendahkan. Berarti memilih penyelesaian politik. Kalau tidak bisa, baru dengan cara militer.

Kerajaan Pajang dilikuidasi. Pewarisnya, Pangeran Benawa, dijadikan bupati di Jipang. Diperhitungkan, Benawa tak akan bisa besar karena berada di daerah basis pendukung Pangeran Sedalepen, musuh kakeknya, Trenggana.

Jurus gertak dan jepit dilakukan terhadap Madiun. Disertai ancaman militer, dipilih pula jalur politik. Retna Dumilah, anak Panembahan Mas, dijadikan istri.

Adipati Pragola di Pati masih memberontak. Senapati tahu, menyerang akan menimbulkan korban besar dan melelahkan karena Pati cukup kuat. Untuk itulah, putrinya, Pambayun, dijadikan umpan untuk menjerat Pragola sampai akhirnya dikawin. Pragola memang mau menghadap Senapati, tetapi sebagai menantu. Sementara sebagai penguasa, dia tetap tidak mau tunduk.

Akhirnya Senapati membunuh Pragola dengan cara mengempaskan kepalanya di batu hitam yang didudukinya saat menantunya itu sungkem. Jasad Pragola dikubur separuh dalam tembok istana, separuh di luar. Itu sebagai simbol separuh sebagai keluarga, tetapi separuh adalah musuh.

Senapati terus menggeber sayap kekuasaannya. Semua harus tunduk, karena pada dasarnya raja yang besar adalah bila seluruh rakyat tunduk. Kalau ada yang masih memberontak atau mbalela (oposisi), berarti kebesarannya berkurang.

Sampai-sampai dia nyaris lupa diri, nafsu kekuasaan yang terlalu besar sehingga lupa norma seperti hendak menghancurkan Giri dan Cirebon. Padahal, kedua daerah ini dicintai rakyat karena memiliki otoritas keagamaan, bukan semata otoritas politik. Demak pun menaruh hormat dan menjadikan keduanya sebagai konfederasi.

Mendekati kemutlakan

Menurut ”ilmu pangremesan”, otak-atik mathuk (dicocok-cocokkan) proses tampilnya Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di puncak kekuasaan mirip Senapati. Pada Pemilu Presiden (Pilpres) 2004, ada dua poros utama trahing kesuma rembesing madu politik. Mereka adalah Megawati Soekarnoputri dari trah presiden pertama, Soekarno, dan Wiranto yang boleh dibilang adalah representasi dari trah presiden kedua, Soeharto.

Namun, ternyata yang muncul adalah SBY dari luar arus utama itu. Kemenangan SBY sangat mencengangkan. Dia mendapat legitimasi mitos sebagai Satria Piningit, yaitu lahirnya pemimpin yang memang menjadi suratan alam. Apalagi dia memang sempat terpingit (menyembunyikan diri) di Cikeas, Bogor, setelah berhenti dari kabinet Megawati. Dia seperti Senapati yang menyingkir di Hutan Mentaok yang lalu menjadi Mataram. Senapati pun mendapat legitimasi sebagai penguasa yang memang dikehendaki jagat karena ayahnya meminum air kelapa milik Ki Ageng Giring. Ada suara gaib yang mengatakan, siapa yang meminum air kelapa itu, keturunannya akan menjadi penguasa Tanah Jawa.

Karier kekuasaan SBY dan Senapati sama-sama berada di garis naik. Kalau pada Pilpres 2004 SBY harus menang dua putaran, pada Pilpres 2009 dia menang satu putaran dengan suara hampir 60 persen.

Kemenangan itu sebenarnya memberikan legitimasi yang kuat. Akan tetapi, rupanya itu belum cukup. Terkesan SBY ingin agar seluruh kekuatan politik tunduk. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, yang pada periode pertamanya bersikap oposisi, dikempit dengan cara Taufik Kiemas, suami Megawati, didorong menjadi Ketua MPR. Partai Golkar pun hampir pasti akan digandeng dengan diberi menteri atau kompensasi lain.

Pada periode kedua ini kekuasaan SBY benar-benar mendekati kemutlakan. Gangguan dari parlemen hampir pasti tak akan ada lagi, seperti pada periode pertama. Kekuatan yudikatif sama lemahnya dengan legislatif, apalagi setelah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) semakin melemah.

Jika pada periode pertama masih ada nuansa matahari kembar dengan Wakil Presiden M Jusuf Kalla, periode kedua ini hampir pasti tidak ada. Boediono akan bisa bersikap cukup menjadi rembulan. Seterang apa pun, jika matahari ada, rembulan akan pucat pasi.

Menurut ”ilmu titen”, kekuasaan yang semakin besar, apalagi mendekati mutlak, akan mudah sekali mengundang melik nggendong lali (lupa diri). Hal itu tidak dibatasi apakah itu kekuasaan kerajaan atau demokrasi. Soekarno terpilih dengan cara semidemokrasi. Namun, dia membiarkan dirinya dinobatkan sebagai presiden seumur hidup.

Soeharto juga dipilih MPR hasil pemilu sebagai bentuk demokrasi. Toh, ia tetap mau dipilih kembali kendati sudah berkuasa 30 tahun. Dia juga dinilai diktatorial. KH Abdurrahman Wahid pun nyaris ”lupa diri” ketika membubarkan MPR, yang kemudian melengserkannya.

Munculnya sikap lupa diri itu tidak selalu semata dari diri sang penguasa, tetapi juga bisa dari orang di sekitarnya, baik yang bertujuan mengeruk keuntungan pribadi maupun menjerumuskannya. Dalam cerita Mahabarata, Prabu Duryudana tak mau menyerahkan separuh Hastina kepada Pandawa karena provokasi Patih Sengkuni dan Pandita Durna. Kisah itu bisa terjadi dalam dunia nyata kekuasaan di negeri ini pula.

Tanda awal berjangkitnya lupa diri itu, menurut ”ilmu titen”, jika penguasa sangat sensitif terhadap perbedaan pendapat, apalagi kritik karena merasa dirinya paling benar, paling berkuasa, paling kuat, dan semua orang harus tunduk. Dengan demikian, kalau ada yang berani berbeda pendapat, itu sudah dikategorikan memberontak atau beroposisi.

Semoga SBY tak sampai melik nggendong lali meski kemungkinan itu bisa terjadi. Lihat saja, dengan menguasai parlemen, SBY akan dengan mudah mengubah batasan masa jabatan presiden dua periode pada konstitusi menjadi lebih. Kalau ia bisa lepas jeratan ”lupa diri”, insya Allah dia akan bisa mengantar Indonesia memasuki zaman emas, seperti Senapati mengantar Sultan Agung membawa Mataram meraih masa keemasan.



