View Full Version : Pendapat kalian ttg bandwith shapping ?
fixshine
17th March 2009, 10:52 AM
Menurut http://www.webopedia.com/TERM/B/bandwidth_shaping.html,
bandwith shapping :
"..The process of manipulating, managing or controlling (shaping) portions of a network connection to the outside world and determining an allowed bandwidth consumption based on types of activities. The term is commonly used in conjunction with Internet Service Providers (ISP), where it refers to a tool that is used to limit or direct bandwidth consumption by users. An ISP may use bandwidth shaping to limit a users ability to take too much control over the internet gateway. Bandwidth shaping is also called bandwidth allocation or referred to as a bandwidth management tool..."
intinya ya perangkat dari ISP untuk membatasi konsumsi user. di Indonesia kecuali pelanggan dedicated line, dengan kata lain menggunakan sistem "sharing bandwith" meski bilang unlimited hampir pasti menggunakan cara ini untuk menjaga traffic jaringan
akibatnya : ya para rakuser downloader akan mencak2, di forum mana pun mereka akan bersumpah serapah, tp jangan harap ngamuk ke CS nya akan beres. karena type pelanggan excessive ( pengguna di luar kewajaran ) juga tidak disukai oleh ISP sendiri.
barangkali anda sering dengar, jargon " kan sudah bayar, service nya doongg " . namun teliti iklan sebelum memakai produk. dan bisnis apapun ada harga ada kualitas. dalam kasus ini ISP akan selalu menjaga kestabilan alokasi bandwith berdasarkan batas kewajaran user. masalahnya anda memilih produk dengan type kewajaran kenyamanan service seperti apa ?
Pychill
17th March 2009, 10:53 AM
fastnet gimana, bang?
yanuar
17th March 2009, 10:57 AM
ada 2 sisi;
Dari sisi user:
Gak mau gw di shapping, dah bayar kok... gw berhak dapat semuanya tanpa batasan sesuai dengan nilai yang dibayar.
Dari sisi operator:
Ini harus, untuk optimisasi jaringan, kl nggak dedel duel ngurus bandwidth.
bakal banyak yang nggunain P2P (toreent dsb) yang bikin sesek pipa, dan merugikan orang lain yang butuh untuk kepentingan yang lebih berguna.
@Pychill
Fastnet pasti make lah... dulu gw ikutan developnya..
cuma sekarang gak ikutan lagi... dah ganti bendera hahaha :D
fixshine
17th March 2009, 10:57 AM
fastnet gimana, bang?
gapernah baca komen2 di kaskus nih, para kaskuser tolong dibantu dong :mbisik:
fixshine
17th March 2009, 11:01 AM
berhubung meski 384 dapet gratisan dr kantor jg wakaka, excessive juga gue download game bergiga2
walhasil rapidshare free merana deh klo download wakaka, paling2 putus tengah jalan
wdkurniawan
17th March 2009, 11:23 AM
Ya jangan kejam2 shappingnya. Apalagi sampai merugikan pelanggan dengan misalnya terus menambah pelanggan sedang jaringan sudah sesak.
Cuma mo komentar, provider yang pintar berpromosi atau pelanggan yang tidak memperhatikan yah, kan jelas2 ditulis "up to ...kbps". Berarti 1 kbps pun masih termasuk kan :p :p
yanuar
17th March 2009, 12:15 PM
Ya jangan kejam2 shappingnya. Apalagi sampai merugikan pelanggan dengan misalnya terus menambah pelanggan sedang jaringan sudah sesak.
Cuma mo komentar, provider yang pintar berpromosi atau pelanggan yang tidak memperhatikan yah, kan jelas2 ditulis "up to ...kbps". Berarti 1 kbps pun masih termasuk kan :p :p
up to itu untuk "memagari". soalnya kan bandwidth nya itu share..
dan mana ada yang bisa guarante bakal dapet bw tetep (misal 384 kbps) sepanjang hari. karena penurunan bw banyak sebab, bukan karena bw penuh saja. bisa juga disebabkan karena masalah media transmisi seperti noise wireless, noise kabel dll.
Nah kecuali langganan pake Fiber Optik, dengan istilah CIR (Committed Information Rate). PAsti di guarantee tuh speednya.. dengan konsekuensi
bayarnya berkali2 lipat dari yang dibayarkan personal.. ;)
fixshine
17th March 2009, 04:24 PM
rugi sendiri itu relatif, dihadapkan pada konsekuensi budget blm lagi seiring trend speed yang ditawarkan. gue pribadi jadi cs provider sjk jaman masih 64 kbps smp skr "nyundul" 3 mbps, namanya turun speed komplainnya ya gitu2 aja, artinya kesadaran terhadap produk, ato istilah kita ga mau tau policy, krn mrs udah byr itulah pangkal masalahnya.
mrs udah byr : bayar sih bayar tp over estimated, ga compare ma produk lain, dan krn rakuser brp pun harga yg dikasih pasti ngomongnya " gue udah byr mahal ", lucuna klo pun ngakunya sering bermasalah ga pindah2 provider :msokimut:
gatek sok pintar : cst yg merasa lambat aja koneksi, tp ga pernah mau belajar ttg settingan komputer; yg ini jarang bagi pengguna mac or linux. krn bagaimana pun juga memasuki dunia internet tanpa pengamanan apapun sama ja cari penyakit. tergantung provider masing2 yak, apakah teknisinya punya skill smp ke settingan jeroan komputer. nah analoginya provider internet itu kayax PLN cmn ngalirin listrik, jadi klo TV-mu rusak masak nyuruh tukang PLN mbenerin ?