Ada yang lupa cerita kalo panembahan senopati tidak "mengakuisisi" Demak,
melainkan membentuk kerajaan baru yaitu Mataram,
yang masih bisa disaksikan salah satu "pecahan" nya sebagai keraton Yogyakarta sekarang ( dipecah sama Belanda jadi 4, pakualaman, kesultanan 2 lainnya ngga inget )
jadi pelajaran yang kita dapat adalah :
politik itu busuk,
sejak jaman dulu juga udah busuk tuh :mgeer:


zatria

ach.alf.fhm
15th October 2009, 02:56 PM
Ada yang lupa cerita kalo panembahan senopati tidak "mengakuisisi" Demak,
melainkan membentuk kerajaan baru yaitu Mataram,
yang masih bisa disaksikan salah satu "pecahan" nya sebagai keraton Yogyakarta sekarang ( dipecah sama Belanda jadi 4, pakualaman, kesultanan 2 lainnya ngga inget )
jadi pelajaran yang kita dapat adalah :
politik itu busuk,
sejak jaman dulu juga udah busuk tuh :mgeer:


zatria

pakubuwanan, hamengkualaman, hamengkubuwanan, pakualaman... begitu bang :mbisik:

GQ
15th October 2009, 03:53 PM
Bukannya Kasultanan Ngayogyakarta dan Kasunanan Surakarta ? :mcengo:

nad3418
15th October 2009, 05:12 PM
Bukannya Kasultanan Ngayogyakarta dan Kasunanan Surakarta ? :mcengo:

Ah ndak usah ngaku orang Yogya kau Gam :mbom:

GQ
15th October 2009, 05:17 PM
Ah ndak usah ngaku orang Yogya kau Gam :mbom:

ndak pernah diundang Kanjeng Sultan ke Kraton, bang .. :p

soe.boeh
15th October 2009, 05:17 PM
Bukannya Kasultanan Ngayogyakarta dan Kasunanan Surakarta ? :mcengo:

masih kurang bro... bukannya akhirnya jadi kebagi empat karena ditambah mangkunegaran sama pakualaman???

GQ
15th October 2009, 05:20 PM
masih kurang bro... bukannya akhirnya jadi kebagi empat karena ditambah mangkunegaran sama pakualaman???


nah itu .. thx Bang Dito ..

*masih hobi nyetarbak sendirian bang ? :p

soe.boeh
15th October 2009, 05:21 PM
*masih hobi nyetarbak sendirian bang ? :p

husshhh... kata sapa sendirian??? udah ada tim ikastara nyetarbak nih...
wekekekeke....

GQ
15th October 2009, 05:22 PM
husshhh... kata sapa sendirian??? udah ada tim ikastara nyetarbak nih...
wekekekeke....

tempo tempo gw baca di status lo .. :p

soe.boeh
15th October 2009, 05:25 PM
tempo tempo gw baca di status lo .. :p

itu kalo lagi cari wangsit aja... hehehe...

nekotisme
15th October 2009, 06:05 PM
nah itu .. thx Bang Dito ..

*masih hobi nyetarbak sendirian bang ? :p

*waktu itu di setbul rame rame kok gam....:mngacir:

ach.alf.fhm
15th October 2009, 10:11 PM
masih kurang bro... bukannya akhirnya jadi kebagi empat karena ditambah mangkunegaran sama pakualaman???

mangkunegaraan tuh hmmm bener gak sih?:mmikir:

muhamadyusuf
16th October 2009, 08:35 AM
another prediction from me ..

kalo di isi Ikastara, siapa aja yang cocok disini?

1. Menteri Negara Riset dan Teknologi: Azhari Sastranegara TN2
2. Menteri Negara Koperasi dan UKM : Ivan S TN3
3. Menteri Negara Lingkungan Hidup:Neko Wahyudi TN6
4. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan: Amelia T TN7
5. Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara: Agung W TN3
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal: Simon Petrus K TN1
7. Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional: Takwa F TN2
8. Menteri Negara Badan Usaha Milik Negara: Wicahyo R TN2
9. Menteri Negara Pemuda dan Olahraga: GQR TN8
10. Menteri Negara Perumahan Rakyat: M Yusuf TN3 (saya sendiri :p)
11. Menteri Sekretaris Negara: Firdaus MM TN9
12. Menteri Dalam Negeri: Syarif S TN5
13. Menteri Luar Negeri: Khasan Ashari TN1
14. Menteri Pertahanan: Agus Bhakti TN1
15. Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia: AJO TN2
16. Menteri Keuangan: Rachmad K TN5
17. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral: Teddy WR TN3
18. Menteri Perdagangan dan Perindustrian: Chardin Trinanda TN2
19. Menteri Pertanian: Agus Miftah TN1
20. Menteri Kehutanan: M Siarudin TN3
21. Menteri Perhubungan: Ely Setya TN3
22. Menteri Kelautan dan Perikanan: Phycill TN7
23. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi: Khairil Azmi TN5
24. Menteri Pekerjaan Umum: T Wesmant TN5
25. Menteri Kesehatan: Herbert S TN2
26. Menteri Pendidikan Nasional: Paul OG TN1
27. Menteri Sosial: Abimanyu H TN6
28. Menteri Agama: M Mulky Yassin TN3
29. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata: Komang AT TN1
30. Menteri Komunikasi dan Informatika: Rommy SW TN1

Panglima TNI : Firman DC TN1
Kapolri: : Sony Sanjaya TN1
Gubernur BI: Donald Panggari Situmorang TN3
Jaksa Agung: JM Safar TN1






beneran gak ya??
:mzoom::mzoom::mzoom:

zatria
16th October 2009, 10:00 AM
mangkunegaraan tuh hmmm bener gak sih?:mmikir:

ngga tau :Mgeer:
saya orang daerah bekas kerajaan "Demak Bintoro" :Mgeer:


zatria

GQ
16th October 2009, 12:25 PM
curhatan seorang menteri 2004-2009 pada rapim terakhir ..

*info dari staff yg dipercaya :mbisik:

Ring Ring - ABBA

I was sitting by the phone
I was waiting all alone
Baby by myself I sit and wait and wonder about you
Its a dark and dreary night
Seems like nothings going right
Wont you tell me honey how can I go on here without you?

Yes Im down and feeling blue
And I dont know what to do, oh-oh

Ring, ring, why dont you give me a call?
Ring, ring, the happiest sound of them all
Ring, ring, I stare at the phone on the wall
And I sit all alone impatiently
Wont you please understand the need in me
So, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?

You were here and now youre gone
Hey did I do something wrong?
I just cant believe that I could be so badly mistaken
Was it me or was it you?
Tell me, are we really through?
Wont you hear me cry and you will know that my heart is breaking

Please forgive and then forget
Or maybe darling better yet, oh-oh

Ring, ring, why dont you give me a call?
Ring, ring, the happiest sound of them all
Ring, ring, I stare at the phone on the wall
And I sit all alone impatiently
Wont you please understand the need in me
So, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?
Oh-oh, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?



.
.
.
.


So, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?
Oh-oh, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?

Benny_BA
16th October 2009, 12:52 PM
curhatan seorang menteri 2004-2009 pada rapim terakhir ..

*info dari staff yg dipercaya :mbisik:

Ring Ring - ABBA

I was sitting by the phone
I was waiting all alone
Baby by myself I sit and wait and wonder about you
Its a dark and dreary night
Seems like nothings going right
Wont you tell me honey how can I go on here without you?

Yes Im down and feeling blue
And I dont know what to do, oh-oh

Ring, ring, why dont you give me a call?
Ring, ring, the happiest sound of them all
Ring, ring, I stare at the phone on the wall
And I sit all alone impatiently
Wont you please understand the need in me
So, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?

You were here and now youre gone
Hey did I do something wrong?
I just cant believe that I could be so badly mistaken
Was it me or was it you?
Tell me, are we really through?
Wont you hear me cry and you will know that my heart is breaking

Please forgive and then forget
Or maybe darling better yet, oh-oh

Ring, ring, why dont you give me a call?
Ring, ring, the happiest sound of them all
Ring, ring, I stare at the phone on the wall
And I sit all alone impatiently
Wont you please understand the need in me
So, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?
Oh-oh, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?



.
.
.
.


So, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?
Oh-oh, ring, ring, why dont you give me a call?
So, ring, ring, why dont you give me a call?




hahhahahha.... greeen greeen suara telepon meluncur!

Benny_BA
16th October 2009, 12:54 PM
yah... tertolak bang... zannen deshita!

lain kaih yah bang gamcess:mbisik:

ach.alf.fhm
16th October 2009, 06:58 PM
beneran gak ya??
:mzoom::mzoom::mzoom:

masih mleset untuk tahun ini.... :mbisik: :p

getepe
19th October 2009, 10:13 PM
temen gue baca di kaskus katanya ada calon menteri yg hedofilia gitu deh...sapa ya??? :mmikir:

rfauzi
20th October 2009, 05:50 PM
temen gue baca di kaskus katanya ada calon menteri yg hedofilia gitu deh...sapa ya??? :mmikir:

hedofilia itu apa bang?
suka hedon? :p

nad3418
20th October 2009, 07:04 PM
Yang jelas aku sangat senang, si Ibu tidak terpilih lagi. Cukup parah kerusakan sistem yang sudah dibuatnya .... :(

fixshine
20th October 2009, 10:14 PM
tp kan cukup jadi pejuang anti virus merk lokal wekekekw

nad3418
21st October 2009, 12:02 AM
tp kan cukup jadi pejuang anti virus merk lokal wekekekw

Terealisasi kah? :mbisik: :mbisik:

Itu kan strategi cari popularitas aja. Di Indonesia kan kalau anti AS, anti Barat kan pasti langsung naik daun ....

nekotisme
21st October 2009, 01:24 AM
masih ada peluang.....belum tentu hari ini diumumin....:p

nad3418
21st October 2009, 02:36 AM
masih ada peluang.....belum tentu hari ini diumumin....:p

Iya sih .. Kalau si Ibu dipilih lagi ya ndak papa ...

nekotisme
21st October 2009, 09:17 AM
Iya sih .. Kalau si Ibu dipilih lagi ya ndak papa ...

makan makan bang...:mlewat:

nad3418
21st October 2009, 10:58 AM
makan makan bang...:mlewat:

Ayo makan-makan ...

Eh dah diumumkan resmi kah? :mbisik:

manesha
21st October 2009, 11:40 PM
Daftar Menteri Kabinet Indonesia Bersatu II


MENTERI KOORDINATOR

1. Menko Politik Hukum dan Keamanan : Marsekal (Purn) Djoko Suyanto
2. Menko Perekonomian : Hatta Rajasa
3. Menko Kesra : R Agung Laksono
4. Sekretaris Negara : Sudi Silalahi

MENTERI DEPARTEMEN

1. Menteri Dalam Negeri : Gamawan Fauzi
2. Menteri Luar Negeri : Marty Natalegawa
3. Menteri Pertahanan : Purnomo Yusgiantoro
4. Menteri Hukum dan HAM : Patrialis Akbar
5. Menteri Keuangan : Sri Mulyani
6. Menteri ESDM: Darwin Saleh
7. Menteri Perindustrian : MS Hidayat
8. Menteri Perdagangan : Mari E. Pangestu
9. Menteri Pertanian : Suswono
10. Menteri Kehutanan : Zulkifli Hasan
11. Menteri Perhubungan : Freddy Numberi
12. Menteri Kelautan dan Perikanan : Fadel Muhammad
13. Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi : Muhaimin Iskandar
14. Menteri Pekerjaan Umum : Djoko Kirmanto
15. Menteri Kesehatan : Endang Rahayu Setianingsih
16. Menteri Pendidikan Nasional : Mohammad Nuh
17. Menteri Sosial : Salim Segaf Al Jufri
18. Menteri Agama : Suryadharma Ali
19. Menteri Kebudayaan dan Pariwisata : Jero Wacik
20. Menteri Komunikasi dan Informatika : Tifatul Sembiring

MENTERI NEGARA

1. Menteri Riset dan Teknologi : Suharna Suryapranata
2. Menteri Koperasi dan UKM : Syarifudin Hasan
3. Menteri Lingkungan Hidup : Gusti Muhammad Hatta
4. Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak: Linda Amalia Sari Gumelar
5. Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara : E.E Mangindaan
6. Menteri Negara Pembangunan Daerah Tertinggal : Ahmad Helmy Faishal Zaini
7. Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas : Armida Alisjahbana
8. Menteri BUMN : Mustafa Abubakar
9. Menteri Pemuda dan Olahraga : Andi Alfian Mallarangeng
10. Menteri Perumahan Rakyat : Suharso Manoarfa

PEJABAT SETINGKAT MENTERI

1. Kepala BIN: Jenderal (Purn) Sutanto
2. Kepala BKPM: Gita Wirjawan
3. Ketua Unit Kerja Presiden Pengawasan dan Pengendalian Pembangunan: Kuntoro Mangkusubroto

hmm.. katanya bakal ada wakil menteri dan wantimpres juga lho..
mari kita lihat..