batas wajar gangguan : sapa sih yg pengin jaringannya problem ? ga ada kan. so problem itu biasa juga, tp klo sudah berhari2 mmg ga biasa. kadang2 ya mungkin areanya ga gitu support, balik ke pilihan masing2 saja. biasanya problem parah2nya tanpa pemberitahuan tuh 2-3 hari. klo lewat ga balik2 normal ya ganti aja, so ga usah adu urat ga ada untung ke sana kemari
personal service not bussines service : ini semacam lisence klo windows, mentang2 skr murah dibisniskeun lagi. contoh paling gampang dibuat warnet. mengapa hal ini tidak boleh dilakukan ? ada dua kepentingan : keuntungan bisnis dan perawatan jaringan service. Keuntungan bisnis, krn produk dijual murah memang untuk segment personal, klo banyak yg bikin warnet, or uncapping modem buat se kampung misalnya kan menghalangi pelanggan2 personal lain untuk masuk. Perawatan jaringan, ini berhubungan dengan sistem sharing bandwith. Perhitungan layanan sharing bandwith, selalu dihitung dalam prosentasi ideal penggunaan wajar artinya ga banyak yg download bergiga2 misalnya terus menerus 24 jam, lha klo dibuat bisnis warnet misalnya, dah gampang ditebak dalam sebuah area banwith-nya diabisin sama siapa ? inilah pointnya mengapa bandwith shapping diberlakukan jadi jargonnya bukan ," gue rugi nih bisnis klo servicenya sering error begini " tapi sebaliknya ," pls jangan rakus bikin bisnis dung, kan kita make bandwith barengan jangan ngabis2in sendiri "
segitu dulu ... buat renungan bareng, berinternet yg sehat
javaneska
17th March 2009, 04:45 PM
gw bilang shaping itu gpp, tp jgn 1 arah.. misalnya speed up to... xx kbps. Itu namanya searah. Harusnya di state jg, minimal dpt koneksi brp.. jd jelas range nya. Kl ngga, ya itu bisa dianggap merugikan konsumen, krn hanya dikasih iming2 bisa max. speed. Ya kl gw jd konsumen sih pasti milih2 provider yg suka ngasih iming2 ngga jelas gt. :p
Pychill
17th March 2009, 04:49 PM
klo gw pilih provider yg skrg meskipun iming2 ga jelas [up to] tp yg penting kalo mo komplen nyarinya jelas.. bang sigit! hohohohoho
fixshine
17th March 2009, 05:09 PM
gw bilang shaping itu gpp, tp jgn 1 arah.. misalnya speed up to... xx kbps. Itu namanya searah. Harusnya di state jg, minimal dpt koneksi brp.. jd jelas range nya. Kl ngga, ya itu bisa dianggap merugikan konsumen, krn hanya dikasih iming2 bisa max. speed. Ya kl gw jd konsumen sih pasti milih2 provider yg suka ngasih iming2 ngga jelas gt. :p
agree ...
sedikit cerita jeroan tanpa nyebut nama provider, sebenere juga tergantung komitmen provider jg, makanya compare2 tuh penting, dan tentu saja keterbukaan+kesediaan mengikuti rule provider. pada prinsipnya ya provider penginnya ngikuti apa yg ditawarkan produknya, tp kan berjalannya waktu waktu balik modal berbanding kapan plan beli bandwith lagi kadang2 ga sesuai, klo providernya kuat modal ya hayuk sajalah wakakaka ....
klo di indo sur, untuk menepati janji gitu kan barang mahal .... hopefully lah
ntar si putu klo die ga sibuk, kuajakin komen2 deh
yanuar
17th March 2009, 05:11 PM
gw bilang shaping itu gpp, tp jgn 1 arah.. misalnya speed up to... xx kbps. Itu namanya searah. Harusnya di state jg, minimal dpt koneksi brp.. jd jelas range nya. Kl ngga, ya itu bisa dianggap merugikan konsumen, krn hanya dikasih iming2 bisa max. speed. Ya kl gw jd konsumen sih pasti milih2 provider yg suka ngasih iming2 ngga jelas gt. :p
nah disini nih... biasanya banyak perusahaan gak mau declare.
karena urusan duit dan rawan di tuntut.
karena banyak banget masalah yang bisa ditimpakan ke provider.
contoh: jaringan lambat karena lg musim virus/worm.
Jika provider memberikan guarantee.. maka dia akan ditimpukin pelanggan, padahal bukan salah dia juga. mereka sendiri sudah rugi, masih kena rugi lg.
fixshine
17th March 2009, 05:16 PM
jadi inget lu nulis itungan harga bandwith indonesia di blog mu itu yan, disini (http://ismawan.wordpress.com/2007/10/29/berapa-harga-bandwith-internasional/)
yanuar
17th March 2009, 05:22 PM
jadi inget lu nulis itungan harga bandwith indonesia di blog mu itu yan, disini (http://ismawan.wordpress.com/2007/10/29/berapa-harga-bandwith-internasional/)
iya.. diomelin banyak orang tuh gw nulis itu..
dianggep ngerusak pasar... wakakaka :D
Powered by vBulletin® Version 4.2.0 Copyright © 2013 vBulletin Solutions, Inc. All rights reserved.