GQ
21st October 2009, 11:48 PM
cincau bwt Etja ..

Nila Moeloek kabarnya diganti last minutes karena alasan kesehatan (??) ..

Bang Nade, ada rekam jejak mengenai sang replacement ?

GQ
21st October 2009, 11:52 PM
Live Call with Siti Fadhilah Supari, terlihat sekali dia sama sekali tidak menyangka bahwa penggantinya adalah eselon II dan tidak mempunyai jabatan ..

manesha
21st October 2009, 11:53 PM
@bang sigit: thx editannya, sorry pake spoiler tag awalnya :)
@bang GQ: katanya dia seorang pejabat eselon 2 di depkes bagian litbang, belio punya asal dr Indonesia Timur juga katanya.. tp ga tau dr mana..

GQ
21st October 2009, 11:54 PM
tp kan cukup jadi pejuang anti virus merk lokal wekekekw


Terealisasi kah? :mbisik: :mbisik:

Itu kan strategi cari popularitas aja. Di Indonesia kan kalau anti AS, anti Barat kan pasti langsung naik daun ....

dan si Pejuang Anti Virus merk lokal langsung wanti-wanti agar soal antivirus ini kebijakannya jangan sampe diubah .. udah capek-capek ke WHO katanya ..

manesha
22nd October 2009, 12:03 AM
Dr. Endang Rahayu Sedyaningsih, DR.PH
Home: Jl. Pendidikan Raya III Blok J-55
Kompleks IKIP Duren Sawit, Jakarta 13440
Phone/Fax : 62-21-862 8290
E-mail: esedyani@indo.net.id
kapuslit_bmf@litbang.depkes.go.id


Office: Center for Biomedical and Pharmaceutical Research & Programme Development
National Institute of Health Research & Development-MOH
Jl. Percetakan Negara No. 29, Jakarta, 10560
Phone : 62-21-426-7419 / 424-4375
Fax : 62-21-424-5386

EDUCATION
Doctor of Public Health, March 1997. Harvard School of Public Health, Boston, MA
Master of Public Health, June 1992. Harvard School of Public Health, Boston, MA
Medical Doctor, February 1979. University of Indonesia, Jakarta, Indonesia
WORK EXPERIENCE
February 2007-present
Director of Center for Biomedical and Pharmaceutical Research &
Programme Development, Jakarta.
2006-present Center for Biomedical and Pharmaceutical Research & Programme
Development, Jakarta as coordinator of Avian Influenza program and researcher.
July-December 2001
WHO-HQ Geneva, Switzerland. Department of Communicable Disease
Surveillance & Response as temporary technical advisor (P-04).
1997-2006
Center for Disease Control Research & Programme Development, Jakarta.
as researcher in STD-AIDS-RTI-related field.
1983-1997
Jakarta Provincial Health Office, Jakarta.
1980-1983
Waipare Health Centre, East Nusa Tenggara, as head of community health
centre.
1979-1980
Jakarta Pertamina Hospital, Jakarta, as clinician.
lebih lengkap bisa diakses disini (http://www.google.com/url?sa=t&source=web&ct=res&cd=3&ved=0CA4QFjAC&url=http%3A%2F%2Fwww.litbang.depkes.go.id%2Fke%2Fk epk%2Fanggota%2FEndang.pdf&ei=kDHfSsrmBtWXkAXl-qEY&usg=AFQjCNHcuqSh-hhl0C0gtMnyQ_nidoWrJA&sig2=CHM_73Oq5eNH-P_xXj4GmQ)
Wow.. dr Public Health nih :) semoga bagus kinerjanya :)
scientist pula :D ada bbrp publikasinya di pubmed :)

fixshine
22nd October 2009, 12:08 AM
boleh jg semoga mimpi2 idealnya kesampaian setelah jadi menteri

nad3418
22nd October 2009, 12:18 AM
lebih lengkap bisa diakses disini (http://www.google.com/url?sa=t&source=web&ct=res&cd=3&ved=0CA4QFjAC&url=http%3A%2F%2Fwww.litbang.depkes.go.id%2Fke%2Fk epk%2Fanggota%2FEndang.pdf&ei=kDHfSsrmBtWXkAXl-qEY&usg=AFQjCNHcuqSh-hhl0C0gtMnyQ_nidoWrJA&sig2=CHM_73Oq5eNH-P_xXj4GmQ)
Wow.. dr Public Health nih :) semoga bagus kinerjanya :)
scientist pula :D ada bbrp publikasinya di pubmed :)

Semoga kinerjanya mantabs seperti cv-nya. Yang menarik adalah diambil dari jalur karir.

Semoga badan POM terutama di bagian harmonisasi ASEAN dikembalikan seperti semula.

nad3418
22nd October 2009, 12:20 AM
dan si Pejuang Anti Virus merk lokal langsung wanti-wanti agar soal antivirus ini kebijakannya jangan sampe diubah .. udah capek-capek ke WHO katanya ..

Si Ibu pejuang anti virus lokal kan ndak ada jalur ke who, sementara si Ibu baru ini pernah di headquarter WHO. He..he..he..

GQ
22nd October 2009, 08:54 AM
Si Ibu pejuang anti virus lokal kan ndak ada jalur ke who, sementara si Ibu baru ini pernah di headquarter WHO. He..he..he..

Bu Menteri baru ternyata pernah punya kasus ama Bu Menteri sbelumnya ya ..

terjawab kenapa respons Bu Menteri lama begitu ..

apalagi ternyata menyangkut anti virus ini ..

Wesmant
22nd October 2009, 09:18 AM
jebolan harvard yah?? wah, pasti berseberangan ama ibu Anti virus.

semoga urusan vaksinasi haji yang disinyalir mengandung Babi dllsb sejenis tidak ditutupi oleh ibu ini...

Maaf, bagi saya, streotype orang yang jebolan Harvard untuk post grad rada2 gimana gitu....

GQ
22nd October 2009, 09:22 AM
jebolan harvard yah?? wah, pasti berseberangan ama ibu Anti virus.

semoga urusan vaksinasi haji yang disinyalir mengandung Babi dllsb sejenis tidak ditutupi oleh ibu ini...

Maaf, bagi saya, streotype orang yang jebolan Harvard untuk post grad rada2 gimana gitu....

rada gimana om ? mohon pencerahan .. :mbisik:

Wesmant
22nd October 2009, 09:30 AM
rada gimana om ? mohon pencerahan .. :mbisik:

rada2 American minded dan suka ikut2an serta patuh sama amerika dengan segala kepentingannya dan antek2nya.

Wesmant
22nd October 2009, 09:34 AM
btw, gw pengen Indonesia itu seperti jaman Sukarno, bisa dengan pede untuk berdiri sendiri. kalau dulu poros Beijing-Kremlin, jaman sekarang kalau mau berporos2an, mungkin bisa Poros Tripoli-south america.

Toh, setelah liberalilasi Bangsa di jaman Orba sampe sekarang, tidak ada perbaikan sama sekali kok pada nasib bangsa secara wholistik.

mungkin keliatannya kita lebih makmur dibanding 40 taun yll, tapi harus diingat, berapa banyak utang kita, dan berapa banyak SDA kita yang udah diexplorasi. dengan sedemikian banyak SDA yang di explorasi, kok bisa kita masih utang banyak?
Jadi, what's the point of liberalization?

GQ
22nd October 2009, 09:52 AM
rada2 American minded dan suka ikut2an serta patuh sama amerika dengan segala kepentingannya dan antek2nya.

kalo ama Berkeley, mendingan mana ? :mbisik:

aditkus
22nd October 2009, 09:59 AM
itu hatta rajasa kok bisa jadi menko perekonomian? bukannya dia org teknik:mbisik:

Wesmant
22nd October 2009, 10:58 AM
kalo ama Berkeley, mendingan mana ? :mbisik:

mau ngebandingin lumpur ama rawa? :P

GQ
22nd October 2009, 11:00 AM
mau ngebandingin lumpur ama rawa? :P

terjawab .. :p

zatria
22nd October 2009, 01:14 PM
Si Ibu pejuang anti virus lokal kan ndak ada jalur ke who, sementara si Ibu baru ini pernah di headquarter WHO. He..he..he..

mangka nya pernah nyelundupin sample virus H5N1 varian "terganas" dari Indonesia tanpa sepengetahuan atasan nya which is Menteri Kesehatan ...
kalo gw menkes waktu itu,
wajar aja kalo dia "dihukum" dengan dimutasi ... :mbom:

dan karena "pro" Amerika,
kaya nya ngga mungkin nih dia bisa bersikap seperti menkes sebelumnya :mmikir:
menurut gw menkes sebelumnya lumayan prestasi nya,
walaupun beberapa saat setelah kasus sample virus vs WHO,
belio kemudian terlihat "ditekan" berdasar beberapa gambar yang diliput tipi :mmikir:

tapi ternyata,
SBY menaruh simpati pada menkes baru yang menurutnya mirip beliau,
sama-sama tertindas :mgeer::mgeer::mgeer:


zatria

Wesmant
22nd October 2009, 01:38 PM
mangka nya pernah nyelundupin sample virus H5N1 varian "terganas" dari Indonesia tanpa sepengetahuan atasan nya which is Menteri Kesehatan ...
kalo gw menkes waktu itu,
wajar aja kalo dia "dihukum" dengan dimutasi ... :mbom:

dan karena "pro" Amerika,
kaya nya ngga mungkin nih dia bisa bersikap seperti menkes sebelumnya :mmikir:
menurut gw menkes sebelumnya lumayan prestasi nya,
walaupun beberapa saat setelah kasus sample virus vs WHO,
belio kemudian terlihat "ditekan" berdasar beberapa gambar yang diliput tipi :mmikir:

tapi ternyata,
SBY menaruh simpati pada menkes baru yang menurutnya mirip beliau,
sama-sama tertindas :mgeer::mgeer::mgeer:


zatria
meaning to say, indonesia emang harus ditindas2, itu yang dimauin? :p

Benny_BA
22nd October 2009, 02:24 PM
kalo ama Berkeley, mendingan mana ? :mbisik:


mau ngebandingin lumpur ama rawa? :P





terjawab .. :p

Nggak gak terjawab... gak nangkep... rawa ama lumpur? kalau itu ana logi mereke serupa tapi tak sama... yah... gak semua rawa berlumpur kan?

nad3418
22nd October 2009, 02:42 PM
Bu Menteri baru ternyata pernah punya kasus ama Bu Menteri sbelumnya ya ..

terjawab kenapa respons Bu Menteri lama begitu ..

apalagi ternyata menyangkut anti virus ini ..


jebolan harvard yah?? wah, pasti berseberangan ama ibu Anti virus.

semoga urusan vaksinasi haji yang disinyalir mengandung Babi dllsb sejenis tidak ditutupi oleh ibu ini...

Maaf, bagi saya, streotype orang yang jebolan Harvard untuk post grad rada2 gimana gitu....


rada2 American minded dan suka ikut2an serta patuh sama amerika dengan segala kepentingannya dan antek2nya.


mangka nya pernah nyelundupin sample virus H5N1 varian "terganas" dari Indonesia tanpa sepengetahuan atasan nya which is Menteri Kesehatan ...
kalo gw menkes waktu itu,
wajar aja kalo dia "dihukum" dengan dimutasi ... :mbom:

dan karena "pro" Amerika,
kaya nya ngga mungkin nih dia bisa bersikap seperti menkes sebelumnya :mmikir:
menurut gw menkes sebelumnya lumayan prestasi nya,
walaupun beberapa saat setelah kasus sample virus vs WHO,
belio kemudian terlihat "ditekan" berdasar beberapa gambar yang diliput tipi :mmikir:

tapi ternyata,
SBY menaruh simpati pada menkes baru yang menurutnya mirip beliau,
sama-sama tertindas :mgeer::mgeer::mgeer:


zatria

Hei .. hei .. Baiklah masalah selera tidak dapat diperdebatkan. Ini beberapa poin terkait bidangku sehingga aku menyatakan aku sangat bahagia dengan digantinya MenKes:
Eh ini forum terbatas toh ... ndak bakal bocor dan aku ndak akan di-prita-kan kalau posting di sini?

GQ
22nd October 2009, 02:56 PM
satu lagi jebolan Harvard ..




Kabinet Baru 2009-2014
Gurita Bisnis Gita Wirjawan, Calon Ketua BKPM
Melalui bendera Ancora Group, Gita Wirjawan memiliki sejumlah bisnis.
Rabu, 21 Oktober 2009, 10:34 WIB
Heri Susanto



VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diperkirakan akan mengumumkan susunan kabinet pada Rabu ini atau besok (21 atau 22 Oktober 2009). Salah satu nama yang mencuat adalah Gita Irawan Wirjawan, yang diperkirakan akan menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal menggantikan Muhammad Lutfi.

Gita Wirjawan adalah seorang bankir investasi jebolan Harvard University, salah satu perguruan tinggi paling top di dunia. Dia juga dikenal sebagai pelaku pasar dengan sepak terjang yang cukup agresif setelah mendirikan perusahaan investasi melalui bendera Ancora Group.

Untuk menghindari konflik kepentingan, Gita mengaku akan melepas kepemilikan saham-sahamnya di Ancora jika terpilih sebagai salah satu anggota kabinet SBY. "Saya siap melepaskan seluruh kepemilikan saham di Ancora," kata dia di Jakarta, Senin, 19 Oktober 2009.

Gita Wirjawan saat ini adalah Chairman dari PT Ancora International, perusahaan investasi yang menampung aset-aset yang terkena imbas krisis keuangan. Dengan bendera Ancora Group, Gita memiliki sejumlah bisnis.

Ketika krisis finansial menghajar dunia dan merembet ke Indonesia, Ancora mengambil alih porsi saham yang signifikan di sejumlah perusahaan top, seperti PT Apexindo Pratama Duta Tbk, PT Bumi Resources Tbk, dan satu perusahaan properti di Jakarta dan Bali.

Selain itu, Ancora juga mengendalikan sejumlah perusahaan melalui PT Ancora Indonesia Resources Tbk, yang terdaftar di bursa efek Indonesia.

Ancora Indonesia Resource memiliki 50 persen saham PT Multi Nitrotama Kimia (MNK). Ini adalah satu-satunya produsen Amonium Nitrat di Indonesia yang beroperasi sejak 1990.

Kini, Ancora Indonesia Resources tengah membidik kuasa tambang batu bara di Kalimantan Timur yang diperkirakan memiliki deposit 30-40 juta ton dan kapasitas produksi sekitar 2,4 juta ton per tahun.

Di luar itu, Ancora Resources telah membentuk perusahaan bernama PT Ancora Shipping pada 29 Juni 2009. Sejauh ini, Ancora sudah memiliki lima kapal yang melayani angkutan komoditas, terutama batu bara. Ini terkait dengan bisnis batu bara yang tengah diakuisisi oleh Ancora.

Gita telah memegang sejumlah jabatan kunci di bank investasi terkemuka dunia, seperti Goldman Sach dan JP Morgan. Sekarang, dia juga menjadi penasehat senior JP Morgan untuk Asia Tenggara. Kini, dia juga menjabat sebagai Komisaris Pertamina dan anggota Dewan Direktur Independen di Telekom Malaysia International.

heri.susanto@vivanews.com
• VIVAnews

GQ
22nd October 2009, 03:06 PM
dari sumber yang masih simpangsiur ( di berita sih, lupa tv mana yg nyiarin :p )

Nila Moeloek batal terpilih karena faktor suaminya, mantan Menkes Farid Anfasa Moeloek sekarang menjabat sbg Ketua Umum Komite Nasional Pengendalian Tembakau, sehingga dikhawatirkan akan menaikkan cukai rokok yang berdampak pada kenaikan harga rokok dan selanjutnya akan berimbas pada penurunan konsumsi rokok rumahtangga karena daya beli yang semakin rendah.

*padahal sih oke juga biar banyak yg mikir2 buat terus merokok :mrokok:

Wesmant
22nd October 2009, 03:57 PM
Nggak gak terjawab... gak nangkep... rawa ama lumpur? kalau itu ana logi mereke serupa tapi tak sama... yah... gak semua rawa berlumpur kan?

sama2 becek, gak ada ojek :p

Wesmant
22nd October 2009, 03:58 PM
satu lagi jebolan Harvard ..




Kabinet Baru 2009-2014
Gurita Bisnis Gita Wirjawan, Calon Ketua BKPM
Melalui bendera Ancora Group, Gita Wirjawan memiliki sejumlah bisnis.
Rabu, 21 Oktober 2009, 10:34 WIB
Heri Susanto



VIVAnews - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono diperkirakan akan mengumumkan susunan kabinet pada Rabu ini atau besok (21 atau 22 Oktober 2009). Salah satu nama yang mencuat adalah Gita Irawan Wirjawan, yang diperkirakan akan menjabat sebagai Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal menggantikan Muhammad Lutfi.

Gita Wirjawan adalah seorang bankir investasi jebolan Harvard University, salah satu perguruan tinggi paling top di dunia. Dia juga dikenal sebagai pelaku pasar dengan sepak terjang yang cukup agresif setelah mendirikan perusahaan investasi melalui bendera Ancora Group.

Untuk menghindari konflik kepentingan, Gita mengaku akan melepas kepemilikan saham-sahamnya di Ancora jika terpilih sebagai salah satu anggota kabinet SBY. "Saya siap melepaskan seluruh kepemilikan saham di Ancora," kata dia di Jakarta, Senin, 19 Oktober 2009.

Gita Wirjawan saat ini adalah Chairman dari PT Ancora International, perusahaan investasi yang menampung aset-aset yang terkena imbas krisis keuangan. Dengan bendera Ancora Group, Gita memiliki sejumlah bisnis.

Ketika krisis finansial menghajar dunia dan merembet ke Indonesia, Ancora mengambil alih porsi saham yang signifikan di sejumlah perusahaan top, seperti PT Apexindo Pratama Duta Tbk, PT Bumi Resources Tbk, dan satu perusahaan properti di Jakarta dan Bali.

Selain itu, Ancora juga mengendalikan sejumlah perusahaan melalui PT Ancora Indonesia Resources Tbk, yang terdaftar di bursa efek Indonesia.

Ancora Indonesia Resource memiliki 50 persen saham PT Multi Nitrotama Kimia (MNK). Ini adalah satu-satunya produsen Amonium Nitrat di Indonesia yang beroperasi sejak 1990.

Kini, Ancora Indonesia Resources tengah membidik kuasa tambang batu bara di Kalimantan Timur yang diperkirakan memiliki deposit 30-40 juta ton dan kapasitas produksi sekitar 2,4 juta ton per tahun.

Di luar itu, Ancora Resources telah membentuk perusahaan bernama PT Ancora Shipping pada 29 Juni 2009. Sejauh ini, Ancora sudah memiliki lima kapal yang melayani angkutan komoditas, terutama batu bara. Ini terkait dengan bisnis batu bara yang tengah diakuisisi oleh Ancora.

Gita telah memegang sejumlah jabatan kunci di bank investasi terkemuka dunia, seperti Goldman Sach dan JP Morgan. Sekarang, dia juga menjadi penasehat senior JP Morgan untuk Asia Tenggara. Kini, dia juga menjabat sebagai Komisaris Pertamina dan anggota Dewan Direktur Independen di Telekom Malaysia International.

heri.susanto@vivanews.com
• VIVAnews




Orang ini punya foundation untuk ngebiayain orang untuk dapet sekolah di Harvard, School of Public Policy atau apalah namanya, tempat anak Presiden sekarang lagi sekolah :p

zatria
22nd October 2009, 05:18 PM
dari sumber yang masih simpangsiur ( di berita sih, lupa tv mana yg nyiarin :p )

Nila Moeloek batal terpilih karena faktor suaminya, mantan Menkes Farid Anfasa Moeloek sekarang menjabat sbg Ketua Umum Komite Nasional Pengendalian Tembakau, sehingga dikhawatirkan akan menaikkan cukai rokok yang berdampak pada kenaikan harga rokok dan selanjutnya akan berimbas pada penurunan konsumsi rokok rumahtangga karena daya beli yang semakin rendah.

*padahal sih oke juga biar banyak yg mikir2 buat terus merokok :mrokok:

dan SBY secara persuasif di tuntun untuk memilih "yang lain" oleh pihak-pihak tertentu yang memberikan pernyataan menggebu-gebu bahwa akan banyak terjadi pengangguran akibat pabrik rokok gulung tikar, pabrik obat batuk fulung tikar, pabrik kertas buat bungkus rokok gulung tikar, jalur ditribusi rokok berkurang pendapatan nya, asongan rokok di pinggir jalan jadi lebih memilih ngemis atau ngamen kecrek-kecrek-nodong, banyak karyawan stress karena asem mulutnya dan mumet yang tidak bisa ditawar karena rokok sedikit banyak memang menurunkan tensi apa mereka disuruh makan permen nanti giginya bolong dah dan gemuk pula dah akhirnya ngga milih permen ngga milih rokok tapi milih dimarahin atasan karena kerjaan ngga beres-beres ...
:p:p:p


zatria

Wesmant
22nd October 2009, 05:20 PM
dan SBY secara persuasif di tuntun untuk memilih "yang lain" oleh pihak-pihak tertentu yang memberikan pernyataan menggebu-gebu bahwa akan banyak terjadi pengangguran akibat pabrik rokok gulung tikar, pabrik obat batuk fulung tikar, pabrik kertas buat bungkus rokok gulung tikar, jalur ditribusi rokok berkurang pendapatan nya, asongan rokok di pinggir jalan jadi lebih memilih ngemis atau ngamen kecrek-kecrek-nodong, banyak karyawan stress karena asem mulutnya dan mumet yang tidak bisa ditawar karena rokok sedikit banyak memang menurunkan tensi apa mereka disuruh makan permen nanti giginya bolong dah dan gemuk pula dah akhirnya ngga milih permen ngga milih rokok tapi milih dimarahin atasan karena kerjaan ngga beres-beres ...
:p:p:p


zatria

Payah:mpanas:

GQ
22nd October 2009, 06:13 PM
apalagi ini ? ckckck :msokimut:



Kamis, 22/10/2009 16:59 WIB
Putra Maluku Tak Jadi Menteri, KNPI Ancam Tolak Gong Perdamaian Dunia
M Hanafi Holle - detikNews

dok detikcom
Ambon - KNPI Maluku mengancam akan menggagalkan gong perdamaian dunia (GPD) yang akan dilaksanakan pada 15 Nopember 2009 mendatang. Ancaman ini disampaikan KNPI Maluku saat berdemo pasca pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Bersatu Jilid 2.

"Kami menolak GDP yang akan berlangsung di Ambon. Ini buntut tidak terakomodirnya satupun putera Maluku yang masuk dalam jajaran Menteri KIB Jilid 2," ucap ketua Ketua I DPD KNPI Maluku Fadly Silawane, saat berorasi di halaman kantor Gubernur Maluku, Jl Pattimura Ambon, Kamis (22/10/2009).

Selain mengancam GDP, KNPI Maluku juga mempersalahkan elit politik dan DPRD Maluku. "DPRD Maluku lemah dalam posisi tawar di tingkat pusat. Apalagi tidak ada sikap sikap resmi Institusi DPRD Maluku kepada Presiden atau parpol pendukung," ujar Fadli.

Fadly Silawane mengatakan aksi yang dilakukan pihaknya ke gedung kantor Gubernur dan DPRD Maluku tidak ada pesanan dari siapapun dan murni aspirasi dari masyarakat.

KNPI Maluku, kata dia turut kecewa terhadap pemerintahan SBY-Budiono karena dalam pemilihan Presiden dan wakil presiden pasangan yang diusung oleh Partai Demokrat dan partai Koalisi tersebut menang mutlak atas dua kandidat lainnya di Maluku.

"Atas dasar kemenangan tersebut maka Maluku mestinya harus diperhitungkan untuk masuk dalam Kabinet Indonesia Bersatu jilid II. Kok hasilnya tidak satupun putera Maluku yang diperhitungkan,” kesal Silawane.

Sementara itu, Ketua Fraksi Kebangsaan DPRD Maluku Lutfy Sanaky mengatakan Gong Perdamaian Dunia yang akan dilaksanakan di Maluku pada tanggal 15 November nanti bukan merupakan kepentingan nasional, tapi merupakan kepentingan Dunia. Penegasan tersebut disampaikan Lutfy Sanaky terkait dengan keinginan DPD KNPI Maluku yang menyatakan menolak pelasanaan Gong Dunia di Maluku. Dia mengatakan Gong Perdamaian tersebut tidak terkait dengan kepentingan politik maupun sistim demokrasi apapun, sehingga dia tidak setujuh kalau KNPI menolak pelaksnaan Gong perdamaian di Maluku.

Lutfy Sanaky berharap agar DPD KNPI Maluku bersikap positif dalam menyikapi berbagai persoalan yang terjadi saat ini baik di Pusat maupun di daerah. Menurut Dia pelaksanaan Gong perdamaian di Maluku merupakan langkah yang strategis bagi peningkatan pembangunan di Maluku karena dihadiri oleh Negara luar yang nantinya dapat melihat secara langsung kondisi di Maluku. Selain itu kegiatan Gong Perdamaian juga merupakan langkah promosi Maluku ke Dunia Internasional.

Pantauan detikcom, aksi demo KNPI Maluku, tidak ditemukan satupun spanduk maupun poster seperti demo biasanya. Para pemuda yang tergabung dalam KNPI Maluku ini dating dengan menggunakan jaket biru kebesarannya dan hanya menenteng megaphone. Kendati demikian, aksi ini menapat perhatian warga dan para pegawai Gubernuran dan DPRD.

(han/djo)

Miftah_san
22nd October 2009, 11:16 PM
Ya kita lihat lah kinerja pemerintahan yang baru terbentuk....

semoga Indonesia semakin maju dan berkembang adanya...Amien...

muhamadyusuf
23rd October 2009, 06:57 AM
mangka nya pernah nyelundupin sample virus H5N1 varian "terganas" dari Indonesia tanpa sepengetahuan atasan nya which is Menteri Kesehatan ...
kalo gw menkes waktu itu,
wajar aja kalo dia "dihukum" dengan dimutasi ... :mbom:

dan karena "pro" Amerika,
kaya nya ngga mungkin nih dia bisa bersikap seperti menkes sebelumnya :mmikir:
menurut gw menkes sebelumnya lumayan prestasi nya,
walaupun beberapa saat setelah kasus sample virus vs WHO,
belio kemudian terlihat "ditekan" berdasar beberapa gambar yang diliput tipi :mmikir:

tapi ternyata,
SBY menaruh simpati pada menkes baru yang menurutnya mirip beliau,
sama-sama tertindas :mgeer::mgeer::mgeer:

zatria

sama2 pro USA?

nanti, Viagra akan berkeliaran bebas di apotik2 terdekat dengan harga terjangkau...

GQ
23rd October 2009, 09:08 AM
sama2 pro USA?

nanti, Viagra akan berkeliaran bebas di apotik2 terdekat dengan harga terjangkau...

Bukannya Abang udah pengguna tetap ? :mlewat:

rfauzi
23rd October 2009, 02:33 PM
kata Om Permadi,
yang kapabel cuman Kang Marty :mzoom::p

Rachmat
24th October 2009, 02:09 PM
pakubuwanan, hamengkualaman, hamengkubuwanan, pakualaman... begitu bang :mbisik:

awalnya dibagi 2 yogyakarta dan surakarta (traktat giyanti 1755), trus surakarta dibagi 2, kasunanan dan mangkunegaran (traktat salatiga 1757), baru tahun 1812 Pangeran Notokusumo (dr kerajaan yogyakarta) diangkat menjadi Pangeran Adipati Paku Alam oleh Pemerintah Inggris, akhirnya Jogja jadi kasultanan dan pakualaman

getepe
24th October 2009, 05:37 PM
Setdah dari viagra sampe kesultanan kerajaan juga masuk disini :mlewat:

nugiesetyo
24th October 2009, 07:39 PM
dari sumber yang masih simpangsiur ( di berita sih, lupa tv mana yg nyiarin :p )

Nila Moeloek batal terpilih karena faktor suaminya, mantan Menkes Farid Anfasa Moeloek sekarang menjabat sbg Ketua Umum Komite Nasional Pengendalian Tembakau, sehingga dikhawatirkan akan menaikkan cukai rokok yang berdampak pada kenaikan harga rokok dan selanjutnya akan berimbas pada penurunan konsumsi rokok rumahtangga karena daya beli yang semakin rendah.

*padahal sih oke juga biar banyak yg mikir2 buat terus merokok :mrokok:

harga rokok naik, menurut gw ga akan menurunkan daya beli perokok :mketawa::mketawa:

getepe
24th October 2009, 09:57 PM
lagian cukai rokok yang nentuin Menkeu :mlewat:

Ray Kelly
25th October 2009, 01:52 PM
btw, gw pengen Indonesia itu seperti jaman Sukarno, bisa dengan pede untuk berdiri sendiri. kalau dulu poros Beijing-Kremlin, jaman sekarang kalau mau berporos2an, mungkin bisa Poros Tripoli-south america.

Toh, setelah liberalilasi Bangsa di jaman Orba sampe sekarang, tidak ada perbaikan sama sekali kok pada nasib bangsa secara wholistik.

mungkin keliatannya kita lebih makmur dibanding 40 taun yll, tapi harus diingat, berapa banyak utang kita, dan berapa banyak SDA kita yang udah diexplorasi. dengan sedemikian banyak SDA yang di explorasi, kok bisa kita masih utang banyak?
Jadi, what's the point of liberalization?

Bukannya JAKARTA-PEKING-PYONGYANG ya???
Kalo sekarang Jakarta-XXX-XXX

Benny_BA
25th October 2009, 01:58 PM
Bukannya JAKARTA-PEKING-PYONGYANG ya???
Kalo sekarang Jakarta-XXX-XXX

jakarta-xxx-xxx..

ini yang xxx apa yah?:mbisik::mcengo:

zatria
26th October 2009, 04:55 PM
awalnya dibagi 2 yogyakarta dan surakarta (traktat giyanti 1755), trus surakarta dibagi 2, kasunanan dan mangkunegaran (traktat salatiga 1757), baru tahun 1812 Pangeran Notokusumo (dr kerajaan yogyakarta) diangkat menjadi Pangeran Adipati Paku Alam oleh Pemerintah Inggris, akhirnya Jogja jadi kasultanan dan pakualaman

:msembah::msembah::msembah:

akhirnya ...
ada juga yang bisa melengkapi ...
setuju kesultanan Yogyakarta (Mataram Islam) adalah turunan (belum tentu keturunan) kesultanan Demak Bintoro ?


zatria

zatria
26th October 2009, 04:56 PM
jakarta-xxx-xxx..

ini yang xxx apa yah?:mbisik::mcengo:

sejenis Jakarta Undercover :mgeer:


zatria

icha_fortuna
26th October 2009, 07:19 PM
mentri mw naik gaji boo! :msokimut:

aditkus
26th October 2009, 07:42 PM
mentri mw naik gaji boo! :msokimut:

biarin ah....kita juga ga tau gimana kerja mentri sapa tau kerjanya berat dari yg kita bayangin:p

getepe
28th October 2009, 07:38 PM
biarin ah....kita juga ga tau gimana kerja mentri sapa tau kerjanya berat dari yg kita bayangin:p

soal berat or ringan hanya sang menteri yg tau.. yg pasti tiap tandatangan pasti deg2an... :mbisik: